News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 Tanda Wafat Khusnul Khotimah yang Disebutkan Rasulullah SAW, Nomor 5 Sering Terjadi di Sekitar

Ada delapan tanda seorang muslim wafat dalam keadaan khusnul khotimah yang pernah disebutkan Rasulullah SAW. Ternyata ciri nomor lima sering terjadi di sekitar
Selasa, 20 Agustus 2024 - 22:04 WIB
8 Tanda Wafat Khusnul Khotimah yang Disebutkan Rasulullah SAW, Nomor 5 Sering Terjadi di Sekitar
Sumber :
  • Istockphoto

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa tidak hanya yang gugur di medan perang yang tergolong syahid, tetapi juga mereka yang meninggal karena wabah penyakit, sakit perut, atau tenggelam. 

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa terbunuh di jalan Allah, ia syahid; barang siapa meninggal di jalan Allah, ia syahid; barang siapa meninggal karena penyakit perut, ia syahid; dan orang yang meninggal karena tenggelam juga syahid" (HR. Muslim). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, mati syahid adalah salah satu tanda kemuliaan dalam meninggal dunia.

3. Wafat pada Hari atau Malam Jumat

Keistimewaan hari Jumat juga terlihat dari hadis yang menyebutkan bahwa orang yang wafat pada hari atau malam Jumat akan dilindungi dari fitnah kubur. 

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada seorang Muslim pun yang meninggal pada hari Jumat atau malam Jumat, melainkan ia akan dilindungi dari fitnah kubur" (HR. Ahmad). 

Ini menunjukkan bahwa wafat pada hari Jumat adalah tanda bahwa seseorang meninggal dalam keadaan husnul khatimah.

4. Dahi Berkeringat

Tanda lain dari husnul khatimah adalah dahi yang berkeringat saat ajal menjemput. 

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Buraidah, Rasulullah SAW bersabda, "Orang mukmin meninggal dengan dahi berkeringat" (HR. Tirmidzi). 

Keringat di dahi ini diyakini sebagai tanda penghapus dosa dan penebusan kesalahan selama hidupnya.

5. Wafat Saat Membela Diri dari Perampok

Orang yang wafat ketika membela diri dari perampok atau kejahatan lainnya juga termasuk dalam golongan syahid. 

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang dibunuh karena membela hartanya, ia syahid; barang siapa yang dibunuh karena membela keluarganya, ia syahid; barang siapa yang dibunuh karena membela darahnya atau agamanya, ia syahid" (HR. Abu Daud). 

Ini menunjukkan bahwa seseorang yang wafat dalam keadaan membela diri termasuk dalam golongan yang mati syahid dan khusnul khotimah.

6. Seorang Ibu yang Meninggal Saat Melahirkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi seorang ibu, wafat saat melahirkan adalah salah satu tanda meninggal dalam keadaan husnul khatimah. 

Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang terbunuh di jalan Allah adalah syahid; orang yang meninggal karena wabah adalah syahid; orang yang meninggal karena penyakit perut adalah syahid; dan wanita yang meninggal karena melahirkan adalah syahid" (HR. Ahmad). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati membuka Rapat Kerja Nasional AKSI di Ruang Pustakaloka, Gedung
DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Saan Mustopa menerima audiensi Koordinator Nasional Kades AMJ di Ruang Abdul Muis,
MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF bersama Bank Mandiri dan dealer otomotif menggelar pengalaman EV dan hybrid di Bali untuk mendorong adopsi kendaraan listrik di Pulau Dewata lebih massif.
AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

Terkait pidato politiknya, AHY menegaskan bahwa bahwa Partai Demokrat memiliki posisi yang jelas, yakni mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton nampaknya mulai pesimis dalam perburuan gelar F1 2026 setelah Ferrari dinilai terlambat mengambil keputusan untuk memprioritaskannya.
Lewat Inpres Ini, Pemerintah Perjelas Batas Penerapan Kearifan Lokal dalam Pembukaan Lahan

Lewat Inpres Ini, Pemerintah Perjelas Batas Penerapan Kearifan Lokal dalam Pembukaan Lahan

Presiden RI, Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Penguatan Penegakan Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan pada 31 Agustus 2026.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT