News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makan Enak pakai Nasi Putih, Zaidul Akbar Ungkap Lebih Sehat Ditambah Bahan Dapur dan Buah Kesukaan Nabi Muhammad SAW

Pria yang dikenal secara umum sebagai Pendakwah dan Konsultan Kesehatan ini, memiliki nama lengkap dr Zaidul Akbar, Ia menjelaskan seputar nasi putih agar sehat
Jumat, 4 Oktober 2024 - 00:24 WIB
Makan Enak pakai Nasi Putih, Zaidul Akbar Ungkap Lebih Sehat Ditambah Rempah Dapur dan Buah Kesukaan Nabi Muhammad SAW
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube

Jakarta, tvOnenews.com-- Nasi jadi salah satu makanan pokok orang Indonesia. Tak heran kalau budaya makan utama harus pakai nasi, hal ini jadi sorotan Zaidul Akbar. 

Pria yang dikenal secara umum sebagai Pendakwah dan Konsultan Kesehatan ini, memiliki nama lengkap dr Zaidul Akbar, akrab disapa Zaidul. Ia menjelaskan seputar nasi putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam ceramahnya yang tersisipkan tips sehat alami ini, Zaidul Akbar dalam video akun TikTok Menjadi Baik, dikutip Jumat (4/10/2024). Ia menjelaskan, bagaimana modifikasi nasi putih jadi lebih sehat dan penuh serat.

Ternyata tidak sulit, Zaidul menyarankan penyajian nasi putih cukup ditambahkan bahan dapur atau pilihannya pakai buah kesukaan Nabi Muhammad SAW. 

Bahan dapur itu mudah didapatkan dengan harga terjangkau. Bahan itu seperti bawang putih, serai dan cabai rawit. 

Dari bahan dapur tersebut, lalu ditumis pakai minyak sehat yaitu minyak kelapa atau zaitun. 

"Itu masalahnya kenapa nasi putih itu dilarang karena tinggi banget gulanya itu masalahnya, kalau sudah makan nasi putih apa yang terjadi saat Anda kuliah. Karena tubuh susah mencerna itu berat sekali metabolisme gula pada nasi itu gitu," kata Zaidul Akbar.

 

"Gimana supaya nanti tetap tinggi seratnya? gampang saran pertama, nanti coba ambil cabe rawit tambahkan bawang putih, tambahkan serai sedikit di tumis pakai minyak kelapa atau zaitun ditumis pakai api kecil saja," jelasnya.

Apabila ingin ada rasanya, Zaidul Akbar memberikan saran bisa pakai garam bukit atau laut yang lebih sehat. 

"kecil aja nanti tambahkan garam sedikit garam Bukit ya atau garam laut garam yang sehat lah, sama tambahkan lada hitam," tambah Konsultan Kesehatan itu.

Kemudian dari itu, saran penyajian kedua ala Zaidul Akbar saat konsumsi nasi putih. Bisa memilih buah kurma sebagai tambahan gula sehat. 

Sehubungan dengan tips di atas, Zaidul Akbar menegaskan bukan nais goreng. Tapi bahan.dapir tersebut ditumis terlebih dahulu baru dicampurkan ke dalam nasi di Rice Cooker. 

"Bukan nasi goreng, dalam rangka nasi serat dan mineral penting ke nasinya tadi sehingga tidak berat diolah tubuh kita," pesannya. 

Kedua, bikin sambal ditambah kurma sama bawang putih sama garam. "Jadi karena judulnya sudah mulai berpisah sama gula pasir teman-teman bisa ganti pemanisnya pakai kurma," tegas Zaidul.

Sebagaimana diketahui, Kurma merupakan buah kesukaan Nabi Muhammad SAW. Melansir Kementerian Agama (Kemenag), kurma memiliki keberkahan, keutamaan buah kurma tersebut tertuang dalam Al-Qur`an surah Maryam ayat 25 yang memiliki arti. 

 

"Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu," keterangan dalam website.

Dalam hadits juga disampaikan riwayat (HR) Abu Dawud, Rasulullah Shalallahu `Allaihi Wassalam bersabda: apabila salah seorang diantara kalian berbuka, maka berbukalah dengan kurma, sebab kurma itu mendatangkan berkah. Namun apabila tidak ada, berbukalah dengan air karena air itu bersih.

 

"Kedua, bikin sambal ditambah kurma sama bawang putih sama garam. Jadi karena judulnya, kita sudah mulai berpisah sama gula pasir teman-teman bisa ganti pemanisnya pakai kurma," tegas Zaidul Akbar. (klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT