News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Jangan Biasakan Pelihara Burung di Kandang, Meski Suara Kicaunya Merdu dan Indah, Kata Ustaz Khalid Basalamah dalam Islam...

Ustaz Khalid Basalamah menyarankan seseorang hilangkan kebiasaan atau hobi memelihara burung dalam kandang yan disimpan di halaman rumah dari pandangan Islam.
Jumat, 16 Agustus 2024 - 19:35 WIB
Ustaz Khalid Basalamah sarankan jangan pelihara burung dalam kandang yang disimpan di rumah
Sumber :
  • Kolase Freepik/EyeEm & Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official

tvOnenews.com - Burung menjadi salah satu hewan yang dapat terbang tinggi karena dibantu dengan sayap.

Burung juga menjadi hewan favorit bagi manusia agar bisa dipelihara dalam kandang yang disimpan di halaman rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suara burung memicu seseorang ingin memelihara hewan lucu tersebut dengan beragam jenis yang disimpan dalam kandang.

Bahkan ada orang menjadi pecinta burung sampai benar-benar merawat dan menjaganya dengan baik saat dimasukkan dalam kandang.

Meski begitu, Ustaz Khalid Basalamah menyarankan agar seseorang tidak mempunyai kebiasaan pelihara burung dalam kandang dan disimpan di rumah.


Ilustrasi melihara burung dalam kandang di halaman rumah. (Pixabay)

Lantas, mengapa burung tidak boleh menjadi hewan peliharaan dalam rumah? Ustaz Khalid Basalamah mengungkap hukumnya dalam Islam.

Seperti apa Ustaz Khalid Basalamah menerangkan pelihara burung di rumah dari segi hukum pandangan Agama Islam? Mari simak penjelasannya di sini!

Dilansir tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Khalid Basalamah Official, Jumat (16/8/2024), Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan hewan-hewan peliharaan dalam rumah.

Dalam suatu ceramah, Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan bahwa ada sejumlah hewan yang boleh dan tidak dipelihara.

Terutama bagi orang yang ingin memelihara hewan ditempatkan dalam kandang dan sebagainya.

Ustaz Khalid Basalamah telah mengetahui bahwa, burung menjadi salah satu hewan pilihan seseorang untuk dipelihara di rumah.

Hal ini mengingat perawatan burung sangat mudah dan tidak membutuhkan biaya makanan yang tinggi.

Kemudian, seseorang hendak melihara burung juga tidak membutuhkan area yang luas karena cukup membeli atau membuat kandang untuk menyimpan hewan tersebut.

Tak hanya itu, Ustaz Khalid Basalamah juga menuturkan bahwa, burung tidak mempunyai interaksi lebih sehingga membuat seseorang tak perlu sibuk mengurusi saat memelihara hewan itu.

Meski begitu, pendakwah kelahiran Makassar itu menyampaikan hukum melihara burung dalam Islam disebut kurang baik.

Ia memahami banyak orang sampai merawat secara totalitas agar hewan peliharaan kesayangannya tetap sehat.

Biasanya orang memelihara hewan karena mempunyai hobi dan menjadi teman mereka saat lelah.

Namun, Dewan penasihat syariah sekolah Rahmatan Lil 'Alamin Boarding School di Kabupaten Solok itu menegaskan bahwa, dalil Al-Quran menjadi acuan bagi orang hendak melihara burung.

Ia tidak membenarkan pelihara burung agar tetap sehat jika tak berdasarkan dengan dalil Al-Quran dan hadits-hadits.

Ustaz Khalid Basalamah pun menyebutkan bahwasanya hewan ternak masih boleh dipelihara dalam penjelasan ajaran Agama Islam.

"Dibolehkan dalam Islam adalah memelihara hewan ternak. Memang itu dianjurkan," ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Ia mencontohkan seorang Muslim yang menyumbangkan hartanya untuk memelihara hewan ternak sangat dianjurkan dalam Islam.

Misalnya hewan ternak yang boleh menjadi peliharaan di antaranya kambing, sapi, unta, ayam dan sebagainya.

"Sebaik-baiknya harta seorang muslim adalah kambing, misalnya. Maka ternaklah hewan itu kalau mau, kambing, sapi, unta, ayam," tuturnya.

Kemudian, Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan bahwa burung tidak perlu dipelihara lantaran hewan tersebut sering terbang.

Hal ini mengingat burung menjadikan sayap mereka untuk terbang di setiap kegiatannya.

"Untuk apa memelihara burung ini? Burung dikasih sayap untuk apa? Untuk terbang, kasih dia terbang, enggak usah dipelihara," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa, burung telah mempunyai habitatnya sendiri. Biasanya hewan tersebut sering berada di alam karena sayapnya berfungsi untuk berpindah-pindah tempat.

Maka, pendakwah usia 49 tahun itu mengingatkan agar seseorang tidak perlu mempunyai kebiasaan atau hobi melihara burung.

Ia menyarankan hewan yang masuk dalam kategori ternak boleh dipelihara karena bisa diperdagangkan dan menghasilkan untuk pemeliharanya.

"Hobi ini harus diubah. Kalau ada hewan-hewan yang boleh dipelihara itu hewan ternak, boleh hukumnya dalam Islam, dan didagangkan itu sah," pesannya.

Ia memahami bahwa, seseorang untuk mengubah kebiasaan tidak melihara burung sangat sulit.

Meski demikian, ia menyatakan apabila seseorang hanya ingin mendengar suara kicauan merdu sebaiknya tidak perlu memelihara burung.

tvonenews

Menurutnya, harta dimiliki seseorang bisa digunakan untuk hal lainnya yang bermanfaat untuk orang banyak daripada memelihara burung.

"Mending pelihara anak yatim, anak yatim banyak pahalanya," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(adk/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Stasiun MRT Jakarta Alami Blackout Sore Tadi, Ternyata Ini Penyebabnya

Stasiun MRT Jakarta Alami Blackout Sore Tadi, Ternyata Ini Penyebabnya

PT MRT Jakarta (Perseroda) mengungkapkan penyebab beberapa stasiun mengalami blackout hingga gangguan operasional pada sore hari ini.
Naskah Khutbah Jumat 10 April 2026: Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal

Naskah Khutbah Jumat 10 April 2026: Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal

Berikut rekomendasi tema naskah khutbah Jumat singkat terbaru untuk sesi ceramah ibadah shalat Jumat, dengan judul "Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal".
Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi

Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi

Penutupan kembali jalur strategis Selat Hormuz memicu kekhawatiran baru di tengah ketegangan geopolitik global.
6 Item Wajib Jungler Assassin Biar Damage Tembus Armor Tebal Hero Tank

6 Item Wajib Jungler Assassin Biar Damage Tembus Armor Tebal Hero Tank

Berikut ini enam item yang sering menjadi andalan jungler assassin untuk menghadapi hero dengan pertahanan tinggi.
Taklukan GPPI, Megawati Hangestri Cs Kantongi Puluhan Juta Usai jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

Taklukan GPPI, Megawati Hangestri Cs Kantongi Puluhan Juta Usai jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

Juara bertahan musim ini, Jakarta Pertamina Enduro, berhasil menutup putaran pertama Final Four Proliga 2026 dengan hasil yang manis.
Pengusaha Tembakau Haji Her Diperiksa KPK, Ngaku Menginap di Hotel Mewah: “Saya Banyak Uang”

Pengusaha Tembakau Haji Her Diperiksa KPK, Ngaku Menginap di Hotel Mewah: “Saya Banyak Uang”

Haji Her diperiksa KPK terkait kasus Bea Cukai. Ia mengaku tidak kenal tersangka dan menyebut menginap di hotel mewah karena mampu.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT