News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenag Segera Bentuk Ditjen Pondok Pesantren

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan bahwa saat ini Kementerian Agama (Kemenag) sedangkan perjuangkan membentuk Ditjen Pondok Pesantren (ponpes).
Kamis, 14 November 2024 - 20:32 WIB
Menteri Agama (Menag) RI Prof Nazaruddin Umar.
Sumber :
  • Dok. Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa saat ini Kementerian Agama (Kemenag) tengah memperjuangkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pondok Pesantren (Ponpes).

“Kementerian Agama segera membentuk suatu Direktorat Jenderal khusus yang akan mengurus sekaligus untuk mengayomi pondok pesantren," kata Menag Nasaruddin dalam Istighosah Kebangsaan yang digelar di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (14/11/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf, Pimpinan Ponpes lslam Miftachussunnah ll KH Miftachul Akhyar, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya Muzakki, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Ahmad Sruji Bahtiar, Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya Muhammad Muslim itu, Menag mengingatkan bahwa pesantren adalah lembaga yang murni lahir dari rahim Nusantara.

Prof Nasar, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa fakta menunjukkan perintis dunia kependidikan yang sistematis dalam sejarah bangsa Indonesia adalah pondok pesantren.

Hal ini kata Menag bahkan terjadi sebelum Belanda datang ke Indonesia. 

Menag lantas mengutip Nurcholish Madjid yang mengatakan seandainya Indonesia tidak dijajah Belanda, maka perguruan tinggi yang berkembang saat ini adalah Universitas Termas, Universitas Lirboyo, Universitas Tebu Ireng, dan universitas dari pesantren-pesantren lainnya.

"Bukan UI, ITB, IPB, atau kampus-kampus lainnya," ujar Menag.

Maka menurut Menag, sudah saatnya sekarang ini ponpes merebut masa jayanya seperti yang pernah terjadi di masa lampau.

"Sudah waktunya pondok pesantren ini menjadi tuan rumah di dalam rumahnya sendiri, di negeri ini,"  ungkap Menag. 

Menag Nasaruddin lalu menjelaskan bahwa terbitnya undang-undang tentang pesantren adalah bentuk dari kehadiran Kemenag dalam memberikan eksistensi dan legitimasi terhadap pondok pesantren. 

"Tugas kami selanjutnya adalah bagaimana melanjutkan keberadaan pondok pesantren,” tandasnya. 

Menurutnya, penanaman karakter di pesantren sangat efektif.

Dengan sistem pemondokan (boarding) yang ada di pesantren memungkinkan para santri mendapat pengawasan selama 24 jam.

Inilah yang menurut Menag satu dari keunggulan pesantren.

"Sebab waktu yang sering rawan menimbulkan masalah adalah setelah pulang dari sekolah," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah yang menurut Menag telah diadopsi oleh sekolah di Luar Negeri.

"Sebab itu sistem pemondokan yang diterapkan di pesantren diadopsi oleh sekolah-sekolah di Inggris dan Australia," tutup Menag. (Put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Marselino Ferdinan Siap Main, Media Vietnam Soroti Kekuatan Timnas Indonesia di Tengah Absennya Pemain Diaspora

Marselino Ferdinan Siap Main, Media Vietnam Soroti Kekuatan Timnas Indonesia di Tengah Absennya Pemain Diaspora

Marselino Ferdinan dipastikan menjadi pusat perhatian dalam persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026. Media Vietnam sorot kekuatan skuad Garuda TC.
May Day di DPR: Buruh Desak Status Ojol hingga Ratifikasi ILO, DPR Targetkan UU Ketenagakerjaan Baru Tuntas 2026

May Day di DPR: Buruh Desak Status Ojol hingga Ratifikasi ILO, DPR Targetkan UU Ketenagakerjaan Baru Tuntas 2026

GEBRAK desak status ojol jadi pekerja, reformasi upah, hingga ratifikasi ILO. DPR targetkan UU Ketenagakerjaan baru rampung tahun ini.
Jadwal 4 Laga Penentuan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta dalam Perebutan Gelar Juara Super League

Jadwal 4 Laga Penentuan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta dalam Perebutan Gelar Juara Super League

Persaingan perebutan gelar Super League kini memasuki fase krusial sepanjang bulan Mei 2026 yang melibatkan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta.
Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Nama talenta muda Laurin Ulrich kembali memanaskan pemberitaan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Gelandang potensial yang kini tengah meniti karier -
Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8 Persen, GoTo Angkat Bicara

Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8 Persen, GoTo Angkat Bicara

Usai Presiden Prabowo Subianto menetapkan potongan maksimal aplikator ride hailing sebesar 8 persen. Perusahaan penyedia layanan ojek online, GoTo angkat bicara
Presiden Prabowo Bocorkan Pencopet Kekayaan Indonesia: Saya Lihat Data-datanya

Presiden Prabowo Bocorkan Pencopet Kekayaan Indonesia: Saya Lihat Data-datanya

Presiden Prabowo Subianto bocorkan pencopet kekayaan Republik Indonesia (RI). Hal itu ia katakan saat acara May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat,

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Kabar mengejutkan datang dari Asia Tenggara setelah Timnas Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah turnamen baru FIFA ASEAN Cup 2026. Media Malaysia heran.
Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Nama Laurin Ulrich kembali mencuri perhatian, terutama di kalangan suporter Timnas Indonesia. Eks kapten Jerman Rp43 miliar itu buka peluang membela Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT