GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Mualaf Daud Kim, YouTuber Korea Selatan Masuk Islam Terenyuh dengan Indonesia Meski Dituduh Skandal Donasi Masjid

YouTuber asal Korea Selatan, Daud Kim memiliki kisah perjalanan mualaf berkat warga Indoensia meski pernah mengalami tuduhan skandal donasi pembangunan masjid.
Rabu, 13 November 2024 - 02:45 WIB
YouTuber Korea Selatan, Daud Kim punya kisah mualaf meski sempat dituduh manfaatkan donasi bangun masjid
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Daud Kim

tvOnenews.com - YouTuber asal Korea Selatan, Daud Kim mempunyai kisah perjalanan mualaf meski pernah mengalami tuduhan skandal pengumpulan donasi pembangunan masjid.

Selain berprofesi YouTuber, Daud Kim juga merupakan sosok musisi asal Korea Selatan dikenal bernama Baptis David yang lahir pada 9 Januari 1992.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daud Kim pernah mengakui bahwa dirinya merasa terenyuh saat menyambangi Indonesia. Kunjungan ini menjadi awal mula dirinya mantap memutuskan masuk agama Islam.

Daud Kim melakukan konser pertama kali di Jakarta pada 2018 lalu. Kegiatan menjalani profesinya ini menjadi pemantik baru mengetahui agama Islam.

Daud Kim mengakui tidak sengaja bertemu dengan orang yang menganut agama Islam saat mengisi konser pertama kali di Indonesia.

tvonenews

Pertemuan dengan seorang Muslim inilah membuat Kim merasakan perbedaan yang mencolok antara keramahan warga Indonesia dan Korea Selatan.

"Aku melihat banyak orang tersenyum di sini dan sangat baik serta murah hati," ungkap Daud Kim saat hadir di acara podcast YouTube Cerita Untungs dikutip, Rabu (13/11/2024).

Kim baru pertama kali mendapat sambutan hangat secara langsung dari warga Indonesia yang hadir di konser, terutama terhadap seorang Muslim yang bertemu dengannya di Jakarta.

"Mereka memperlakukan saya dengan sangat baik, seperti keluarga," kata dia.

Selain keramahan, kata Kim, para perempuan Muslim kerap kali menggunakan hijab menjadi pemantik semakin mantap menjadi sebagai mualaf.

Kim coba mengorek informasi alasan perempuan Muslim istiqomah menggunakan hijab. Padahal pakaian itu bisa membuat tubuh kepanasan. Apalagi Indonesia tidak memiliki musim dingin.

"Kenapa kamu pakai syal ini? Saya bahkan bertanya, apakah ada orang yang memaksamu untuk memakai ini? Karena itu sangat panas kan," tanya Kim kepada seorang perempuan.

Kim menyampaikan bahwa perempuan itu memberikan respons sambil terheran-heran terhadap pertanyaannya. Sebagai wanita Muslimah, sosok itu menyebut hijab selalu melekat tidak ada unsur paksaan dan menjaga aurat sesuai dengan ajaran agama Islam.

YouTuber asal Korea Selatan, Daud Kim saat berkunjung ke negara Uzbekistan
YouTuber asal Korea Selatan, Daud Kim saat berkunjung ke negara Uzbekistan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Daud Kim

 

Pandangannya terhadap Islam yang menganggap sebagai agama buruk terbantahkan setelah mendapat pengakuan dari perempuan itu.

Kim menganggap ajaran Islam bersifat paksaan. Di Korea Selatan, umat Muslim selalu mendapat penidasan. Warga lokal di Negeri Gingseng memandang buruk terhadap agama ini.

Kata Kim, kebanyakan orang Korea Selatan menyebut orang-orang Islam sepeprti teroris.

Apalagi orang Korea Selatan hanya mempunyai prinsip hidup terus mencari uang sebanyak-banyaknya. Mereka cuma berusaha untuk memenuhi kebutuhan dunianya. Kebanyakan juga tidak pernah mendapat kebahagiaan.

"Jadi saya sangat penasaran, dan saya menemukan sesuatu yang berbeda. Mereka memiliki hal yang telah saya lewatkan. Dan aku pikir itu adalah suatu tujuan, tujuan hidup mereka," jelasnya.

Sejak pertemuan itu, Kim langsung mencari informasi perihal ajaran yang dituangkan dalam agama Islam. Ia mencoba peruntukkan melaksanakan shalat, Wudhu dan puasa saat menyambangi salah satu masjid.

"Tapi belum masuk Islam. Ketika berpuasa, saya jadi lebih bersyukur, menghargai apa itu makanan, air, dan lainnya," tuturnya.

Kim mantap memutuskan mualaf setelah mendapat hidayah. Proses meyakini agama Islam saat resmi mengucapkan dua kalimat syahadat di masjid terletak di Kota Itaewon, Korea Selatan pada 2019.

Namun, perjalanan mualafnya semakin tidak mudah bagi Kim. Ia harus melewati terpaan ujian berat saat membuka galangan donasi.

Penggalangan donasi dari Kim direncanakan untuk membantu pembangunan sebuah masjid. Proses awalnya harus membeli tanah di Kota Incheon, Korea Selatann.

Bagi Kim, pembangunan masjid menjadi mimpi terbesar dirinya untuk keperluan memenuhi kebutuhan ibadah umat Muslim di sana.

Penggalangan dana ini mendapatkan rintangan berat, karena awalnya disambut secara positif oleh warganet. Lama kelamaan, pandangan publik tiba-tiba berubah soal tujuan donasi dibuka untuk membangun masjid.

Pasalnya, pengarahan dana melalui penggalangan donasi ini langsung masuk ke dalam rekening pribadi milik Kim. Berbagai perspektif liar mulai bertebaran di media sosial.

Kebanyakan mereka mengharapkan agar pengguna media sosial ingin menyumbang dana tidak diarahkan kepada rekening pribadi Kim.

Seorang influencer asal Malaysia, Farah Lee diduga tiba-tiba menyinggung Kim. Meski sorotan ini tidak memberikan secara detail ditujukan kepada seorang mualaf yang menjadi YouTuber.

Farah Lee menyampaikan penggalanan dana dari ketentuan hukum negara di Korea Selatan, tidak diarahkan ke rekening pribadi. Proses ini sangat dilarang keras.

Pengarahan dana masuk rekening pribadi dianggap menjadi tindakan ilegal bahkan berpotensi penipuan.

Di Korea Selatan, penggalangan donasi bersifat resmi jika dilakukan lewat lembaga resmi, salah satunya Federasi Muslim Korea.

Sementara, influencer bernama Ayana Jihye Moon juga menuangkan pendapatnya bahwa galang donasi sangat baik. Namun tidak mendukung dana masuk rekening pribadi.

"Saya akan terus membantu, mensponsori dan berdonasi untuk umat kami jika Allah SWT mengizinkan. Namun, saya #TIDAK PERNAH menyumbang ke rekening #pribadi siapa pun karena sangat berbahaya. Saya berharap saudara-saudara kita semua dapat berdonasi pada organisasi yang resmi terdaftar di suatu tempat," terang Ayana.

Kim langsung merespons tuduhan pengalanan bangun masjid tidak memberikan transparansi dana sejak masuk rekening pribadinya.

"Setelah seorang influencer Muslimah berdarah Korea memantau isu masjid di Incheon (yang diklaim akan dibangun Kim), ada banyak pertentangan dan ancaman," ungkap Daud Kim dalam Instagram Story pribadinya dikutip, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ke depan, saya berencana memindahkan uang yang telah kita kumpulkan selama ini ke 'rekening perusahaan' dibandingkan ke rekening pribadi dan mengoperasikannya secara transparan," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paku Keluar dari Lidah, Motor Melayang: Modus Licik Dukun Gadungan di Duren Sawit Jaktim

Paku Keluar dari Lidah, Motor Melayang: Modus Licik Dukun Gadungan di Duren Sawit Jaktim

Dua pria berinisial RAT dan AJ kini harus mendekam di balik jeruji besi setelah aksi penipuan bermodus praktik supranatural atau dukun gadungan mereka terbongkar oleh jajaran Polda Metro Jaya. 
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Warga di sekitar Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Rabu (27/5) sore. 
Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Estafet kepemimpinan di tubuh Polda Maluku Utara resmi berganti. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut kedatangan Brigjen Arif Budiman sekaligus melepas Irjen Waris Agono.
Resep Olahan Daging Kurban: Oseng Daging Cabe Pedas Gurih, Bikin Nasi Cepat Habis

Resep Olahan Daging Kurban: Oseng Daging Cabe Pedas Gurih, Bikin Nasi Cepat Habis

Berikut ide menu olahan daging kurban Idul Adha: Resep Oseng Daging Cabe.
Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Seekor sapi kurban di Jalan Haji Djahawir, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, membuat heboh warga setelah mengamuk dan terperosok ke dalam saluran air pada Rabu (27/5) pagi. 

Trending

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Kawasan wisata terpadu pesisir Jakarta, Ancol, dipadati puluhan ribu pengunjung pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). 
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lonjakan drastis volume kendaraan terjadi di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Setelah menjalankan shalat Idul Adha di Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Dedi Mulyadi sedekah ke salah satu warga, aksinya diikuti yang lain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT