News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Jangan Lengah saat Tikus Kencing di Pojokan dalam Rumah, Buya Yahya Ingatkan Hukumnya, Jangan Sampai...

Buya Yahya membahas hukum soal tikus selalu kencing diam-diam di beberapa pojokan tempat dalam rumah. Misalnya di bagian pintu, dinding, dapur dan sebagainya.
Jumat, 16 Agustus 2024 - 16:07 WIB
Buya Yahya jelaskan soal tikus kencing di pojokan dalam rumah
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV & Freepik

tvOnenews.com - Tikus menjadi golongan salah satu hewan pengerat yang suka masuk dalam rumah.

Biasanya tikus menunjukkan dirinya secara diam-diam ketika masuk atau bersinggah di dalam rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, kebanyakan tikus suka meninggalkan kotorannya saat bersembunyi di pojokan-pojokan rumah.

Misalnya tikus sering membuang air kencing dan kotoran lainnya membuat penghuni rumah harus rutin membersihkan halaman-halamannya.

Beberapa orang menyampaikan pendapatnya bahwa, tikus yang kencing di pojokan rumah bisa menimbulkan najis.

Hal ini membuat penghuni rumah harus berhati-hati jika tikus diam-diam kencing di beberapa tempat dalam rumah.


Ilustrasi hewan tikus masuk dalam rumah secara diam-diam. (Freepik)

Lantas, apakah benar kencing tikus bersifat najis ketika buang kotoran dalam rumah? Buya Yahya menjawab hukumnya sebagai berikut.

Dilansir tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Al-Bahjah TV, Jumat (16/8/2024), Buya Yahya menjelaskan tentang tikus saat hadir di suatu podcast.

Mulanya Buya Yahya mendapatkan pertanyaan dari salah satu jemaahnya asal Madura perihal hukum kencing tikus.

Jemaah tersebut menyampaikan pertanyaan bahwa, tikus yang kecing di pojokan pintu dan dinding rumah dianggap najis.

Hal ini menimbulkan kewaspadaannya apabila terkena kencing tikus disebut bersifat najis ketika dalam keadaan tangan basah.

"Mau tanya soal najis, di rumah saya pernah ada kencing di pojokan, di tembok pojokan atas. Terus temboknya dicat dan pintu saya pernah dikencingin tikus terus dicat juga," ujar jemaah tersebut kepada Buya Yahya.

"Pertanyaan saya apakah hukum tembok dan pintu saya itu lagi semua kalau tersentuh dengan tangan basah, padahal itu semua tuh aku hindari, tolong bimbingannya Buya?," tanya jemaah Buya Yahya.

Buya Yahya pun turut menjawab pertanyaan tersebut karena dianggap menarik ingin mengetahui hukum kencing tikus dalam rumah.

Meski begitu, Buya Yahya mengingatkan agar seseorang tidak perlu waspada terhadap kencing tikus di pojokan-pojokan rumah.

Menurutnya, tidak semua tempat yang basah misalnya dinding dan pintu disebut terkena kencing tikus.

Ia berpendapat jika terus waspada terhadap kotoran tikus akan hanya menimbulkan penyakit pada diri sendiri.

"Anda tidak usah mencari-cari kencing tikus jadi maksud kami itu biasanya itu Anda mulai kena penyakit sampai perhatian," ucapnya.

"Bagaimana Anda bisa memastikan itu kencing tikus? Apakah Anda melihat waktu kencing? Kalau urusan basah-basah bisa basah selain kencing tikus, apalagi di pojok atas, di dinding," sambungnya.

"Bagaimana apakah Anda mendekat itu hanya basah-basah? Apalagi pintu kok bagaimana kencing tikus, tikus kecil, Bagaimana bisa kelihatan kencingnya? Bisa jadi Anda sudah masuk was-was," lanjutnya lagi.

Ia menilai jika seseorang melihat tembok yang basah dihadirkan dengan adanya tikus sedang mengeluarkan kotoran.

Tak hanya itu, ia menyebutkan jika seseorang turut memegang tikus yang sedang kencing maka dipastikan hal-hal yang berbau basah di pojokan rumah berasal dari air kotorannya.

"Kecuali memang Anda mengambil tikusnya lalu Anda pegang begitu kelihatan kencing begitu baru tuh pasti itu kencing," jelasnya.

"Artinya adalah Anda enggak usah mikirin masalah itu karena bisa jadi itu benar kencing tikus dan juga bukan," tambahnya.

Kemudian, pengasuh LPD Al Bahjah, Cirebon itu menanggap benda-benda yang basah ada kemungkinan berasal dari air hujan atau faktor lainnya.

Ia pun berpesan seseorang tidak perlu waspada karena hanya menimbulkan stress dan penyakit terhadap diri sendiri.

Ia juga mengatakan seseorang tidak perlu mempunyai pikiran negatif setiap segala hal yang basah berasal dari kencing tikus.

"Saya ngeluh dengan tikus di dapur tuh puluhan bahkan mengeras tapi saya tidak pernah lihat sehingga tikus kencing kok. Kencing Anda tidak memastikan mana tempatnya, kalau ada bisa memastikan tempatnya itu saja," terangnya.

Meski demikian, pendakwah usia 51 tahun itu menyatakan bahwa kencing tikus bersifat najis.

Menurutnya, segala sesuatu yang berbau kotoran memiliki hukum najis baik dari kencing tikus atau pun hewan lainnya.

Namun, Buya Yahya menyarankan sebaiknya ketika seseorang melihat tikus kencing langsung dibersihkan dengan air.

Hal ini menunjukkan agar tempat tersebut kembali suci dan terhindar dari kotoran tikus atau hewan lain.

"Najis dong cuman dipastikan dimana aja nanti ambil air dibasahi diperkirakan mana tempat," tuturnya.

Ia kembali mengingatkan Islam tidak mengajarkan orang yang berlebihan saat mempunyai kekhawatiran terhadap hewan khususnya tikus.

Buya Yahya menyampaikan kekhawatiran tersebut hanya menimbulkan dosa dan tidak baik untuk diri sendiri.

tvonenews

"Itu kalau pasti kalau tidak pasti enggak usah mikirin, kepikirin dosa ada najisnya sehingga kencing di sini ya kan," katanya.

"Lah ini Anda berlebihan Islam tidak mengajarkan hal semacam itu nyantai saja sih kalau dipikirin," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AC Milan Makin Beraroma Portugal, Rossoneri Kian Dekat Datangkan Permata Benfica

AC Milan Makin Beraroma Portugal, Rossoneri Kian Dekat Datangkan Permata Benfica

AC Milan makin dekat mendapatkan target utamanya pada bursa transfer musim panas. Rossoneri dikabarkan mulai temukan titik terang dalam negosiasi Antonio Silva.
Pererat Hubungan dengan Masyarakat, Polri Gelar Bansos Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Pererat Hubungan dengan Masyarakat, Polri Gelar Bansos Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Serangkaian kegiatan bakti sosial dilakukan menjelang puncak perayaan Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026.
Daerah Diminta Solid untuk Perkuat Ketahanan Pangan Perkotaan, Wamendagri Bima Arya: Manfaatkan Bonus Demografi

Daerah Diminta Solid untuk Perkuat Ketahanan Pangan Perkotaan, Wamendagri Bima Arya: Manfaatkan Bonus Demografi

Wamendagri Bima Arya minta kolaborasi lintas sektor yang solid untuk penguatan ketahanan pangan di kawasan perkotaan dengan memanfaatkan bonus demografi.
BP Batam Sambut Baik Ekspansi Firmus Technologies, Perkuat Posisi Batam sebagai Hub Infrastruktur AI Regional

BP Batam Sambut Baik Ekspansi Firmus Technologies, Perkuat Posisi Batam sebagai Hub Infrastruktur AI Regional

Badan Pengusahaan (BP) Batam menyambut baik rencana ekspansi perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) asal Australia, Firmus Technologies Pty Ltd., yang akan membangun proyek pusat data AI pertamanya di Indonesia.
PANI Sabet Penghargaan di FinanceAsia Awards 2026, Diakui sebagai Best Managed Real Estate Company Indonesia

PANI Sabet Penghargaan di FinanceAsia Awards 2026, Diakui sebagai Best Managed Real Estate Company Indonesia

Perusahaan properti terafiliasi Sugianto Kusuma alias Aguan, PANI, baru saja menyabet Best Managed Real Estate Company Indonesia di FinanceAsia Awards 2026.
Hwang Myung-bo Selamat Dari Lemparan Telor Seperti STY, 160 Polisi Amankan Kepulangan Skuad Korea Selatan

Hwang Myung-bo Selamat Dari Lemparan Telor Seperti STY, 160 Polisi Amankan Kepulangan Skuad Korea Selatan

Setelah gagal bersaing di perebutan delapan peringkat ketiga terbaik, Korea Selatan menghentikan langkah di Piala Dunia 2026 dengan hanya tampil di babak penyisihan grup. 

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain hancur melalui serangkaian serangan rudal dan drone, televisi nasional IRIB melaporkan.
Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT