GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daging Ayam Potong yang Dibeli di Pasar Memangnya Halal? Ustaz Adi Hidayat Bilang Dalam Islam Ada yang Namanya...

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hukum membeli daging ayam potong jika ada keraguan soal halal atau haramnya. Bahwa dalam Islam, sesuatu yang meragukan (syubhat)
Rabu, 30 Oktober 2024 - 15:08 WIB
Hukum Membeli Daging Ayam Potong di Pasar
Sumber :
  • YouTube Ustaz Adi Hidayat / istockphoto

tvOnenews.com - Dalam Islam, daging ayam termasuk dalam jenis makanan halal yang banyak dikonsumsi umat Muslim selain daging sapi dan kambing. 

Daging ayam dipilih karena mudah diperoleh, harganya relatif terjangkau, dan memiliki kandungan gizi yang baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, dalam aspek kehalalan, umat Muslim diingatkan untuk berhati-hati saat membeli dan mengonsumsi daging ayam, terutama terkait dengan proses penyembelihannya. 

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa meskipun ayam adalah hewan yang halal, proses penyembelihan tetap harus dilakukan sesuai syariat Islam agar status kehalalannya terjaga. 

Dalam ceramah yang disampaikan di kanal YouTube Ceramah Anda, Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan mengenai hukum mengonsumsi daging ayam yang dibeli di pasar dan bagaimana memastikan kehalalannya.

Pada ceramah tersebut, seorang jamaah bertanya, “Saya mendengar ceramah seorang Ustaz yang mantan misionaris, dan dia sering ceramah tentang makanan yang halal menjadi haram. Contoh daging ayam dan dendeng. Pertanyaannya, Pak Ustaz, bagaimana hukumnya dengan daging ayam yang dibeli di pasar sementara kita tidak tahu ayam itu disembelih atau tidak? Kalaupun disembelih, kita tidak tahu menyembelihnya menyebut asma Allah atau tidak,” tanyanya.

Menanggapi pertanyaan ini, Ustaz Adi Hidayat merujuk pada sebuah hadist Nabi SAW yang menyebutkan bahwa yang halal itu jelas, dan yang haram pun jelas.

Sementara di antara keduanya ada yang syubhat (meragukan). Ia menerangkan, “Baik, ayam halal atau haram? Sifat ayam jelas halal. Babi halal atau haram? Haram, sifat babi jelas haramnya. Mustahil ada orang makan babi kalau dia beriman, karena jelas keharamannya,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Namun, dalam konteks ayam, ia menjelaskan bahwa kehalalan baru terpenuhi jika ayam tersebut disembelih dengan menyebut nama Allah. 

Hukum Membeli Daging Ayam Potong di Pasar
Hukum Membeli Daging Ayam Potong di Pasar
Sumber :
  • Istockphoto

 

Jika tidak ada kejelasan apakah ayam tersebut disembelih sesuai syariat, maka daging tersebut masuk ke dalam kategori syubhat. 

“Misal, ayam apa hukumnya? Halal. Halal itu kapan disebut halal, ketika disembelih dengan menyebut nama Allah di dalamnya,” jelasnya.

Ustaz Adi Hidayat menambahkan bahwa dalam Islam, sesuatu yang meragukan (syubhat) sebaiknya dihindari hingga kita menemukan kejelasan mengenai statusnya. 

Cara memastikan kehalalan daging ayam adalah dengan menanyakannya langsung kepada penjual atau penyedia daging. 

Jika penjual dapat memberikan jawaban yang meyakinkan bahwa ayam disembelih dengan menyebut asma Allah, maka daging tersebut bisa dikonsumsi. 

“Di rumus hadist tadi bukan ditinggalkan dulu, kalau antum ragu tanya dulu, jangan langsung ditinggalkan,” tambahnya. 

Ia juga mengingatkan bahwa meninggalkan suatu makanan yang syubhat tanpa terlebih dahulu mencari kejelasan bisa menyebabkan ketidakjelasan status hukumnya. 

“Misal, Pak saat disembelih ini menyebut asma Allah atau tidak? Oh saya sebut, Insya Allah halal. Lancar antum,” jelas Ustaz Adi. 

Namun, jika jawabannya tidak meyakinkan, atau misalnya penjagal lupa menyebut asma Allah, maka dalam kasus seperti itu lebih baik daging tersebut ditinggalkan untuk menghindari kemungkinan terjebak dalam hal yang haram.

Dari segi hukum Islam, penyembelihan hewan harus memenuhi syarat utama, yaitu hewan tersebut disembelih oleh seorang Muslim atau Ahli Kitab, dan penyembelihan dilakukan dengan menyebut nama Allah. 

Jika penyembelihan dilakukan oleh non-Muslim dan bukan Ahli Kitab, atau tanpa menyebut asma Allah, maka daging tersebut menjadi haram. 

Inilah sebabnya, penting bagi umat Muslim untuk memastikan kehalalan daging ayam yang mereka konsumsi, terlebih daging ayam potong yang diperoleh di pasar-pasar umum. 

Ustaz Adi Hidayat berpesan kepada umat Muslim agar selalu berhati-hati dan tidak terburu-buru mengonsumsi daging yang statusnya meragukan. 

"Kalau ingin lebih tenang, cari tahu dari mana daging tersebut didapat, tanyakan langsung kepada penjual atau lihat apakah ada label halal yang terpercaya,” pungkasnya. 

Jika kejelasan tidak diperoleh, langkah terbaik adalah meninggalkan makanan tersebut demi menjaga kehalalan konsumsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahua'lam.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Bursa Transfer: Ipswich Town Bidik Bek Marseille, Posisi Elkan Baggott Semakin Terjepit di Skuad Liga Premier Musim Depan

Update Bursa Transfer: Ipswich Town Bidik Bek Marseille, Posisi Elkan Baggott Semakin Terjepit di Skuad Liga Premier Musim Depan

Ipswich Town yang sempat terdegradasi satu musim akhirnya akan kembali tampil di Liga Premier musim depan. Publik pun bertanya-tanya apakah ini menjadi waktu yang tepat bagi Elkan Baggott merasakan debutnya di kasta tertinggi Liga Inggris.
Tanggapi Kontroversi Film "Pesta Babi", Menko Yusril: Biarkan Masyarakat Menonton, lalu Gelar Diskusi dan Berdebat

Tanggapi Kontroversi Film "Pesta Babi", Menko Yusril: Biarkan Masyarakat Menonton, lalu Gelar Diskusi dan Berdebat

Kontroversi pemutaran film dokumenter berjudul Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita mendapat respons langsung dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik penilaian juri pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR RI di Kalbar tak hanya berimbas pada SMAN 1 Pontianak, tetapi juga menyeret SMAN 1 Teladan Yogyakarta
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah memfokuskan pembenahan sektor perikanan dari titik paling awal melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT