GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Habib Rizieq Gugat Jokowi Rp5.246 T, Istana Turut Merespons: Sebaiknya Upaya Hukum Harus Serius dan Bertanggung Jawab

Pihak istana memberikan respons atas pengajuan gugatan dari Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan yang menggugat Presiden Jokowi ganti rugi Rp5.246,75 triliun.
Sabtu, 5 Oktober 2024 - 15:28 WIB
Habib Rizieq Shihab menggugat Presiden Jokowi
Sumber :
  • Antara/Hafidz Mubarak A

Jakarta, tvOnenews.com - Ulama Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan mengajukan gugatan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) ganti rugi Rp5.246,75 triliun baru-baru ini.

Gugatan berasal dari Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan berbentuk perdata ditujukan terhadap Presiden Jokowi langsung mendapat respons dari istana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Staf khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono menyampaikan gugatan yang diajukan Habib Rizieq dkk dalam bentuk menyampaikan hak mereka sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

"Tentu merupakan hak bagi setiap warga negara untuk mengajukan upaya hukum," ungkap Dini dalam keterangannya dikutip, Sabtu (5/10/2024).

Namun, Dini mengingatkan gugatan yang diajukan seperti dilayangkan oleh Habib Rizieq dan kawan-kawan harus memiliki landasan hukum.

"Sebaiknya setiap upaya hukum dilakukan dengan serius dan bertanggung jawab," tuturnya.

Ia memahami penggugat memiliki tujuan dan alasan mengenai mengajukan gugatan terhadap Presiden Jokowi.

Meski demikian, mereka wajib menyertakan pembuktian yang kuat saat menggugat tergugatnya.

"Prinsip hukum ini harus selalu di ke depankan," tegasnya.

Staf khusus Presiden Bidang Hukum itu menuturkan bahwa upaya hukum memang menjadi pembuktian dalam proses menangani sebuah kasus dan hal lainnya.

Ia mengimbau agar hukum di Indonesia tidak disalahgunakan demi kepentingan pribadi atau kelompok yang memicu perpecahan dan perselisihan.

"Jangan menggunakan upaya hukum yang disediakan oleh konstitusi secara semena-mena hanya untuk sekadar mencari sensasi atau tujuan provokasi," jelasnya.

Menurutnya, Presiden Jokowi yang telah mengarungi pemerintahan Indonesia selama 10 tahun pastinya mempunyai kekurangan dan kelebihan.

Ia menyampaikan bahwa, Presiden Jokowi tetap mengharapkan penilaian yang dilontarkan oleh masyarakat Indonesia yang masa jabatannya akan berakhir.

Dini menyebut istana tidak ingin menanggapi secara detail perihal gugatan dilayangkan oleh Habib Rizieq dan kawan-kawan selama belum keluarnya keputusan dari pengadilan.

"Istana tidak bisa memberikan tanggapan lebih jauh karena gugatan dilayangkan ke PN," terangnya.

"Ini mungkin nanti kita lihat bagaimana perkembangannya agar lebih jelas apakah gugatan ini ditujukan kepada Pak Jokowi sebagai Presiden atau sebagai pribadi," tandasnya.

Sebelumnya, penggugat mengenai gugatan menjadikan Presiden Jokowi sebagai tergugat di antaranya Moh Rizieq, Eko Santjojo, Munarman, Edy Mulyadi, Nursalim, Soenarko, dan Marwan Batubara.

tvonenews

Dipantau tvOnenews.com melalui laman SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Sabtu, gugatan dilayangkan Habib Rizieq dkk telah teregister nomor perkara 661/Pdt.G/2024/PN Jkt.Pst.

Mereka melayangkan gugatan terkait perkara tersebut terdaftar sejak 30 September 2024 memiliki tiga poin penting.

Poin petitum pertama meliputi menerima dan menyetujui gugatan dari penggugat untuk seluruhnya.

Poin petitum kedua menyatakan Presiden Jokowi sebagai terguga berbuat pelanggaran hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poin petitum ketiga kerugian materiil Rp5.246,75 triliun harus disetor tergugat kepada kas negara.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT