News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Hati-hati saat Suka Tunda Mengubur Jenazah, Ustaz Abdul Somad Ungkap Dampaknya akan Ada ini

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan dampak menunda mengubur jenazah orang meninggal dunia. UAS memahami penundaan disebabkan beberapa hal. Mari simak di sini!
Jumat, 25 Oktober 2024 - 14:27 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS) jelaskan dampak tunda mengubur jenazah
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official & iStockPhoto

tvOnenews.com - Ustaz Abdul Somad menyoroti sikap orang-orang yang kerap kali tunda mengubur jenazah.

Ustaz Abdul Somad memahami proses penundaan mengubur jenazah terjadi disebabkan beberapa hal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Abdul Somad (UAS) mengingatkan ada dampak yang terjadi dari penundaan mengubur jenazah orang meninggal dunia.

"Tolong mandikan, kuburkan, cepat-cepat, jangan ditunda," ungkap UAS dikutip dari kanal YouTube SUPIR USTADZ, Sabtu (25/10/2024).

Lanjut, UAS menjelaskan proses mula setiap manusia diciptakan oleh Allah SWT. Ia menuturkan bahwa manusia berasal dari bentuk air selama 40 hari.

Ilustrasi penundaan mengubur jenazah
Ilustrasi penundaan mengubur jenazah
Sumber :
  • Istockphoto

 

"Berubah 40 hari dalam bentuk darah. Berubah 40 hari dalam bentuk daging, air 40 hari, darah 40 hari, daging 40 hari. Barulah ditiupkan roh," jelasnya.

Saat manusia lahir, penceramah kondang asal Sumatera itu menuturkan bahwa malaikat dikirim oleh Allah SWT. Mereka mendapat tugas membawa roh yang berasal dari alam arwah agar dimasukkan ke alam rahim ibunya.

"Dia pun lahir ke atas dunia pindah ke alam yang ketiga namanya alam dunia. Jadilah makhluk yang diciptakan Allah SWT tadi, akhirnya di dalam badan kita ini betul-betul ada roh dan jasad," tuturnya.

Sebagaimana manusia hadir karena dijadikan khalifah di bumi. Itu telah menjadi janji Allah SWT kepada hamba-Nya.

Surat Al Baqarah Ayat 30 menjadi dalil Al Quran rencana Nabi Adam AS sebagai khalifah di Bumi, Allah SWT berfirman:

وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَالُوْٓا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

Artinya: "(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah13) di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (QS. Al Baqarah, 2:30)

Kemudian, UAS menerangkan setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT. Mereka telah menyelesaikan takdir kehidupannya sesuai yang direncanakan dalam Lauhulmahfuz.

Dari dalil Al Quran melalui Surat Al Baqarah Ayat 28 menjelaskan peringatan tentang kematian, Allah SWT berfirman:

كَيْفَ تَكْفُرُوْنَ بِاللّٰهِ وَكُنْتُمْ اَمْوَاتًا فَاَحْيَاكُمْۚ ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ ثُمَّ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ

Artinya: "Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia akan mematikan kamu, Dia akan menghidupkan kamu kembali, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan?." (QS. Al Baqarah, 2:28)

Pendakwah usia 47 tahun itu pun membahas penundaan jenazah orang meninggal dunia dikuburkan lebih lama. Biasanya pemakaman belum terjadi jika sanak keluarga yang jauh belum kunjung datang.

Selain sanak keluarga, penundaan pemakaman jenazah juga menjadi kebutuhan kepentingan otopsi. Kepentingan riset menggunakan metode identifikasi penyebab kematian memang sangat penting.

tvonenews

Namun, Islam menganjurkan proses pemakaman jenazah dipercepat oleh pihak-pihak yang mengurus mayatnya. Meski semua tujuan tersebut sangat baik.

"Karena jika sudah sehari semalam maka keluarlah cairan dari dalam badan dan membusuk," terangnya.

UAS mengatakan mayat yang diberikan formalin agar jasadnya awet untuk kebutuhan otopsi dan identifikasi kematian. Itu juga membantu penundaan proses pemakamannya.

Meski begitu, ia menyatakan mayat yang diberikan formalin akan mengeluarkan cairan yang baunya sangat busuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dulu sebelum ada formalin disiram pakai teh dan kopi banyak-banyak, agar cairan yang jatuh dari tubuh menetes di kopi dan baunya tidak busuk lagi," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT