Imam Besar Masjid Istiqlal Ungkap Alasan Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia, Ternyata karena Ada Prinsip ini
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Ia berpendapat kunjungan Paus Fransiskus pada 2024 salah satu bentuk peristiwa sejarah untuk mempersatukan sekaligus memperkokoh tali persaudaraan antaragama khususnya umat Katolik.
"Jadi, Insya Allah tidak ada masalah dan kita akan menganggap bahwa ini adalah peristiwa yang sangat bersejarah," katanya.
Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengabarkan bahwa, terowongan yang menghubungkan Gereja Katedral dengan Masjid Istiqlal salah satu daya tarik ingin dikunjungi Paus.
Ia merincikan terowongan tersebut memiliki panjang 38,3 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 4,1 meter.
"Beliau sangat terkesan dan ingin pergi mengunjungi masuk ke dalamnya," ucapnya.
Paus Fransiskus telah melakukan kunjungan ke Indonesia sebanyak tiga kali.
Kunjungan kali ini melanjutkan perjalanan dilakukan oleh Paus Paulus VI pada tahun 1970 dan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.
Sebagai informasi tambahan, Paus Fransiskus sedang menjalankan jadwalnya melakukan perjalanan apostolik.
Paus memilih perjalanan apostolik menuju Asia Pasifik selama 11 hari dari tanggal 3-13 September 2024.
Indonesia menjadi negara pertama kali dipilih Paus untuk melakukan perjalanan apostolik dari tanggal 3-6 September 2024.
Selain itu, Paus akan berkunjung menuju Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura.
Perjalanan menuju Asia Pasifik membuktikan kunjungan Paus paling lama sejak 11 tahun memimpin umat Katolik.
(ant/hap)
Load more