News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Buruk, jika Cicak Selalu Masuk Rumah Tolong Ucap Istighfar karena Ada Tanda ini, Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasannya

Ustaz Adi Hidayat mengungkap ada tanda buruk yang dibawa cicak saat hewan reptil tersebut selalu masuk ke dalam rumah membuat penghuninya mengucap istighfar.
Sabtu, 21 September 2024 - 01:21 WIB
Ustaz Adi Hidayat ungkap alasan ada tanda buruk dari cicak saat masuk rumah bikin penghuninya istighfar
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & IstockPhoto

tvOnenews.com - Cicak telah menjadi pilihan sebagai hewan fuwaisiq yang selalu masuk ke dalam rumah.

Cicak berasal dari golongan hewan reptil bertulang belakang yang selalu merayap di dinding rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberadaan cicak membuat penghuni rumah selalu istighfar saat selalu muncul di setiap dinding atau tembok.

Penghuni biasanya mengucap istighfar karena cicak dianggap hewan menjijikkan dan bisa membawa penyakit di dalam rumah.

Tak hanya penyakit, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan agar orang rumah harus selalu istighfar terhadap cicak karena menunjukkan tanda buruk ini.

Mengapa cicak membawa tanda buruk membuat penghuninya istighfar saat selalu bersinggah di dalam rumah? Apa alasannya sampai dianggap jijik? Ustaz Adi Hidayat membahas tentang hewan tersebut.


Ilustrasi hewan cicak saat menempel di dinding rumah. (IstockPhoto)

tvOnenews.com mengutip dari tayangan channel YouTube Rhoman Story, Sabtu (21/9/2024), Ustaz Adi Hidayat sengaja mengambil pembahasan tentang cicak dalam suatu kajiannya.

Ustaz Adi Hidayat mengawali pembahasannya terkait cicak memiliki manfaat saat berada di rumah sebelum menjelaskan dalam perspektif agama Islam.

Ustaz Adi Hidayat menganggap keberadaan cicak sangat membantu untuk membunuh nyamuk yang selalu mengganggu manusia.

Biasanya nyamuk meresahkan penghuni rumah dengan cara menghisap darah. Keberadaan cicak bermanfaat untuk membasmi hewan tersebut.

Hal ini mengingatkan cicak pemakan serangga kecil khususnya nyamuk sebagai mangsa utamanya.

Lanjut, Direktur Quantum Akhyar Institute itu menyebutkan bahwa cicak memang dianjurkan untuk dibunuh dalam agama Islam.

Pendakwah lulusan S2 di UIN Bandung itu menuturkan Nabi Muhammad SAW langsung memberikan perintah cicak halal untuk dibunuh umatnya.

Namun, ia merasa rancu sebelum cicak dibunuh bahwasanya Allah SWT memiliki tujuan tersembunyi saat menciptakan segala sesuatu termasuk hewan tersebut.

Ia berpendapat tidak mungkin Allah SWT tak mempunyai tujuan dan manfaat saat menciptakan cicak selain membantu untuk membunuh nyamuk dan serangga lainnya.

Ia belum mengetahui tujuan rahasia dari Allah SWT terkait penciptaan cicak terutama sebagai hewan yang selalu masuk ke rumah.

Meski demikian, ia menjelaskan hewan yang diciptakan disebut mempunyai tiga hal hikmah masih menjadi rahasia.

"Sebelum masuk ke persoalan cicak Anda mesti pahami dulu hikmah Allah ketika menciptakan sesuatu makhluk apa pun itu terdiri setidaknya dari tiga hal," tutur Ustaz Adi Hidayat.

Lanjut, pendakwah asal Pandeglang, Banten itu menyebutkan ada kebaikan dan manfaat dari cicak diduga menjadi ujian untuk manusia.

Terutama manusia mendapat ujian agar bisa menangani berbagai permasalahannya bisa ditandai dengan kehadiran cicak.

"Hal pertama ada ujian kemaslahatan di makhluk itu dicipta supaya kita mengambil maslahat kebaikannya aja dari situ," jelasnya.

Selain maslahat, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hal kedua menunjukkan tanda buruk yang ditimbulkan dari hewan tersebut.

Ia berasumsi ada mudharat yang berasal dari cicak kepada manusia sebagai tanda buruk ujian diberikan oleh hewan itu.

"Ada sebagian yang diciptakan dari Allah SWT sebagai ujian yang hadirkan mudharat di situ supaya kita mengetahui ada keburukan yang harus kita hindari," paparnya.

Meski cicak tidak pernah mengganggu penghuni rumah, tetapi Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk membunuh hewan tersebut.

"Makanya ketika ditunjukkan oleh Allah dia muncul fitrahnya dia memang mesti misal dieksekusi, dibunuh," katanya.

Menurutnya, tanda buruk berasal dari cicak ditunjukkan dengan adanya tempat kotor yang terdapat di dalam rumah.

Ia menyampaikan tanda buruk berupa kotor berasal dari cicak biasanya terletak di dinding dan tembok rumah menjadi persinggahan hewan tersebut.

"Diciptakan oleh Allah untuk menandakan ada sesuatu yang harus kita hindari untuk kebaikan kita," ucapnya.

Lanjut, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Allah SWT sedang menguji hamba-Nya untuk menunjukkan keimanan mereka saat hewan tersebut menampilkan mudharat.

"Kalau Allah enggak tampakkan maka bahaya untuk kehidupan kita, termasuk cicak masuk pada ujian mudharat di samping ujian keimanan ada mudharat," terangnya.

Selain dinding dan tembok, ia menganggap tanda buruk kotor dari cicak juga bisa terletak pada penghuninya sendiri.

Maka, ia menganjurkan cicak boleh dibunuh agar mendapat pahala jika penghuni rumah tidak ingin mempunyai tanda buruk dari hewan tersebut.

"Rasulullah SAW selalu memberikan perintah untuk membunuh cicak dan dapat pahala di situ," jelasnya.

"Bunuhnya cicak itu seperti kita membunuh nyamuk untuk menunjukkan ada kotoran-kotoran di situ yang hikmahnya harus kita jauhkan," tambahnya.

Ustaz Adi Hidayat membahas cicak menunjukkan adanya kotoran sebagai tanda buruk diangkat berdasarkan hadits riwayat Rasulullah SAW terkait anjuran membunuh hewan tersebut.

Ustaz Adi Hidayat menerangkan cicak berasal dari hadits diriwayatkan Sa'id bin Abi Waqqash RA, begini bunyinya:

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَ بِقَتْلِ الْوَزَغِ وَسَمَّاهُ فُوَيْسِقًا.

Artinya: Dari Sa'id bin Abi Waqqash RA berkata, "Nabi Muhammad SAW memerintahkan membunuh cicak, dan beliau menamainya si penjahat kecil." (HR. Muslim)

Pendakwah usia 39 tahun itu menjelaskan bahwa adanya dosa yang dibawa cicak lantaran hewan tersebut dijuluki penjahat kecil.

Mengapa cicak menjadi hewan penjahat kecil?

Hal ini berangkat dari kisah Nabi Ibrahim AS yang dibakar dan tubuhnya diselimuti kobaran api besar.

Ia menuturkan saat Raja Namrud dan kaum penyembah berhala berhasil menyalakan kobaran api untuk membakar tubuh Nabi Ibrahim AS.

Ia menambahkan bahwa, api yang dinyalakan pasukan Raja Namrud semakin besar akibat cicak membantu untuk meniupnya.

"Nabi menganggap hewan ini fasik kecil, selain membawa kotoran dia pernah juga meniup api yang sedang membakar Nabi Ibrahim supaya semakin menyala," ungkapnya.

Ia kembali menegaskan bahwa adanya pahala yang diraih ketika hewan tersebut dibunuh berdasarkan ajaran dari Nabi Muhammad SAW.

Hal itu bertujuan agar keburukan yang melekat baik di dalam rumah maupun diri sendiri dihilangkan oleh Allah SWT.

Dari salah satu hadits riwayat menerangkan 100 kali lipat kebaikan diraih saat memukul cicak satu kali, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِى الثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ

Artinya: "Barang siapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua." (HR. Muslim)

tvonenews

Lanjut, Ustaz Adi Hidayat menyatakan dinding atau tembok rumah telah menjadi sarang jin sebagai bentuk tanda kotor dari cicak.

Tak hanya itu, ia berasumsi ada tempat khusus yang biasa disinggahi cicak selain tembok atau dinding dipastikan jin telah bersarang di rumah.

"Termasuk di situ mengusir keadaan-keadaan jin, karena jin senang di tempat yang kotor," imbuhnya.

"Makanya saya bisa katakan kalau ada cicak di beberapa tempat itu jin biasanya ada juga di situ karena senang di tempat yang kotor," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah swasta yang terletak di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Senin (10/8/2026).
Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan penggeledahan lanjutan di sebuah sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang ditemukan ratusan senjata.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Momentum HUT ke-81 RI, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Ditantang 'Unjuk Gigi' di Kompetisi Badminton

Momentum HUT ke-81 RI, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Ditantang 'Unjuk Gigi' di Kompetisi Badminton

Berbagai kemeriahan bakal dihadirkan kelompok masyarakat dalam momentum HUT ke-81 RI tak terkecuali datang dari Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PP Pemuda Katolik).
Jaga Kualitas Komunikasi, TBIG Sabet Dua Penghargaan

Jaga Kualitas Komunikasi, TBIG Sabet Dua Penghargaan

Ajang 7th PR Popular Awards 2026 berikan dua penghargaan kepada PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) menggelar Festival Inspirasi 2026 bertema 'Sustainable Living for All: Kolaborasi Lintas Sektor dalam Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan' sekaligus momentum hari jadi ke-12 tahunnya.

Trending

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia bagian barat mengalami kerusakan dan harus ditutup menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia (Aerocivil) pada Senin.
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, praktik meditasi semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk menenangkan diri.
Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah swasta yang terletak di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Senin (10/8/2026).
Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Bandara Husein Sastranegara kini berstatus bandar udara internasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT