Ancaman Gubernur KDM: Pemda di Jabar Wajib Alokasi 7,5 Persen APBD Buat Infrastruktur Desa jika RAPBD Mau Diteken
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mendesak seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) terutama kepala daerah di seluruh wilayah Jabar.
KDM menekankan pemerintah di 27 kabupaten/kota Jabar mengalokasikan 7,5 persen APBD untuk pembangunan infrastruktur. Hal ini upaya memberikan porsi optimal pada anggaran infrastruktur di 2027.
KDM menjelaskan alasan kebijakan alokasi anggaran sebesar 7,5 persen dari APBD. Tujuannya untuk menciptakan keselarasan dalam upaya pembangunan antara Pemprov dan Pemda di Jabar.
KDM menyampaikan permintaan itu pada forum Musrenbang Jawa Barat dalam rangka penyusunan rencana kerja Pemerintah Provinsi tahun 2027 di Gedung Pakuan Bandung.
"Itu kebijakan kita. Provinsi dan kabupaten/kota kan harus selaras dalam kebijakannya," kata KDM dikutip, Jumat (17/4/2026).
KDM Ingin Visi Pembangunan Pemprov dan Kabupaten/Kota Selaras
- Antara
KDM menjelaskan, upaya pembangunan dari Pemprov Jabar tidak boleh berjalan sendiri. Konektifitas harus dibangun untuk menciptakan pemerataan di seluruh daerah.
Pria bernama Dedi Mulyadi itu menginginkan adanya kesamaan visi pembangunan di seluruh instansi pemerintah di Jabar. APBD Provinsi harus linear atau selaras dengan APBD Kabupaten/Kota.
Kata dia, 7,5 persen anggaran dari APBD yang dialokasikan bisa mewujudkan pembangunan maupun perbaikan jalan sampai tingkat desa, tidak hanya menyasar pada provinsi.
Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan, kebijakan ini dibuat tidak sekadar dari keinginan secara individu, termasuk dirinya selaku Gubernur Jabar.
Ia menambahkan, kebijakan ini muncul atas permintaan dari masyarakat. Porsi optimal dalam mengalokasikan untuk anggaran infrastruktur demi memenuhi kebutuhan masyarakat Jabar.
"Kita mengetahui usul-usulan dari masyarakat pada akhirnya kita harus selalu jalan," lanjutnya.
Berapa Lama Target Pembangunan Infrastruktur Jalan Merata ke Desa?
Dedi Mulyadi menyampaikan target utama dari kebijakan tersebut. Ia mengungkap prediksi pencapaian pembangunan akses jalan hingga ke tingkat desa dapat rampung dalam empat tahun ke depan.
KDM menjelaskan, saat ini Pemprov Jabar masih berusaha membangun maupun memperbaiki infrastruktur jalan di tingkat Provinsi. Target ini diharapkan bisa selesai pada 2026.
Namun, ia menginginkan infrastruktur jalan harus sudah merata, setidaknya bisa selesai pada 2029 mendatang.
Load more