News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Murid Korban Guru dalam Video Syur Gorontalo Terbukti Hoaks, Ustaz Adi Hidayat Peringatkan pada Penyebarnya

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahaya menyebarkan berita hoaks berkaca dari pernyataan murid siswi korban guru insiial DH dalam video syur di Gorontalo viral.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 23:29 WIB
Ilustrasi menonton link video syur murid siswi dan tersangka guru inisial DH di Gorontalo
Sumber :
  • VIVA

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Gorontalo, Kombes Desmont Harjendro merespons pengakuan murid siswi menjadi korban guru dalam video syur di Gorontalo.

Kombes Desmont telah mengetahui ada sebuah akun Facebook mengaku sebagai murid korban guru inisial DH (57) dalam video syur yang sempat viral dari Gorontalo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Gorontalo itu menyatakan pengakuan dari akun Facebook diduga diterangkan oleh murid korban video syur tersebut adalah hoaks.

"Hoaks itu," ungkap Desmon saat ditanya wartawan dikutip, Kamis (3/10/2024).

Ia menuturkan bahwa korban berinisial P tengah mengalami trauma membuat sang murid berada dalam pengawasan dan penanganan dari Dinas PPA Kabupaten Gorontalo.


Ilustrasi perbuatan asusila melibatkan murid siswi dan guru dalam video syur di Gorontalo. (iStockPhoto)

Hal itu membuat murid siswi tersebut tidak langsung muncul dan memberikan pernyataan sikap atas video syur merekam dirinya dengan DH.

"Korban masih belum masuk sekolah, istirahat dulu," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PPA Kabupaten Gorontalo Zascamelya Uno menyampaikan bahwa Dinas PPA terus memberikan pendampingan terhadap P.

Zascamelya menuturkan bahwa P sangat trauma buntut link video syurnya menghebohkan publik.

Meski demikian, Zascamelya menyatakan P yang sedang mendapat pendampingan akan tetap memperoleh hak atas pendidikannya.

Sebelumnya, salah satu akun Facebook memberikan pernyataan dengan tulisan yang sangat panjang mengaku sebagai korban murid siswi inisial P.

"Karena banyaknya pertanyaan dari orang-orang, saya akan coba ceritakan bagaimana bisa terjadi semuanya."

"Jujur saya sangat-sangat sedih, kecewa, tidak tahu harus bagaimana di posisi tersebut. Semua berawal saat saya masuk, saya seorang yatim piatu seperti yang saya sampaikan video-video beredar dengan seorang TikToker saat wawancara saya."

"Dari awal masuk sekolah saya sudah meyakinkan diri saya untuk berusaha keras mengejar ilmu dan prestasi karena memang untuk hidup sudah tidak ada dari orang tua. Saya sangat ingin untuk mencapai sarjana dengan beasiswa yang saya dapat."

"Pada suatu hari, saya mulai mendapatkan pelecehan verbal, dengan ucapan-ucapan tidak pantas dari guru (DH). Saat itu saya tidak terlalu menanggapi dengan serius. Namun, lama kelamaan mulai menyentuh seperti pundak, merangkul, dan lainnya."

"Awal saya yang memang belum paham tentang kasih sayang yang sesungguhnya menganggap itu seperti seorang ayah kepada anak juga terkadang memberikan untuk kehidupan. Tapi semua itu ternyata penilaian saya salah saat saya mulai dipeluk, disentuh bagian vital dan lain. Saat itu saya bingung, saya ingin bercerita kepada siapa. Orang tua tidak ada, bercerita kepada teman pun takut dipandang hina. Untuk melapor saya takut karena untuk masuk sekolah saja saya berjuang sendiri dengan susah payah."

"Dipikiran saya saat itu jika saya lapor saya yang tidak dipercayai oleh guru lain dan siapapun karena saya tidak memiliki bukti apapun lalu saya di keluarkan dari sekolah (Seperti yang mempunyai uang dan kuasa yang menang)."

"Jika saya dikeluarkan saya tidak mempunyai harapan dan cita cita pupus. Walau saya benar sakit hati, kecewa, marah bercampur menjadi satu. Lama kelamaan saya mulai di setubuhi. Awal-awal saya sangat menolak. Tapi dengan ancaman dia mengeluarkan dari sekolah saya pun mengikuti."

Dari pernyataan tersebut mengingat pesan yang disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat terkait peringatan kepada penyebar berita hoaks.


Direktur Quantum Akhyar Institute, Ustaz Adi Hidayat. (Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official)

Dikutip tvOnenews.com melalui kanal YouTube Adi Hidayat Official, Kamis (3/10/2024), Ustaz Adi Hidayat menyinggung penyebar berita hoaks dari berbagai konten.

"Orang-orang yang sering kali memframing, sering kali membuat konten-konten dengan tujuan-tujuan yang tidak baik," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, sang penyebar hanya membutuhkan validasi perhatian dan terus memunculkan kontroversi baru.

"Hanya untuk keramaian, perhatian, kontroversi dan sebagainya. Itu disifati oleh Al Qur'an dengan sangat tegas, perilaku yang menyimpang, yang selayaknya tidak dilakukan kecuali setan," jelasnya.

tvonenews

Lanjut, ia menyebutkan bahwa para pelaku sengaja menyebarkan fitnah kepada khalayak meski tujuannya baik seperti pernyataan pengakuan siswi korban pelecehan seksual di Gorontalo.

Namun, ia menegaskan hal tersebut bisa mendapatkan siksaan baik di dunia dan akhirat terhadap para pelakunya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahwa orang-orang, baik itu laki-laki maupun perempuan, yang senang sekali yang punya hobi, yang mereka nyaman agar fitnah itu tersebar di kalangan insan beriman. Maka, Allah SWT menjanjikan siksa yang sangat pedih di dunia dan di akhirat," tandasnya.

(iwh/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Dua finalis IBL All Indonesia edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, kali ini ditempatkan di grup berbeda sehingga peluang keduanya kembali bertemu di partai puncak tetap terbuka.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.11 WIB, kompetisi di Liga Pro Saudi 2026/2027 pun mulai memasuki pekan-pekan krusial. Perubahan klasemen pun begitu dinamis.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Lahir dengan darah Indonesia, Dean James dan Joey Pelupessy sama-sama resmi menjadi WNI setelah mengambil sumpah pada Maret 2025 lalu.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT