News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bolehkah Tidak Ikut Nyoblos Alias Golput saat Pilkada? Ustaz Syafiq Riza Basalamah Jelaskan...

Ustaz Syafiq Riza Basalamah jelaskan hukum tidak memilih atau golput ketika ada pemilihan seperti saat ini Pilkada. Lalu bagaimana hukumnya dalam ajaran Islam?
Kamis, 21 November 2024 - 11:01 WIB
Bolehkah Tidak Ikut Nyoblos Alias Golput saat Pilkada? Ustaz Syafiq Riza Basalamah Jelaskan...
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Syafiq Riza Basalamah

tvOnenews.com - Ustaz Syafiq Riza Basalamah jelaskan hukum tidak memilih atau golput ketika ada pemilihan seperti saat ini Pilkada.

Sebagaimana kita tahu, Pilkada Serentak semakin dekat dan tak jarang masyarakat yang bingung dalam pilihannya hingga memutuskan golput alias tidak memilih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Golput atau tidak memilih dalam suatu pemilu atau pilkada atau musyawarah yang menentukan pemimpin adalah hal yang memang memerlukan pertimbangan syar'i.

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam ayat berikut ini.

۞ اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُكُمْ اَنْ تُؤَدُّوا الْاَمٰنٰتِ اِلٰٓى اَهْلِهَاۙ وَاِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ اَنْ تَحْكُمُوْا بِالْعَدْلِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ سَمِيْعًاۢ بَصِيْرًا

Artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada pemiliknya. Apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia, hendaklah kamu tetapkan secara adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang paling baik kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. An-Nisa: 58)

Selain ayat di atas, seorang Muslim juga dilarang memberikan amanah kepada yang bukan ahlinya.

Rasulullah SAW bersabda,

"Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya." (Hadis Riwayat Bukhari, no. 6496)

Maka hal Ini menunjukkan pentingnya memilih pemimpin yang layak agar amanah kepemimpinan tidak jatuh ke tangan orang yang salah.

Namun fenomena golput kerap muncul saat masa pemilihan seperti Pilkada saat ini.

Dengan berbagai alasan, ada pihak-pihak yang memutuskan untuk golput.

Sebagian ada yang menganggap para calon pemimpin tersebut tidak sesuai dengan kriteria yang mereka harapkan.

Kemudian sebagian lagi bingung atas pasangan yang mereka tidak paham kualitasnya.

Lantas sebenarnya apa hukumnya golput dalam Islam?

Berikut penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah tentang hukum golput dalam Islam yang dilansir dari kanal YouTubenya.

Sebelum menjelaskan hukumnya, Ustaz Syafiq Riza Basalamah menerangkan tentang pandangan ulama terkait pemilihan dan proses politik.

 

"Para ulama menjelaskan, jadi ikut pemilu, pemilihan, bahkan ikut ke dalamnya, menjadi anggota DPR, atau menjadi gubernur, atau menjadi apapun itu melihat kepada maslahat," jelas Ustaz Syafiq Riza Basalamah. 

Dalam hal ini ada ulama yang melarang, dan ada juga yang membolehkan.

Namun Ustaz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan bahwa pendapat yang paling kuat adalah boleh terlibat dalam proses pemilu asalkan sudah memenuhi syarat yang begitu ketat.

"Ada sebagian ulama yang melarang sama sekali, ada yang sebagian membolehkan bebas. Tapi pendapat yang paling kuat mengatakan ada syaratnya," ujarnya.

"Ada syaratnya yang cukup ketat berurusan dengan pemilu," lanjut Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

Kemudian di antara syarat yang dimaksud Ustaz Syafiq Riza Basalamah adalah terkait patokan dalam memilih pemimpin.

"Yang pertama, kalau kita bicara. Kita milih nggak ustaz? Kalau ada pilihan, pilih. Kalau nggak ada pilihan, ada apa milih," kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

"Kalau 2 pemimpinnya yang satu kafir, yang satu kafir juga. Milih yang mana, ya nggak ada yang bisa dipilih," lanjutnya.

Namun bila di antara dua pemimpin kafir tersebut ada yang bersikap baik terhadap umat Islam, maka pilihlah dia.

"Tapi nggak ustaz, ini satu kafir ini masih baik sama umat Islam. Oh, kita pilih. Umpama seperti itu," jelas Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

"Itu kalau berada di negeri kafir, nauzubillah min dzalik," lanjutnya.

Dalam kasus misalnya di Indonesia, calon pemimpin sama-sama muslim, maka yang mana yang harus dipilih?

"Jadi lihat maslahat, kemudian kalau lihat di Indonesia Alhamdulillah, kedua calon ini muslim. Apa yang harus kita lakukan," kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

"Kalau menurut pendapat, Antum pilih mana yang lebih dekat maslahat dan manfaat buat umat Islam," lanjutnya.

Ustaz Syafiq Riza Basalamah secara tegas melarang golput karena khawatir dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Enggak golput, karena golput ini kadang kala suara kita di pakai sama orang-orang yang nggak bener," tegas Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

"Dan yang namanya penipuan, politik ini menakutkan sekali, pagi hari sudah jadi tempe, sore jadi kedelai. Itu politik seperti itu," lanjutnya.

Maka Ustaz Syafiq Riza Basalamah mengingatkan akan perlunya berhati-hati.

"Ada satu orang yang Masya Allah, yang awalnya dia berpihak kepada A, tau-tau sore berpihak kepada si B," ujar Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

"Ya Allah, ya Rab. Akhirnya yang terjadi hanya cari kepentingan, maka hati-hati," sambungnya.

Oleh sebab itu, Ustaz Syafiq Riza Basalamah menganjurkan untuk tetap memilih calon pemimpin yang paling banyak memberikan manfaat bagi umat.

"Jadi, kalau tadi Ana sampaikan sebagian ulama mengatakan kalau memang kita memilih ada manfaatnya Anda pilih," kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah. 

"Pilih yang paling dekat manfaatnya buat umat Islam," sambungnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Wallahu'alam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pratikno Bantah Isu Diminta Mundur dari Kabinet Merah Putih: Lagi Bertugas

Pratikno Bantah Isu Diminta Mundur dari Kabinet Merah Putih: Lagi Bertugas

Menko Pratikno membantah rumor dirinya mundur dari Kabinet Merah Putih karena alasan sakit. Dia menegaskan masih menjalankan tugas terkait karhutla di kawasan Bromo.
Selain Sahabat, Pemilik Kasur Sebut Ruben Onsu Tak Selingkuh dari Sarwendah

Selain Sahabat, Pemilik Kasur Sebut Ruben Onsu Tak Selingkuh dari Sarwendah

Ruben Onsu kembali disorot soal tudingan selingkuh dari Sarwendah. Pemilik kasur Yukata, Okan Kornelius, mengungkap fakta di balik kasur tersebut.
Terungkap! Saepul Pemutilasi Pria di Depok Menderita Penyakit HIV, Bawa Obat Saat Rekonstruksi

Terungkap! Saepul Pemutilasi Pria di Depok Menderita Penyakit HIV, Bawa Obat Saat Rekonstruksi

Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus pembunuhan disertai mutilasi, yang dilakukan oleh Saepul (26) terhadap pria berinisial K (51) di sebuah kontrakan, wilayah Cipayung, Depok, Jawa Barat, pada beberapa waktu lalu.
Buntut Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Sejumlah Pihak Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Buntut Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Sejumlah Pihak Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Tim Hukum Muslim yang diwakili oleh Advokat Mochammad Rizki melaporkan peristiwa viralnya promosi minuman keras yang berkedok challenge hafalan surah Ad-Dhuha di sebuah konser musik, Ancol, Jakarta Utara.
Erick Thohir Sowan pada Pemprov DKI Jakarta, Pramono Anung Fasilitasi FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Sowan pada Pemprov DKI Jakarta, Pramono Anung Fasilitasi FIFA ASEAN Cup 2026

Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pun digunakan untuk gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 mendatang.
Viral! Warga Sumbawa Cuci Motor di Kubangan Saat Hadang Wakil Bupati: Maaf Pak Wakil Bupati, Saya Halangi Jalan Bapak

Viral! Warga Sumbawa Cuci Motor di Kubangan Saat Hadang Wakil Bupati: Maaf Pak Wakil Bupati, Saya Halangi Jalan Bapak

Warga Desa Mata, Sumbawa, menghadang rombongan Wakil Bupati sambil mencuci motor di kubangan. Aksi itu menjadi sindiran kondisi jalan rusak

Trending

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

Revnaldo Ega, MC di booth Newport akhirnya meminta maaf setelah video sayembara satu botol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha menuai kecaman luas.
POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

MC dari booth brand miras Newport Revnaldo Ega melayangkan permohonan maaf. Ia juga membagikan POV lain, di mana ada pengunjung yang tawarkan sayembara itu
Jelang Muktamar NU, KH Imam Jazuli Buka Suara soal Menteri Maju Jadi Ketua Umum PBNU

Jelang Muktamar NU, KH Imam Jazuli Buka Suara soal Menteri Maju Jadi Ketua Umum PBNU

Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 NU kian memanas. Sejumlah nama yang saat ini menjabat sebagai menteri disebut-sebut berpotensi ikut bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT