News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Nasab Rasulullah SAW, Buya Yahya Geram Habaib Dituduh Doktrin Beri Ajaran Dongeng: Kami Belajar dari Mereka

Buya Yahya menyayangkan para habaib terus menjadi sorotan sejak perkara nasab Rasulullah SAW atau Ba'alawi mencuat hingga dituduh mendoktrin beri khurafat.
Senin, 19 Agustus 2024 - 05:07 WIB
Buya Yahya tanggapi tuduhan habaib doktri ajaran Islam secara khurafat sejak mencuatnya polemik nasab Rasulullah SAW
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Buya Yahya turut berbicara banyak orang menyoroti habaib sejak polemik pro-kontra nasab Rasulullah SAW terus mencuat di publik.

Buya Yahya menyayangkan salah satu jemaahnya bertanya terkait habaib diduga telah memberikan doktrin berupa ajaran dongeng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya pun menjawab bahwa, dirinya juga bisa berdakwah dan mengisi kajian berkat belajar untuk mencari ilmu kepada habaib.

"Di dalam pertanyaan habaib membawa cerita khurafat mungkin begitu. Gimana kita menanggapinya? Kita akan bicara begini, Alhamdulillah kami belajar dari para habaib," ungkap Buya Yahya dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Senin (19/8/2024).

Buya Yahya juga mengungkap bahwa dirinya juga belajar kepada para kiai dan masyaikh.


Pengasuh LPD Al Bahjah, Cirebon, Buya Yahya. (Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV)

Ia mengakui para masyaikh dan habaib mempunyai keilmuannya masing-masing karena mereka mempunyai nasab Rasulullah SAW.

Pengasuh LPD Al Bahjah, Cirebon itu tidak bisa membantah masih ada beberapa habib tidak memberikan cerminan perilaku sesuai ajaran Islam.

"Kemudian setiap orang berilmu itu pun memang ada, sesuatu yang salah selagi bukan Nabi. Apakah di kalangan ulama, para kiai atau dari para habaib," tuturnya.

Meski begitu, ia kembali membantah bahwa, habaib juga hanya manusia biasa tidak luput dari kesalahan baik dari segi perilaku, pemikiran dan sebagainya.

Namun, pendakwah kelahiran Blitar itu mengingatkan apabila seseorang masih mempunyai pemikiran habaib memberikan khurafat akan tidak pernah mendapat pembekalan ilmu agama Islam.

"Kalau Anda mencari guru yang tidak pernah bersalah sampai mati pun Anda tidak punya guru," pesannya.

"Akan tapi kita perlu belajar dari orang yang secara global ada manhajnya yang benar, silsilah ilmu sambung kepada akidah yang benar," sambungnya.

Kemudian, Buya Yahya menjelaskan dari para imam dan tokoh agama terdahulu yang sudah diakui keilmuannya juga mempunyai perbedaan pandangan.

Ia menyebutkan kala itu para imam saling mengadu dan berdebat untuk mempertahankan pendapatnya masing-masing.

Namun, ia menganggap kritikan yang dilakukan para imam dan tokoh agama dahulu masih didasari dengan adab dan tidak menimbulkan permusuhan.

"Bahkan kadang menafikan keilmiahannya ulama yang sebelumnya dan itu sudah biasa, tapi tidak menjadi fitnah," terangnya.

Buya Yahya menyayangkan banyak orang zaman sekarang selalu mencari kesalahan dan kejelekan orang atau kelompok tertentu.

Ia mengetahui niat orang-orang tersebut hanya menjatuhkan target mereka, seperti perkara tersambungnya nasab Ba'alawi yang masih menjadi sorotan publik saat ini.

Ia menilai orang-orang tersebut telah memiliki rumus hidup sebagai penghancur dalam keindahan dan kedamaian.

Hal ini mencuat karena polemik nasab dan beberapa habib dianggap tidak sesuai perilaku Rasulullah SAW.

"Jadi tidak menemukan satu kelompok kecuali kita cari jeleknya lalu kita angkat," katanya.

Ia mencontohkan seseorang terus mencari kesalahan dari sebuah instansi, kelompok hingga perorangan agar targetnya dipandang buruk.

Misalnya beberapa habib mendapat tuduhan telah mendoktrin untuk memberikan ajaran yang tidak masuk akal hingga dianggap menyimpang dari ajaran Islam.

Ia menambahkan semisalnya ada orang yang mendapat label Gus karena anak kiai telah memberikan khurafat maka hal tersebut hanya menimbulkan kebencian.

"Itu fitnah ngapain lah model manusia begini loh penghancur buat kerusahkan habaib dicari omongan habaib yang enggak benar lalu diangkat, lalu mengatakan habaib begini doktrin tentang khurafat dan sebagainya," jelasnya.

Buya Yahya kembali menegaskan bahwa dirinya dan pihak juga menggali ilmu agama karena ada peran dari habaib.

Ia menantang kepada orang-orang pembenci habaib jika dirinya dianggap khurafat langsung dibicarakan secara langsung untuk introspeksi.

"Kalau ada sampaikan pada kami akan berubah, wong kami belajar kok bahkan mungkin sesaat kami jadi guru Anda tapi Anda lebih sering jadi guru kami," tandasnya.

Habaib terus menjadi sorotan belakangan ini karena perkara nasab Ba'alawi yang tidak kunjung selesai permasalahannya.

Ada beberapa hal menjadi penyebab pemicu polemik soal tersambungnya nasab Ba'alawi atau Rasulullah SAW.

Misalnya belakangan ini berasal dari sebuah ilmiah bahwa nasab Ba'alawi terputus di Indonesia dan tidak ada pembuktian para habib berasal dari keturunan Rasulullah SAW.

tvonenews

Sebelumnya, polemik nasab Ba'alawi semakin mencuat sejak Raja Dangdut Rhoma Irama membahas hal tersebut yang membuat Habib Bahar bin Smith geram.

Terkini, Rais Syuriah MWC NU Cikarang, Bekasi Kiai Ikhsanudin Al-Badawi dan dua anggota Banser menjadi korban salah sasaran pengeroyokan oleh puluhan orang tidak dikenal (OTK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemicu pengeroyokan berasal dari puluhan OTK tersebut karena mencari sosok Kiai Imaduddin diduga perkara nasab Ba'alawi.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Pengakuan Mengejutkan Andrie Yunus soal Kasus Penyiraman Air Keras

Pengakuan Mengejutkan Andrie Yunus soal Kasus Penyiraman Air Keras

Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus jelaskan bahwa terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan yang diberikan untuk mengawal kasus penyiraman air keras
Ucapan Santai Thom Haye soal Kemungkinan Persib Juara di Liga Super

Ucapan Santai Thom Haye soal Kemungkinan Persib Juara di Liga Super

Persib Bandung kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar Liga Super 2025-2026. Hingga pekan ke-25, Maung Bandung masih ...
Polisi Beberkan Fakta Baru yang Mencengangkan Terkait Kasus Penyiraman Air Keras di Bekasi

Polisi Beberkan Fakta Baru yang Mencengangkan Terkait Kasus Penyiraman Air Keras di Bekasi

Polisi bocorkan fakta baru yang mencengangkan di balik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi
Respons Pedas Ono Surono Terkait Rumahnya Digeledah KPK

Respons Pedas Ono Surono Terkait Rumahnya Digeledah KPK

Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono lontarkan respons pedas terkait rumahnya digeledah KPK saat mengunjungi Sumedang, Jumat (3/4/2026).
Cerita Pelatih Persis Solo soal Pemain Asingnya Keracunan jelang Hadapi PSM

Cerita Pelatih Persis Solo soal Pemain Asingnya Keracunan jelang Hadapi PSM

 Persis Solo akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan ber-

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Persija Jakarta mendapat angin segar menjelang lawan Bhayangkara FC. Walau tidak ada penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dua pemainnya beri kabar baik.
Terungkap, Isi Pembahasan Pertemuan Seskab Teddy dengan Wapres Gibran

Terungkap, Isi Pembahasan Pertemuan Seskab Teddy dengan Wapres Gibran

Terungkap, isi pembahasan pertemuan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. 
Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Respons cepat Dedi Mulyadi saat diajak Melanie Subono bahas nasib gajah Sumatera di Bandung Zoo menuai pujian. Fokus pada perbaikan kesejahteraan satwa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT