Cuma Rutinkan Dua Amalan Sunnah ini Langsung Dikepung Pahala, Syekh Ali Jaber Sebut Rasulullah SAW Tak Pernah Lupa
- Dok. tvOneNews
"Apa pun keadaannya, sehat, sakit, musafir, mungkin perjalanan jauh, sedang perang," jelasnya.
"Dalam kondisi apapun tidak pernah meninggalkan dua sunnah," tambah dia.
Lantas, apa dua amalan sunnah yang selalu diingat oleh Rasulullah SAW bahkan tidak pernah meninggalkan pelaksanaannya?
Almarhum Syekh Ali Jaber membocorkan dua amalan sunnah tersebut dikerjakan pada waktu malam hari dan fajar shadiq.
"Yang pertama sunah Witir, kedua sunah qabliyah Subuh," tandasnya.
Dari Ibnu 'Umar dan Hafshoh meriwayatkan hadits kebiasaan Rasulullah SAW rutin shalat qabliyah Subuh, ini bunyinya:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنَ الأَذَانِ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلاَةُ
Artinya: "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu diam antara adzannya muadzin hingga shalat Shubuh. Sebelum shalat Shubuh dimulai, beliau dahului dengan dua rakaat ringan." (HR. Bukhari Nomor 618 & Muslim Nomor 723)
Adapun keutamaan shalat Witir dari Abu Hurairah RA menjadi amalan sunnah Rasulullah SAW, ia berkata:
"Kekasihku Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang tidak akan aku tinggalkan hingga aku wafat; berpuasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha dan tidur setelah shalat Witir."
Wallahu A'lam Bishawab.
(hap)
Load more