News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadis! Anak Kelas 4 Kena Bully Dipaksa Makan Roti Berduri, Buya Yahya Ingatkan Peran Orang Tua dalam Islam Seharusnya....

Bully atau perundungan pada anak kembali terjadi. Video sangat jelas anak duduk di kursi roda, perawat pun berusaha untuk membantu duri yang tertinggal di mulut
Minggu, 1 September 2024 - 06:07 WIB
Sadis! Anak Kelas 4 Kena Bully Dipaksa Makan Roti Berduri, Buya Yahya Ingatkan Peran Orang Tua dalam Islam Seharusnya....
Sumber :
  • dok.instagram

Jakarta, tvOnenews.com-- Mengejutkan aksi bully atau perundungan pada anak kembali terjadi.

Kali ini menyasar anak kelas 4 Sekolah Dasar (SD) yang viral videonya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini jadi ramai di Media Sosial (Medsos), banyak yang bilang sang anak dipaksa memakan roti berisi duri.

Berdasarkan hasil penulusuran tim tvOnenews.com, video yang viral tersebut diunggah oleh Perawat dari Rumah Sakit RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. 

Dalam video, sangat jelas ada anak duduk di kursi roda, perawat pun berusaha untuk membantu duri yang tertinggal di dalam mulut.

Sebagaimana, mengutip dari video yang diunggah akun Instagram Perawat RSUD Kota Bekasi tersebut. Alhamdulillahnya, sigapnya Ners (sapaan lain dari perawat) duri dalam mulut anak SD itu dikeluarkan. 

Maraknya bully juga disayangkan oleh Ners Elyanda, Perawat IGD RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid. Sehingga tidak menganggap perilaku bully hal yang wajar. 

 

"Makin kesini makin marak bgt kasus pembully4n (emot sedih) Bener-bener aku benci bgt sama pelaku dan yg menormalisasi kan hal2 spt ini. Ini video aku repost pas saat ada anak kelas 4 sd di paksa sama tmnnya untuk makan roti yg ternyata diisi di dlmnya kaya duri atau sejenis tusuk gigi tipis berbahan plastik," kata Ners Elyanda, dikutip Sabtu (31/8/2024) sudah mendapatkan izinnya. 

"Saat di ambil durinya sudah hampir mau masuk ke ujung tenggorokan dengan posisi melintang, pasti sakit bgt adek ini untuk adek ini kooperatif awalnya memang adek ini nangis terus tp lama-lama kita bujuk dengan baik-baik akhirnya durinya berhasil di keluarkan," sambungnya.

"Anyway jgn salfok sama alat yg aku pake ya karna di IGD alatnya terbatas jd kami pakai seadanya dan tetap dong alatnya dlm keadaan steril. Temen-temen bisa di pause untuk video aku kalau mau lihat sepanjang apa duri nya. Di pause ya tmn. Pokonya utk semuanya kita sama-sama berjuang melawan dan menentang keras pelaku pembully4n!!!," tegas Ners Elyanda sebagai Perawat IGD. 

 

Atas kasus Bully di atas, mengingatkan kita hal, Bagaimana peran Orang Tua dalam Islam?. 

 

Tangkapan layar YouTube 

 

Harus dipahami secara umum bahwa perilaku bully atau perundungan masuk kategori kenakalan. Hal inilah yang disoroti Pendakwah Indonesia, Buya Yahya.

Kenakalan itu bisa terjadi karena mungkin saja Ayah dan Ibu belum menerapkan pola asuh baik, seperti apa?.

Ustaz Buya menjelaskan peran orang tua ibarat role model (contoh) bagi anak, terutama mereka yang memasuki usia remaja atau pubertas.

Maka Buya meminta agar para orang tua bisa menjadi teman atau sahabat terbaik anak.

"Berikan jaminan kepada anak anda, agar mereka bisa bertukar cerita dan menjadikan anda sebagai kawan atau sahabat yang baik untuk anak anda. Agar dia tidak cerita ke orang lain," pesan Buya dalam YouTube Al-Bahjah Tv.

Sebab peluang anak berubah untuk berperilaku buruk terjadi saat usia pubertas, tegasnya.

Menurutnya, masa Puber itu ibarat masa pancaroba yang berubah dari masa anak-anak ke menuju kedewasaan itu berproses.

 

Sehingga usia saat itu adalah usia sensitif, di mana rasa kritis belum ada yang ada adalah keinginan ataupun kagum terhadap yang dilihat zahir 'secara baik dinilai dari keindahan semata cantik,dll'," tegasnya.

Kemudian, dikatakan Buya Yahya orang tua harus mengikuti dan memahami itu. Sebab ada sesuatu selama ini tidak pernah ada dimiliki saat usia rejama atau anak-anak.

"Seperti saat dewasa sudah ada syahwat, nah kecenderungan dulu ketemu perempuan biasa saja. Saat ini sudah ada perubahan, inilah ada upaya orang-orang untuk merusak," terang Ustaz Buya.

"Naudzubillah, seperti bagaimana cara melampiaskan nafsu sampai dengan cara melecehkan ataupun yang haram, sampai kena lgbt. Maka orang tua harus waspada keadaan seperti ini," ucapnya.

Melihat kasus anak kelas 4 SD kena bully dipaksa makan roti berisi tusuk gigi plastik, ini sungguh lewat batas, dan perlu ditindak tegas.

Dengan demikian, Buya Yahya berharap orang tua jangan sampai punya sikap lembut tapi tidak ada ketegasan, atau ketegasan tidak ada kelembutan.

"Disaat mereka sendiri tidak terpantau orang tua maka bisa terjadi kerusakan. Maka disaat orang tua terbuka dan bersahabat dengan anak akan jadi rem bagi dia," kata Buya. (klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Pramono Pastikan Penyesuaian Tarif Hanya Berlaku untuk Transjakarta-Transjabodetabek, MRT dan LRT Aman

Gubernur Pramono Pastikan Penyesuaian Tarif Hanya Berlaku untuk Transjakarta-Transjabodetabek, MRT dan LRT Aman

Rencana penyesuaian ongkos transportasi umum oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dipastikan hanya menyasar ekosistem bus, yakni Transjakarta serta Transjabodetabek, termasuk jaringan pengumpan seperti Mikrotrans dan Jaklingko. 
Kisah Pengkhianatan Mantan Santri dalam Tragedi Berdarah PKI Madiun 1948

Kisah Pengkhianatan Mantan Santri dalam Tragedi Berdarah PKI Madiun 1948

Tragedi kelam pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun tahun 1948 menyisakan noda hitam dalam sejarah panjang Republik Indonesia. Di bawah komando -
Mercedes Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Bahrain 2027

Mercedes Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Bahrain 2027

Tim Mercedes menghadirkan kejutan menjelang tampil di F1 GP Bahrain 2026. Yakni menyiapkan livery khusus untuk mobil W17.
Gugatan Keabsahan Ijazah Wapres Gibran, Pakar Pertanyakan Lahirnya Pasal 'Selundupan'

Gugatan Keabsahan Ijazah Wapres Gibran, Pakar Pertanyakan Lahirnya Pasal 'Selundupan'

Keabsahan Gibran Rakabuming Raka dalam pencalonannya sebagai calon Wakil Presiden (Wapres) RI pada perhelatan Pilpres 2029 masih dipertanyakan usai dinilai cacat admistrasi berupa syarat pendidikan yakni ijazah SMA.
Suasana Riang Gembira Warnai Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Bangladesh, Optimistis Lolos ke Final?

Suasana Riang Gembira Warnai Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Bangladesh, Optimistis Lolos ke Final?

‎Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni laga menghadapi Bangladesh. Ini menjadi laga hidup dan mati demi bisa mengamankan tiket partai final FIFA ASEAN Cup 2026.
Fernando Alonso Bertahan di Aston Martin, Duet dengan Lance Stroll Lanjut ke F1 2027

Fernando Alonso Bertahan di Aston Martin, Duet dengan Lance Stroll Lanjut ke F1 2027

Aston Martin resmi kembali mempertahankan dua pembalap andalannya, Fernando Alonso dan Lance Stroll untuk Formula 1 musim 2027.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT