GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kiai Bepengaruh ini Tidak Mau Berkubu, Pilih Pro KH Imaduddin dan Ba'alawi, Sebut Datang karena NU

Waketum PBNU, Kiai Haji Zulfa Mustofa menuturkan bahwa NU bersikap netral dan tidak ingin berkubu terkait polemik antara KH Imaduddin dan kelompok Ba'alawi.
Selasa, 8 Oktober 2024 - 16:10 WIB
Waketum PBNU, KH Zulfa Mustofa
Sumber :
  • PBNU

Jakarta, tvOnenews.com - Kiai Haji Zulfa Mustofa berasal dari Nahdlatul Ulama (NU) membicarakan tentang soal kelompok antara KH Imaduddin Utsman al-Bantani dan Ba'alawi.

Kiai yang menjabat Waketum PBNU itu menuturkan bahwa polemik nasab Ba'alawi dibahas oleh KH Imaduddin Utsman al-Bantani kerap kali menjadi sorotan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiai dari NU itu menyoroti mengingat polemik tersebut bermula ketika KH Imaduddin membuat tesis tentang nasab Ba'alawi di Indonesia.

Namun, KH Zulfa Mustofa menyebutkan berkaca dari polemik tersebut bahwa kasih sayang sesama umat menjadi langka.

"Sekarang ini yang langka itu rahmah," ungkap KH Zulfa Mustofa saat ceramah di Haul Kyai Hamid Pasuruan dikutip dari unggahan Instagram @ngertiagama, Selasa (8/10/2024).

tvonenews

Pria yang menjabat menjadi pengurus di PBNU itu menuturkan bahwa kehidupan sekarang harus memilih keputusan yang sangat sulit.

Misalnya ada beberapa kelompok memperlihatkan polemik yang dialami mereka maka orang lain harus memilih kebenaran di antara salah satunya.

Ia pun menuturkan polemik yang terjadi terkait pro dan kontra nasab Ba'alawi menjadi pilihan tersulit bagi umat Muslim di Indonesia.

"Dunia ini sekarang kita kok seakan-akan hidup harus hitam putih, Anda pro sana atau pro sini?," tanya dia.

Ia menjelaskan jika dirinya menghadiri acara yang diadakan tokoh habaib maka akan mendapat perspektif dari masyarakat menonjol memihak kepada kubu Ba'alawi.

"Saya ini sekarang duduk jejeran Habib Jindan itu pasti diframe di media sosial pro Ba'alawi," terangnya.

Sebaliknya, jika ia menghadiri atau berkumpul dalam acara yang diadakan oleh kubu KH Imaduddin akan dianggap pro kelompok tersebut.

"Besok, saya kumpul sama kang Imad itu tetangga saya di Banten, lalu kemudian pro Kiai Imad," imbuhnya.

Ia merasa heran terkait perspektif masyarakat yang cepat memutuskan mengambil kesimpulan pendapat terhadap pilihan mereka bergabung antara suatu kelompok.

Menurutnya, hal tersebut tidak penting dalam mengurusi perbedaan berkelompok karena dirinya memegang prinsip berpegang teguh untuk menerapkan kasih sayang.

Terutama bagi dia menumbuhkan kasih sayang dan kelembutan hati sesama umat bagian bentuk rahmat yang didapatkan oleh umat Muslim di Indonesia.

"Loh kok kenapa kita harus begitu? Kenapa kita tidak punya rahmat lil alawiyyin wa rahmatan wi jawiyyin, betul atau tidak? Tidak usah di hadap-hadapkan," jelasnya.

Ia berpendapat bahwa perbedaan hanya menimbulkan perpecahan yang dapat mengganggu kekompakan dan toleransi sesama umat Muslim.

"Makanya saya katakan saya ini pengurus PBNU, kalau saya diundang acara habaib saya datang pak," tuturnya.

"Saya diundang misalnya oleh teman-temannya Kiai Imad, saya datang," sambungnya.

KH Zulfa menegaskan bahwa dirinya datang untuk membuktikan bahwa NU tidak berkubu dan menunjukkan sikap netral terkait polemik tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena Nahdlatul Ulama datang mewujudkan makna wama arsalnaka illa rahmatan lilalamin," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.
HUT Ke-24, AMPG Teken MoU dengan Pemuda UMNO Malaysia

HUT Ke-24, AMPG Teken MoU dengan Pemuda UMNO Malaysia

Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pergerakan Pemuda UMNO Malaysia hingga menggelar tasyakuran dan doa bersama dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-24 di DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United akhirnya berhasil bangkit dari tren negatif setelah menaklukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-0 pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (14/2/2026).
Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Sidang permohonan praperadilan dan eksepsi terdakwa Delpedro dan kawan-kawan menjadi sorotan publik usai ditolak oleh majelis hakim pada 8 Januari 2026 lalu.
Hasil Super League: Persebaya Terhenti! Bhayangkara Naik Klasemen Seusai Menang Dramatis

Hasil Super League: Persebaya Terhenti! Bhayangkara Naik Klasemen Seusai Menang Dramatis

Persebaya Surabaya harus mengakhiri catatan impresif 13 laga tanpa kekalahan setelah tumbang 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-21 Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam WIB.
Bintang Muda Futsal Indonesia Dibidik Klub Spanyol! Israr Megantara Siap Go Abroad

Bintang Muda Futsal Indonesia Dibidik Klub Spanyol! Israr Megantara Siap Go Abroad

Pivot Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara mengungkap hasrat besarnya untuk berkarier di luar negeri.

Trending

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Sidang permohonan praperadilan dan eksepsi terdakwa Delpedro dan kawan-kawan menjadi sorotan publik usai ditolak oleh majelis hakim pada 8 Januari 2026 lalu.
Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Hidupkan Kompetisi Akar Rumput Antar Sekolah, SMAN 4 Bandung Juara Ladang Selatan Football Championship 2026

Hidupkan Kompetisi Akar Rumput Antar Sekolah, SMAN 4 Bandung Juara Ladang Selatan Football Championship 2026

Turnamen ini diakhiri dengan SMAN 4 Bandung keluar sebagai yang terbaik dari 16 peserta SMA di Bandung Raya. SMAN 4 berhasil menaklukkan SMA Pasundan 3 Bandung di Stadion Siliwangi, Sabtu (15/2/2026). 
Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United akhirnya berhasil bangkit dari tren negatif setelah menaklukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-0 pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (14/2/2026).
HUT Ke-24, AMPG Teken MoU dengan Pemuda UMNO Malaysia

HUT Ke-24, AMPG Teken MoU dengan Pemuda UMNO Malaysia

Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pergerakan Pemuda UMNO Malaysia hingga menggelar tasyakuran dan doa bersama dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-24 di DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT