News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Patrich Wanggai? Mantan Pemain Timnas Indonesia Diam-diam Tancapkan Ritual Religius di Lapangan

Mantan pemain Timnas Indonesia Patrich Wanggai selalu menyematkan ritual berbasis religius saat bergulat di lapangan. Kegiatan ini bak sesembahan kepada Tuhan.
Senin, 11 November 2024 - 16:21 WIB
Mantan pemain Timnas Indonesia, Patrich Wanggai
Sumber :
  • Antara/Yudhi Mahatma

tvOnenews.com - Mantan pemain Timnas Indonesia Patrich Wanggai diam-diam tidak pernah lupa melakukan ritual secara religius dalam kariernya saat bermain sepak bola.

Sebagai pemain asal Papua, Patrich Wanggai pernah membela Timnas Indonesia pada 2011.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Patrich Wanggai bermain untuk Timnas Indonesia U23 pada ajang kompetisi tahun 2011.

Patrich Wanggi sukses membukukan lima gol untuk Timnas Indonesia pada ajang SEA Games 2011.

Pemain kelahiran dari Nabire ini pun menjadi pencetak gol kedua terbanyak saat bergulat di SEA Games 2011.

tvonenews

Kebetulan, Patrich Wanggai masuk dalam trio maut asal Papua, di antaranya Titus Bonai (Tibo) dan Oktovianus Maniani alias Okto Maniani.

Berdasarkan data dari Transfermarkt, Patrich Wanggai pernah mencetak satu gol saat Timnas Indonesia melawan Filipina. Pertandingan ini menjadi laga persahabatan.

Ia juga bermain penuh bersama Garuda saat kontra Filipina. Namun, setelah itu ia tidak bermain ketika menghadapi Korea Utara dan Yordania.

Pada 2013, ia juga bermain untuk Garuda saat menghadapi Filipina. Meski tidak mencetak gol dan hanya dipasang selama 15 menit.

Perihal kariernya, ia telah melanglang buana di berbagai ajang kompetisi. Bahkan, di Liga 1 bermain sebanyak 126 pertandingan.

Di Liga 1, Wanggai juga melesatkan bola sebanyak 37 gol dan 6 assist. Ia telah membukukan permainannya sekitar 8 ribu menit.

Di Liga 2, Wanggai bermain 15 pertandingan dengan torehan 1 gol dan 3 assist.

Adapun ajang kompetisi lainnya telah menorehkan 10 pertandingan dengan 4 gol.

Saat bersama Timnas Indonesia, ada keunikan yang diperlihatkan Patrich Wanggai. Ini berkaitan dengan trio Papua sebagai pemain mengerikan pada masanya.

Patrich Wanggai bersama Okto Maniani dan Tibo telahh mendekam dalam api misteri "yang ilahi".

Wanggai telah menggelutkan takzim kerap kali melakukan sujud syukur di atas lapangan.

Ia juga mengakui ada sentuhan "yang ilahi" yang tertanam saat bermain sepak bola. Makna ini sangat membantu dirinya tidak menyematkan dendam melainkan peningkatan kasih dari bejana ilahi.

Patrich Wanggai saat berseragam PSM Makassar
Patrich Wanggai saat berseragam PSM Makassar
Sumber :
  • Antara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Lagi-lagi di SEA Games 2011, Wanggai mendapat tekanan agar memenangkan hati pecinta sepak bola Tanah Air.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Perwakilan World Resources Institute (WRI), Diego Rivera, mengatakan Makassar menjadi salah satu kota dengan dampak program paling signifikan secara global.
KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT