News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buruan Daftar! Kemenag Buka Beasiswa Non-Degree bagi Santri, Kesempatan Kuliah di Berbagai Benua

Kementerian Agama (Kemenag) buka akses dengan beasiswa untuk para santri agar mendapat beasiswa non degree untuk kuliah di perguruan tinggi di berbagai benua.
Rabu, 4 September 2024 - 21:44 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas
Sumber :
  • Humas Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Agama (Kemenag) buka program beasiswa bagi para santri

Kali ini, Kemenag membuka akses untuk para santri agar mendapat beasiswa non degree untuk kuliah di perguruan tinggi di berbagai benua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program ini merupakan hasil kerja sama Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). 

Melalui alokasi Dana Abadi Pesantren 2024, program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pesantren, membuka peluang bagi santri, mahasantri, ustadz/ustadzah, mudir, dan pengasuh pondok pesantren untuk memperluas wawasan, meningkatkan keilmuan, serta menjalin jaringan internasional. 

Program ke berbagai dunia ini menawarkan empat beasiswa non-degree, yaitu: Penulisan Karya Ilmiah Turots di Maroko (Benua Afrika), Penguatan Kapasitas Manajemen Sanad Keilmuan Ma'had Aly di Maroko, Micro Credential di Benua Amerika, dan Santri International Fellowship di Inggris (Benua Eropa). 

“Setiap program memiliki tujuan spesifik yang selaras dengan kebutuhan zaman dan tantangan yang dihadapi oleh dunia pesantren,” ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Rabu (4/9/2024).

“Segera daftar. Kesempatan ini dibuka dari 3-7 September 2024,” lanjutnya.

Menurut Gus Men, panggilan akrabnya, Kemenag terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan Dana Abadi Pesantren untuk melakukan akselerasi dalam meningkatkan kualitas SDM di lingkungan pesantren. 

"Dana Abadi Pesantren adalah investasi dan akselerasi peningkatan kualitas SDM di bidang pendidikan melalui skema beasiswa degree dan non-degree kepada para santri dan pendidik di pesantren,” tutur Gus Men.

“Kami ingin memastikan bahwa santri kita mendapat pendidikan berkualitas di dalam dan luar negeri," lanjutnya.

Hal senada disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Kemenag, Abu Rakhmad. 

Guru Besar UIN Walisongo ini menyampaikan pentingnya akselerasi kualitas santri dan pendidik di pesantren melalui keterlibatan dalam program internasional.

"Ini adalah kesempatan emas bagi para santri untuk belajar langsung dari para cendekiawan dunia dan menunjukkan bahwa Islam di Indonesia adalah Islam yang moderat, inklusif, dan berkontribusi dalam membangun peradaban dunia," tegasnya.

Menurutnya, kita semakin dapat melakukan akselerasi di bidang pendidikan dengan skema pembiayaan melalui Dana Abadi Pesantren.

“Ini dibuktikan pada 2023 hingga 2024, kita sudah merekrut kurang lebih 2000 santri di program beasiswa santri berprestasi. Sekarang kita membuka peluang lagi bagi para santri dan pendidik di pesantren melalui program non-degree,” ujarnya.

Dikatakan Abu Rokhmad, program beasiswa non-degree ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mencetak generasi santri yang unggul secara intelektual dan memiliki integritas tinggi. 

"Kami ingin memastikan bahwa para santri ini tidak hanya belajar di dalam negeri, tetapi juga perlu ke luar benua agar memiliki wawasan dan komitmen kuat untuk pengembangan keilmuan di pesantren," ujarnya.

Abu Rokhmad juga menggarisbawahi pentingnya program Micro Credential di Amerika Serikat dan Penulisan Karya Ilmiah Turots di Maroko dalam peningkatan kapasitas akademik santri dan pendidik pesantren. 

"Program Micro Credential memberikan kesempatan bagi para santri dan pendidik untuk memahami moderasi beragama secara lebih mendalam melalui pertukaran gagasan di tingkat internasional,” ujarnya. 

“Kita ingin santri kita belajar untuk meningkatkan pemahaman dan produktivitas dalam penulisan turots di Maroko," lanjutnya.

Abu Rokhmad juga menekankan pentingnya program Penguatan Kapasitas Manajemen Sanad Keilmuan Ma'had Aly di Maroko dan Santri International Fellowship ke Inggris. 

Menurutnya, manajemen pesantren harus terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang menjadi akar pendidikan pesantren. 

“Sanad keilmuan adalah mata rantai yang menghubungkan kita dengan sumber asli keilmuan,” tandasnya.

Program Fellowship ke Inggris dirancang untuk memberikan pengalaman langsung bagi para santri dalam lingkungan internasional.

“Sekaligus memperkuat kapasitas mereka dalam berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik," ujarnya.

Sementara Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Basnang Said menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi model pengembangan pendidikan pesantren di masa depan, dengan terus beradaptasi pada perubahan zaman tanpa meninggalkan akar tradisionalnya. 

“Kemenag dan LPDP optimistis bahwa langkah ini akan menghasilkan SDM unggul dari kalangan pesantren yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasiona,” ucap Basnang Said.

Basnang juga menambahkan bahwa setiap program memiliki durasi pelaksanaan yang berbeda-beda. Penulisan Karya Ilmiah Turots di Maroko selama dua bulan. Penguatan Kapasitas Manajemen Sanad Keilmuan Ma'had Aly di Maroko selama satu bulan. 

Micro Credential di Amerika Serikat selama dua bulan. Sedangkan Santri International Fellowship di Inggris, akan berlangsung selama satu bulan.

Basnang berharap, program ini akan semakin banyak melahirkan santri-santri berprestasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan global dan kemampuan manajerial yang kuat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini menjadi langkah nyata dalam membangun generasi santri dan pendidik di pesantren yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan peradaban dunia, sembari tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kepesantrenan yang telah menjadi identitas mereka sejak dahulu kala. 

Pendaftaran non degree dari 3-7 September 2024 dapat dilakukan melalui aplikasi PUSAKA Superapps Kementerian Agama yang bisa diunduh di play store atau App store. Atau dengan mengakses https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Bek Rp312 Miliar Keturunan Maluku Dibidik PSG dan Raksasa Italia

Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Bek Rp312 Miliar Keturunan Maluku Dibidik PSG dan Raksasa Italia

Pemain yang pernah tolak bela Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde, tengah jadi bahan pembicaraan hangat media Turki usai diminati sejumlah klub raksasa Eropa.
Periksa Delapan Saksi, KPK Dalami Pengumpulan Uang di Kasus Bupati Cilacap

Periksa Delapan Saksi, KPK Dalami Pengumpulan Uang di Kasus Bupati Cilacap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi terkait kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Cilacap, nonaktif Syamsul Auliya Rachman.
Meski Tak Punya Darah Keturunan, Gelandang Argentina Ini Tetap Bisa Bela Timnas Indonesia

Meski Tak Punya Darah Keturunan, Gelandang Argentina Ini Tetap Bisa Bela Timnas Indonesia

Alexis Messidoro berpeluang bela Timnas Indonesia meski tanpa darah keturunan. Tinggal selangkah jadi WNI, ini fakta menarik dan peluangnya di skuad Garuda!
Pengusaha Sewa Alat Kursi Hingga Blower di Tangsel Kena Tipu Hingga Barang Dicuri, Polisi Selidiki Pelaku

Pengusaha Sewa Alat Kursi Hingga Blower di Tangsel Kena Tipu Hingga Barang Dicuri, Polisi Selidiki Pelaku

Seorang pengusaha penyewaan alat kursi hingga blower berinisial ST (39) menjadi korban penipuan dan pencurian dengan modus sewa alat untuk kegiatan acara.
Rekor Kemenangan Beruntunnya Harus Terhenti di MotoGP Spanyol 2026, Marco Bezzecchi: Saya Lebih Suka Finis Pertama!

Rekor Kemenangan Beruntunnya Harus Terhenti di MotoGP Spanyol 2026, Marco Bezzecchi: Saya Lebih Suka Finis Pertama!

Pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026 yakni Marco Bezzecchi, tidak melihat perubahan tekanan meski rentetan kemenangannya harus terhenti di Sirkuit Jerez.
Dua Perusahaan Investasi Rp1,2 Triliun ke IKN, Basuki Ungkap Proyek Properti dan Fasilitas Publik Segera Dikebut

Dua Perusahaan Investasi Rp1,2 Triliun ke IKN, Basuki Ungkap Proyek Properti dan Fasilitas Publik Segera Dikebut

Otorita IKN menjelaskan bahwa investasi baru yang masuk sebesar Rp1,2 triliun akan mempercepat proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran serta fasilitas perkotaan.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT