News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Suara Kicaunya Bikin Bahagia, Jangan Sekali-kali Pelihara Burung di Rumah, Ustaz Khalid Basalamah: Hobi ini Harus Diubah

Ustaz Khalid Basalamah menyarankan bagi orang-orang memiliki hobi memelihara burung di rumah harus diubah. Ia menerangkan hewan itu dari perspektif agama Islam.
Rabu, 18 September 2024 - 16:41 WIB
Ustaz Khalid Basalamah sarankan hobi pelihara burung dalam rumah dan disimpan di sangkar harus diubah
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official & Istockphoto

tvOnenews.com - Burung telah mendapat karunia sebagai makhluk hidup yang bisa terbang.

Burung memiliki sayap atas karunia yang diberikan oleh Allah SWT untuk bergerak bebas mencari makanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Burung juga menjadi pilihan bagi manusia untuk selalu dipelihara dalam rumah.

Biasanya orang-orang memelihara burung karena bisa memberikan kebahagiaan melalui suara kicaunya yang merdu.

Kebanyakan burung yang menjadi hewan peliharaan dalam rumah disimpan dalam sangkar.


Ilustrasi hewan burung keluar dari sangkar saat dipelihara dalam rumah. (Istockphoto)

Hal ini menunjukkan burung selalu dijadikan hobi bagi pecinta hewan tersebut untuk selalu dirawat dalam rumah.

Namun, Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan agar seseorang tidak perlu memenuhi hobi dalam memelihara burung di rumah.

Lantas, mengapa seseorang tidak boleh memelihara burung dalam rumah terutama di sangkar? Ustaz Khalid Basalamah menerangkan alasannya.

Dinukil tvOnenews.com dari kanal YouTube Khalid Basalamah Official, Rabu (18/9/2024), Ustaz Khalid Basalamah membahas burung dalam perspektif agama Islam.

Mulanya Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa burung dikenal sebagai hewan yang sangat lemah lembut.

Ustaz Khalid Basalamah menerangkan bahwa burung selalu bertawakal kepada Allah SWT.

Ia berpendapat bahwa dari tawakkal tersebut menunjukkan burung sebagai hewan memiliki rasa takut yang sangat kuat kepada Allah SWT.

Dari Abu Hurairah meriwayatkan hadits menjelaskan orang-orang yang lemah lembut diibaratkan seperti mengikuti hati burung, Rasulullah SAW bersabda:

يَدْخُلُ الْجَنَّةَ أَقْوَامٌ أَفْئِدَتُهُمْ مِثْلُ أَفْئِدَةِ الطَّيْرِ

Artinya: "Akan masuk surga suatu kaum yang hati mereka seperti hati burung." (HR. Muslim Nomor 2840)

Namun, dewan penasihat syariah sekolah Rahmatan Lil 'Alamin Boarding School di Kabupaten Solok, Sumatera Barat itu menyebutkan sebenarnya seseorang tidak boleh memelihara sejumlah hewan ini.

Ia menyoroti orang-orang yang ingin memelihara hewan untuk ditempatkan dalam kandang maupun sangkar.

Ia memahami burung sebagai pilihan untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan dalam rumah.

Menurutnya, biaya perawatan untuk burung sangat murah terutama makanan yang dibutuhkan hewan tersebut.

Lanjut, pendakwah kelahiran asal Makassar itu menyebutkan orang yang memelihara burung juga tidak membutuhkan persiapan tempat yang luas.

Ia berpendapat seseorang hanya membutuhkan persiapan kandang atau sangkar sudah bisa merawat burung di dalam rumah.

Kemudian, ia menambahkan alasan burung dipelihara karena tidak membutuhkan interaksi lebih yang membuat seseorang tidak perlu repot merawat hewan tersebut.

Ustaz Khalid Basalamah mendukung orang-orang yang merawat hewan dilakukan dengan niat hati tulus agar tetap sehat dan tidak sakit.

Meski begitu, ia menyampaikan orang-orang yang ingin memelihara burung sebaiknya harus mengetahui dalil Al-Quran dan hadits.

Pendakwah usia 49 tahun itu mengatakan jika dalam agama Islam memang masih dianjurkan untuk memelihara hewan ternak.

"Dibolehkan dalam Islam adalah memelihara hewan ternak. Memang itu dianjurkan," ungkap Ustaz Khalid Basalamah.

Terutama Islam menganjurkan orang yang turut menyumbangkan atau memberikan hartanya dengan tujuan merawat hewan ternak.

Ia mencontohkan beberapa hewan ternak yang boleh dirawat, seperti unta, sapi, kambing, ayam, dan lain-lain.

Namun, ia menegaskan hewan ternak yang sangat baik untuk dipelihara adalah kambing.

"Sebaik-baiknya harta seorang muslim adalah kambing, misalnya. Maka ternaklah hewan itu kalau mau, kambing, sapi, unta, ayam," jelasnya.

Sebaliknya, ia menyarankan agar burung tidak dirawat terutama dikurung dalam sangkar.

Ia berasumsi burung dianugerahi sayap untuk terbang bebas terutama dalam hal mencari makanan sendiri di alam liar.

Ia berpendapat jika burung dipelihara maka hewan tersebut tidak bisa bergerak bebas.

"Untuk apa memelihara burung ini? Burung dikasih sayap untuk apa? Untuk terbang, kasih dia terbang, enggak usah dipelihara," tuturnya.

Menurutnya, burung juga memiliki habitat khusus terutama diberikan hidup yang bebas untuk terbang bebas di alam.

Ia dapat berpindah-pindah tempat untuk melakukan setiap kegiatannya menggunakan sayap.

Lanjut, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan alasan hewan ternak boleh dirawat mengacu pada sistem perdagangan.

Ia menyampaikan Islam boleh memperdagangkan hewan ternak dan memberikan manfaat penghasilan untuk mereka yang memeliharanya.

"Hobi ini harus diubah. Kalau ada hewan-hewan yang boleh dipelihara itu hewan ternak, boleh hukumnya dalam Islam, dan didagangkan itu sah," sarannya.

Namun, ia mengetahui banyak orang yang sulit mengubah hobinya agar tidak memelihara burung.

Terutama bagi orang yang hanya membutuhkan kebahagiaan melalui suara kicauan merdunya di pagi hari.

Ia menyarankan agar harta yang dimiliki seseorang dapat dimanfaatkan untuk hal yang lain.

tvonenews

Misalnya seseorang dapat menyumbangkan hartanya kepada orang-orang membutuhkan, seperti anak yatim agar meraih banyak pahala.

"Mending pelihara anak yatim, anak yatim banyak pahalanya," tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026 Masih Abu-Abu, Taspen Tegaskan Belum Ada Rapel Cair

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026 Masih Abu-Abu, Taspen Tegaskan Belum Ada Rapel Cair

Kenaikan gaji pensiunan PNS 2026 belum pasti. Taspen pastikan belum ada rapel cair dan imbau masyarakat waspada hoaks.
Reaksi Warga Jabar Tahu Gubernur KDM Tinjau Kondisi Jembatan Cirahong, Imbas Dugaan Dijaga Pungli Viral

Reaksi Warga Jabar Tahu Gubernur KDM Tinjau Kondisi Jembatan Cirahong, Imbas Dugaan Dijaga Pungli Viral

Warga Jawa Barat mengomentari kunjungan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) pastikan kondisi Jembatan Cirahong, Ciamis aman untuk kendaraan motor dari dua arah.
Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soetta Bandung yang dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi. Dari prestasi gemilang hingga sorotan harta kekayaan miliaran rupiah.
Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Barcelona dikabarkan siap protes ke UEFA usai kalah 0-2 dari Atletico. Hansi Flick murka soal keputusan wasit dan VAR yang dinilai rugikan Blaugrana.
Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: “Saya Tidak Tahu Apa-Apa”

Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: “Saya Tidak Tahu Apa-Apa”

Haji Her penuhi panggilan KPK terkait kasus Bea Cukai. Pengusaha tembakau asal Madura mengaku tidak tahu soal perkara yang diselidiki.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT