News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karhutla Kalimantan Ancam Orang Utan, Pakar IPB: Kepunahan Bisa Jadi Kenyataan

Karhutla di Kalimantan memperparah ancaman kepunahan orang utan. Pakar IPB Ronny Rachman Noor menyoroti kerusakan habitat hingga dampak asap.
Senin, 7 September 2026 - 20:30 WIB
Orang utan bernama Sempurna mati akibat asap karhutla di Kalimantan.
Sumber :
  • YIARI

Jakarta, tvOnenews.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan tak hanya berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup orang utan.

Pakar Genetika Ekologi IPB University, Prof Ronny Rachman Noor, menilai karhutla dapat menimbulkan dampak sistemik terhadap orang utan yang populasinya saat ini sudah berada dalam kondisi kritis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika kerusakan habitat dan ekosistem akibat karhutla tidak segera ditangani, ancaman kepunahan orang utan khas Indonesia dikhawatirkan bukan lagi sekadar kemungkinan, tetapi dapat menjadi kenyataan.

Ronny mengatakan orang utan saat ini masuk dalam kelompok satwa liar Critically Endangered. Kondisi tersebut terjadi karena populasinya terus mengalami penurunan akibat berbagai tekanan terhadap habitat dan ekosistem.

"Saat ini orang utan dikategorikan dalam kelompok satwa liar Critically Endangered karena populasinya terus menurun akibat kerusakan habitat dan ekosistem sebagai dampak deforestasi, kebakaran hutan, serta perburuan liar," tutur Ronny, dikutip dari laman IPB University, Senin (7/9/2026).

Populasi Orang Utan Terus Tertekan

Ronny membeberkan jumlah populasi orang utan yang tersisa saat ini. Untuk orang utan Tapanuli, populasinya diperkirakan hanya sekitar 716-800 ekor.

Sementara itu, populasi orang utan di Kalimantan disebut tersisa sekitar 104.700 ekor.

Karhutla kemudian menjadi salah satu tekanan tambahan terhadap populasi yang sudah berada dalam kondisi kritis tersebut. Kebakaran hutan membuat habitat orang utan rusak dan menghilangkan sumber pakan yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup.

Kondisi tersebut dapat membuat orang utan terpaksa meninggalkan habitatnya dan bergerak mendekati permukiman warga.

Pergerakan orang utan ke wilayah yang lebih dekat dengan manusia kemudian meningkatkan risiko terjadinya konflik antara satwa dan manusia.

"Tentunya akan meningkatkan risiko konflik dengan manusia. Konflik ini ke depannya diprediksi akan menambah tekanan pada populasi orang utan yang sudah sangat sedikit," ungkap Ronny.

Asap Karhutla Juga Ancam Kesehatan Orang Utan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ancaman karhutla terhadap orang utan tidak hanya terjadi karena hilangnya hutan sebagai tempat tinggal. Asap yang dihasilkan dari kebakaran juga dapat membahayakan kesehatan satwa tersebut.

Ronny menjelaskan orang utan sangat sensitif terhadap polusi udara. Partikel mikroskopis PM2.5 yang terdapat dalam asap karhutla dapat masuk ke saluran pernapasan hingga mencapai alveolus paru-paru.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akhirnya Ratusan Mahasiswa Papua Jadi Calon Penerima Beasiswa 2026, Gebrakan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Akhirnya Ratusan Mahasiswa Papua Jadi Calon Penerima Beasiswa 2026, Gebrakan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Sebanyak 120 mahasiswa asal Papua di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi terpilih masuk daftar sebagai calon penerima program bantuan beasiswa periode 2026.
Pengemudi Mobil Listrik yang Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba

Pengemudi Mobil Listrik yang Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba

Driver mobil listrik kini ditahan dan jalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Ia diperiksa polisi untuk mengetahui penyebab kecelakaan di Blok M.
Jangan Asal Isi Radiator Mobil Pakai Air Biasa atau Air AC, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Jebol

Jangan Asal Isi Radiator Mobil Pakai Air Biasa atau Air AC, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Jebol

Air biasa dan air buangan AC kerap digunakan untuk mengisi radiator mobil. Padahal, keduanya berisiko menimbulkan korosi hingga mengganggu pendinginan mesin.
Cetak 28 Gol dalam 8 Laga, ASIOP Sempurnakan Perjalanan di Piala Soeratin U-13 2026 dengan Gelar Juara

Cetak 28 Gol dalam 8 Laga, ASIOP Sempurnakan Perjalanan di Piala Soeratin U-13 2026 dengan Gelar Juara

ASIOP berhasil mengukir prestasi dengan menjuarai Piala Soeratin 2026 kategori U-13. Mereka menaklukkan Persebaya melalui babak adu penalti, Sabtu (24/10/2026).
Prediksi Skor Al Kholood vs Al Ettifaq di Liga Pro Saudi 2026/2027, Duel Ketat Papan Tengah

Prediksi Skor Al Kholood vs Al Ettifaq di Liga Pro Saudi 2026/2027, Duel Ketat Papan Tengah

Berdasarkan analisis platform Transfermarkt, prediksi skor untuk pertandingan antara Al Kholood dan Al Ettifaq mengarah pada hasil imbang.
Kabar Baik dan Buruk Persib Jelang Lawan Garudayaksa FC, Beckham dan Ragnar Siap tapi Teja Paku Alam Absen

Kabar Baik dan Buruk Persib Jelang Lawan Garudayaksa FC, Beckham dan Ragnar Siap tapi Teja Paku Alam Absen

Persib Bandung mendapat kabar baik jelang menghadapi Garudayaksa FC. Beckham Putra dan Ragnar Oratmangoen siap bermain, tetapi Teja Paku Alam dipastikan absen.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Rekan Kerja Bongkar Keseharian Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung, Biasanya Layani Praktik Siang Hari

Rekan Kerja Bongkar Keseharian Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung, Biasanya Layani Praktik Siang Hari

Rekan kerja membongkar keseharian dokter yang diduga mencabuli anak kandung di Bandung. Dia mengaku tidak mengetahui persoalan yang sedang dihadapi IS secara pasti.
Profil dan Rekam Jejak Markus Pall Ellertsson, Striker 15 Gol yang Disebut Masuk Radar Timnas Indonesia

Profil dan Rekam Jejak Markus Pall Ellertsson, Striker 15 Gol yang Disebut Masuk Radar Timnas Indonesia

Markús Páll Ellertsson, adik pemain Genoa berdarah Indonesia, disebut masuk radar Timnas Indonesia. Ini profil, rekam jejak, dan catatan 15 golnya di Islandia.
Proyek Strategis Nasional Pulau Wetar Dapat Dukungan Menteri Perindustrian

Proyek Strategis Nasional Pulau Wetar Dapat Dukungan Menteri Perindustrian

Proyek hilirisasi tembaga dan mangan di Pulau Wetar didorong menjadi PSN. Rencana investasi USD42,7 miliar itu mencakup smelter hingga pelabuhan internasional.
Cetak 28 Gol dalam 8 Laga, ASIOP Sempurnakan Perjalanan di Piala Soeratin U-13 2026 dengan Gelar Juara

Cetak 28 Gol dalam 8 Laga, ASIOP Sempurnakan Perjalanan di Piala Soeratin U-13 2026 dengan Gelar Juara

ASIOP berhasil mengukir prestasi dengan menjuarai Piala Soeratin 2026 kategori U-13. Mereka menaklukkan Persebaya melalui babak adu penalti, Sabtu (24/10/2026).
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Selengkapnya

Viral