GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Disarankan Beri Ruang Pemda untuk Ikut Atur Zonasi PPDB

Pemerintah daerah disarankan diberi ruang untuk ikut mengatur zonasi dalam penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru (PPDB).
Selasa, 26 November 2024 - 05:13 WIB
Ketua PGRI Jawa Tengah Dr Muhdi
Sumber :
  • ANTARA

Semarang, tvOnenews.com -Pemerintah daerah disarankan diberi ruang untuk ikut mengatur zonasi dalam penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Karena yang terpenting dalam zonasi adalah adanya pemetaan, dalam hal ini Pemda dianggap yang paling paham. Demikian benang merah pendapar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Tengah. 

"Hal terpenting (dalam zonasi, red.) sebenarnya adalah pemetaan. Karena satu daerah dengan daerah lain itu kan berbeda-beda sehingga pemetaan harus keliling," kata Dr. Muhdi di Semarang, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikannya usai Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pendidikan Bermutu Untuk Semua" menyambut Hari Guru dan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI di Universitas PGRI Semarang (Upgris).

Menurut dia, hasil pemetaan itu bisa menjadi bahan bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan soal zonasi pada PPDB yang tidak harus sama persis untuk seluruh daerah.

Bahkan, kata dia, pemerintah bisa memberikan ruang bagi masing-masing daerah untuk mengatur penetapan zonasi, misalnya persentase antara penerimaan zonasi dan prestasi.

"Ini ruang yang saya kira nanti pemerintah pusat bangun saja sistemnya. Beri ruang kepada daerah untuk memilih alternatif-alternatif dengan kriteria. Indikatornya seperti ini, maka persentasenya, misalnya prestasi 40 persen, tapi yang lain 30 persen," katanya.

Ia mengatakan zonasi juga perlu diterapkan sesuai dengan kebutuhan, misalnya sekolah dasar (SD) yang secara umum ada di setiap zona wilayah maka penerapan zonasi secara penuh bisa dilakukan.

"Walaupun mungkin di daerah-daerah tertentu tidak diperlakukan sama. Jadi, zona juga tidak harus berlaku secara nasional dengan rumus yang sama," kata anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Tengah itu.



Untuk SD, kata dia, sistem zonasi bisa diberlakukan secara penuh karena ketersediaan SD sudah merata di seluruh wilayah, tetapi berbeda dengan sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

"Faktanya pemerintah belum bisa menyediakan SMP dan SMA yang semuanya (lokasinya, red.) dekat. Maka mestinya nilai prestasi sebagai hak anak nanti persentasenya ditingkatkan," katanya.

tvonenews



Jadi, kata dia, pemerintah daerah, baik kabupaten/kota maupun provinsi bisa menggunakan kewenangannya, misalnya SD dan SMP di bawah bupati/wali kota, sedangkan SMA diatur oleh gubernur.

"Tapi, tetap rambu-rambunya dari pusat. Kalau SD 'full' maka SMP tidak harus diterapkan secara 'full' seperti SD. Untuk SMA lebih lagi karena sekolahnya rata-rata di titik tertentu, maka kuota untuk zonasi diperkecil lagi," kata mantan Rektor Upgris itu.

Pada FGD tersebut, sejumlah pakar pendidikan hadir, antara lain mantan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Ravik Karsidi, mantan Rektor Unika Soegijapranata Semarang Prof Ridwan Sanjaya, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Prof Masrukhi.

Nantinya, kata dia, usulan dan masukan yang terangkum dalam FGD tersebut akan disampaikan kepada Pengurus Besar (PB) PGRI dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.

"Kami bawa juga (masukan, red.) ke parlemen ya, baik di DPD maupun DPR. Kebetulan, saya di DPD akan saya bawa juga sebagai bagian dari masukan," kata Muhdi.(ant/bwo)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

17 Ucapan Selamat HUT ke-81 RI Penuh Semangat dan Motivasi, Referensi Caption Media Sosial

17 Ucapan Selamat HUT ke-81 RI Penuh Semangat dan Motivasi, Referensi Caption Media Sosial

Berikut 17 contoh ucapan selamat HUT ke-81 Republik Indonesia penuh semangat dan motivasi untuk caption media sosial.
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 16 Agustus 2026: Ada Kabar Baik dan Peluang yang Menguntungkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 16 Agustus 2026: Ada Kabar Baik dan Peluang yang Menguntungkan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 16 Agustus 2026: Ada kabar baik hingga peluang yang menguntungkan. Zodiakmu termasuk?
AS Akan Siapkan Isolasi Ekonomi Baru Untuk Iran

AS Akan Siapkan Isolasi Ekonomi Baru Untuk Iran

Scott Bessent, Menteri Keuangan Amerika Serikat mengatakan negaranya akan menerapkan langkah sanksi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran mulai pekan depan.
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.

Trending

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT