News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menilik Fakta Pemain Bahrain Selalu Drama Guling-guling FC Kontra Timnas Indonesia, Padahal Kebanyakan Muslim

Fakta lengkap menarik dari laga Bahrain versus Timnas Indonesia, Kamis (10/10/2024). Pemain Bahrain memperlihatkan julukan guling-guling FC. Mari simak di sini.
Jumat, 11 Oktober 2024 - 15:32 WIB
Pemain Bahrain berduel dengan penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Pemain Bahrain yang melawan Timnas Indonesia kebanyakan menganut agama Islam.

Pelatih Bahrain Dragan Talajic memperlihatkan dirinya memasang seluruh pemain yang berstatus sebagai Muslim kontra Timnas Indonesia di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis (10/10/2024), Kick Off pukul 23.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, para pemain Bahrain kembali menunjukkan khas Timur Tengah yang disorot netizen Indonesia ketika melawan Timnas Indonesia.

Ali Madan dan kawan-kawan menunjukkan drama yang telah dikenal sebagai Guling-guling FC dalam pertandingan ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Julukan Guling-guling FC tersebut mengacu pada pemain Bahrain ketika Malik Risaldi berduel dengan Waleed Al Hayam.


Skuad Bahrain menghadang pemain Timnas Indonesia. (AFC)

Pasalnya, mereka berdua melakukan duel udara sebelum saling bertubrukan.

Hal itu membuat Malik Risaldi harus merasakan pendarahan dan kepalanya pun dibalut dengan perban.

Sedangkan Waleed Al Hayam juga ikut terbaring setelah ditubruk Malik Risaldi.

Dari momen tersebut membuat pemain Bahrain mulai memperlihatkan sikap tidak sportivitasnya kerap kali berguling-guling saat tidak mampu berduel dengan skuad garang Garuda.

Tak hanya itu, beberapa pemain Bahrain diduga sengaja menunda jalan pertandingan sejak Mohamed Marhoon mencetak gol ke gawang Maarten Paes.

Namun, drama berasal dari Bahrain tidak digubris oleh wasit asal Oman, Ahmed Abu Bakar Al Kaf alias Ahmed Al Kaf.

Wasit Ahmed Al Kaf membiarkan jalan pertandingan sampai menit 90+8 hingga 90+10 dari tambahan waktu yang telah ditentukan sebanyak 90+6.

Sontak, hasil seri pertandingan Bahrain melawan Timnas Indonesia membuat sejumlah akun resmi baik AFC, FIFA hingga Piala Dunia menjadi target amarah netizen Indonesia.

"Kebiasaan orang Timur drama mulu gulingan dikit-dikit jatuh," ujar @xsmxxx.

"Aduh masa kalah sama pemain Indonesia, sekali disenggol terkapar," tutur @askxxx.

Kemudian, kebanyakan mereka menyoroti wasit Ahmed Al Kaf dinilai tidak menjunjung nilai sportivitas dalam laga krusial tersebut.

"Mafia wasit AFC dan federasi yang tidak berkualitas," kata @vicxxx.

"Maklum wasitnya ditonton Pangeran Bahrain udah diliatin terus dari menit awal makanya takut gak dikasih du*t," kesal @aguxxx.

Fakta Menarik Sepak Bola Penuh Drama hingga Guling-guling FC

Ada banyak beberapa hal menjadi pembahasan dalam permainan sepak bola berkaca dari laga Timnas Indonesia kontra Bahrain.

Salah satu pembahasan mengenai guling-guling FC sebagai ciri khas para pemain dari Timur Tengah saat bermain sepak bola.

Dikutip tvOnenews.com melalui Quora, Jumat (11/10/2024), ada beberapa yang membuat sepak bola dipenuhi drama berlebihan.

Alasan pertama meliputi taruhan tinggi menunjukkan pertandingan dalam sepak bola memiliki sifat konsekuensi yang harus dijalani para pemainnya.

Misalnya hal yang mengacu pada sifat finansial mempengaruhi dalam memenuhi pekerjaan mereka dalam bermain atau memajukan tim sepak bola.

Kemudian, hal berikut mengacu pada reputasi yang dapat memperburuk atau membanggakan sikap nasionalisme.

Dari taruhan tinggi menciptakan tekanan para pemain kerap kali menunjukkan situasi yang terlalu dilebihkan agar meraup keuntungan melalui dramanya.

Alasan kedua mengacu pada subjektivitas wasit yang memiliki peran besar dalam jalannya pertandingan selama 45+2 menit.

Para pemain berusaha melebihkan gaya atau mencari perhatian agar keputusan wasit memihak mereka dengan cara memberikan pelanggaran atau penalti kepada pihak lawan.

Alasan ketiga berdasarkan faktor budaya sebagai ciri khas dalam sepak bola untuk mewujudkan persepsi dengan kalimat "bermain cerdas".

Permainan cerdas ini meliputi taktik melakukan simulasi atau sengaja terlihat cedera. Hal itu membuat pemain menunjukkan siklus sedang mengalami tekanan.

Alasan ketiga mengacu pada pengaruh media sangat membantu drama semakin diperkuat karena mendapat pengawasan secara intens berasal dari media dan pecinta sepak bola.

Mereka dapat mendorong permainannya di depan kamera yang akan disorot dalam media setelah tindakannya bisa dilihat melalui pemutaran ulang, analisa, serta diskusi yang signifikan.

Alasan keempat mengacu pada faktor psikologis di mana pemain bisa memperkuat pelanggaran yang diciptakan dengan cara membentuk perlindungan diri dari pemain lawan kerap membahayakan mereka.

Hal ini sangat berguna sebagai cara mengganggu momentum dari tim lawan yang sedang menggempur pihaknya dan faktor ini pun bisa memunculkan budaya hiasan.

tvonenews

Alasan kelima meliputi permainan taktis. Biasanya sejumlah tim sepak bola sudah menerapkan cara pelanggaran taktis dan berusaha terlihat cedera.

Bagi mereka yang memperlihatkan cedera saat bermain sepak bola di atas lapangan hijau berdampak besar agar alur permainan semakin terganggu.

Mereka pun memanfaatkan momentum tersebut agar kembali membentuk strategi baru melalui cara pelanggaran taktis.

Namun, dalam sepak bola jika mengacu pada budaya guling-guling FC sudah menjadi hal lumrah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, kegunaan Video Assistant Referee (VAR) sangat membantu meminimalisir budaya guling-guling FC dan kecurangan lainnya dalam pertandingan sepak bola.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertama di Indonesia, Gubernur KDM Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Pertama di Indonesia, Gubernur KDM Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan pabrik alat berat LMMI di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill (KAIH), Karawang, Selasa (22/7/2026).
Benahi Transportasi Jabar, Gubernur KDM Evaluasi Angkot Tua dan Buka Kembali Bandara Husein

Benahi Transportasi Jabar, Gubernur KDM Evaluasi Angkot Tua dan Buka Kembali Bandara Husein

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan segera mengevaluasi operasional angkutan kota (angkot) yang dinilai sudah tidak layak jalan.
Simak 4 Cara Mendiagnosis Pneumonia, Sebanyak 617 Kasus Ditemukan di Jombang

Simak 4 Cara Mendiagnosis Pneumonia, Sebanyak 617 Kasus Ditemukan di Jombang

Dengan kondisi ini, kita perlu mewaspadai penyakit pneumonia. Terutama bagi warga Jawa Tengah, khususnya daerah Jombang. Ini cara mengetahui seseorang sakit
5 Fakta Terbaru Sarwendah Pindah Rumah, Pihak Ruben Onsu Pertanyakan Niat Mengabari

5 Fakta Terbaru Sarwendah Pindah Rumah, Pihak Ruben Onsu Pertanyakan Niat Mengabari

Sarwendah Pindah Rumah jadi sorotan. Simak 5 fakta terbaru, mulai dari alasan demi anak hingga respons pihak Ruben Onsu soal pemberitahuan alamat baru.
Viral Penumpang Travel Cilegon-Bekasi Disebut Ganggu Orang Lain Gegara Sibuk Live TikTok, Warganet Justru Soroti Hal ini

Viral Penumpang Travel Cilegon-Bekasi Disebut Ganggu Orang Lain Gegara Sibuk Live TikTok, Warganet Justru Soroti Hal ini

Sebuah video viral memperlihatkan perempuan sibuk siaran langsung (live) TikTok sehingga ganggu kenyamanan penumpang lain di mobil travel rute Cilegon-Bekasi.
Didampingi KPK, Riau Petroleum Klaim Laba Naik Rp157,46 Miliar dari Pengelolaan PI Migas

Didampingi KPK, Riau Petroleum Klaim Laba Naik Rp157,46 Miliar dari Pengelolaan PI Migas

PT Riau Petroleum mencatat peningkatan laba melalui sejumlah anak usahanya yang mengelola Participating Interest (PI) di sejumlah wilayah kerja minyak dan gas bumi. Peningkatan tersebut disebut mencapai Rp157,46 miliar dibandingkan kondisi sebelum adanya dukungan Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta penguatan tata kelola perusahaan.

Trending

Viral Oknum Guru PNS Diduga Bawa Murid SD agar Disodomi Suami, Warga Desak Polisi Hukum Pelaku

Viral Oknum Guru PNS Diduga Bawa Murid SD agar Disodomi Suami, Warga Desak Polisi Hukum Pelaku

Sebuah video memperlihatkan seorang oknum guru PNS perempuan diamuk warga di Tanjungbalai viral. Ia diduga menyerahkan murid SD laki-laki agar disodomi suami.
Ramalan Zodiak 24 Juli 2026: Scorpio Paling Hoki, Aquarius Sadari Peluang

Ramalan Zodiak 24 Juli 2026: Scorpio Paling Hoki, Aquarius Sadari Peluang

Ramalan zodiak keuangan 24 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Scorpio paling hoki dan Aquarius diminta sadari peluang di Jumat penuh berkah ini
Viral Seorang Guru Diduga Tega Melecehkan Murid, Ibu Guru Masih Berseragam Membawa Korban ke Rumah Berujung Diamuk Massa

Viral Seorang Guru Diduga Tega Melecehkan Murid, Ibu Guru Masih Berseragam Membawa Korban ke Rumah Berujung Diamuk Massa

Berita dibuat karena melihat fenomena di media sosial dan masih menunggu respons dari pihak terkait. Video viral terjadi di Kecamatan Teluk Nibung, Tanjungbalai
Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir menyebut kesuksesan Timnas Indonesia Putri sebagai bukti nyata perkembangan sepak bola putri berada di jalur yang tepat.
3 Shio yang Tiba-tiba Dibanjiri Rezeki pada 24 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-tiba Dibanjiri Rezeki pada 24 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang tiba-tiba dibanjiri rezeki pada 24 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat besok, siapa yang paling beruntung?
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia vs Korea di Friendly Match Hari Ini: Menanti Kehadiran Megawati Hangestri

Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia vs Korea di Friendly Match Hari Ini: Menanti Kehadiran Megawati Hangestri

Timnas Voli Putri Indonesia akan kembali unjuk gigi, kali ini akan berhadapan dengan Korea Selatan di ajang bertajuk International Women Volleyball Friendly Match 2026.
Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Kikis Kepercayaan Publik Terhadap Kejaksaan

Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Kikis Kepercayaan Publik Terhadap Kejaksaan

Dugaan kasus korupsi dan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah dinilai turut mengikis kepercayaan publik terhadap lembaga kejaksaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT