Sirah Nabawiyah: Fase saat Nabi Muhammad SAW Dakwah di Makkah
- Dok. Media Center Haji 2024
Rincian kisah ini semata-mata diceritakan seiring perintah kepada Nabi Muhammad SAW untuk mulai berdakwah secara terang-terangan.
Di tahap ini Nabi Muhammad SAW memulai berdakwah kepada kerabatnya.
Nabi Muhammad SAW mengundang kerabat terdekatnya, Bani Hasyim.
Mereka datang dengan berjumlah 45 orang.
Namun ketika Nabi Muhammad SAW mulai bicara, Abu Lahab memotong dan berkata.
“Mereka itu paman-pamanmu dan para sepupumu. Bicaralah dan tinggalkanlah menganut agama baru. Ketahuilah! Bahwa kaummu tidak akan mamou melawan bangsa Arab. Aku adalah orang yang paling pantas mencegahmu. Cukuplah bagimu suku-suku dari pihak bapakmu. Bagi mereka, jika engkau bersikeras melakukan apa yang engkau lakukan sekarang, adalah lebih mudah ketimbang bila seluruh marga Qurasyi bersama bangsa Arab bergerak memusuhimu. Aku tidak pernah melihat ada orang yang membawa kepada suku-suku dari pihak bapaknya sesuatu yang lebih jelek dari pada yang telah engkau bawa ini”
Nabi Muhammad SAW hanya diam dan memilih untuk tidak bicara pada pertemuan itu.
3.Tahapan dakwah di luar Makkah dan penyebarannya di kalangan penduduknya
Pada tahap ini penyebaran Islam terjadi di kalangan penduduk dari penghujung tahun ke sepuluh kenabian, yang juga mencakup Fase Madinah dan berlangsung hingga akhir hayat Rasulullah SAW.
Pada bulan Syawal tahun ke-10 kenabian atau tepatnya pada penghujung bulan Mei atau awal Juni 619 Masehi, Nabi Muhammad SAW pergi menuju kota Thaif.
Thaif berada sekitar 60 mil dari kota Makkah.
Nabi Muhammad SAW datang dan pergi ke Thaif dengan berjalan kaki didampingi oleh anak beliau yang bernama Zaid bi Haritsah.
Setiap melewati suatu kabilah, beliau mengajak mereka untuk memeluk Islam namun tidak satu kabilah pun yang memberikan respon.
Ketika tiba di Thaif, Nabi Muhammad SAW mendatangi tiga saudara yang merupakan pemuka kabilah Tsaqif.
Namun salah satu dari mereka tidak menerima ajakan Nabi Muhammad SAW.
Rasulullah SAW tinggal di Thaif selama 10 hari.
Namun tidak ada penduduk Thaif yang mau ikut ajakan Nabi Muhammad SAW.
Load more