Setelah Shalat Maghrib Baca Amalan ini agar Utang Langsung Lunas dan Rezeki Datang Seluas Samudera, Kata Mbah Moen
- Instagram/PPP
tvOnenews.com - Almarhum Mbah Moen pernah membocorkan satu amalan pamungkas agar terhindar dari utang dan rezeki datang mengalir deras setelah mengerjakan shalat Maghrib.
Mbah Moen meyakini amalan setelah shalat Maghrib ini menjadi kalimat bermanfaat bagi yang mengalami masalah utang dan rezeki hidupnya tidak kunjung datang.
Namun begitu, Mbah Moen mengingatkan amalan ini tidak boleh dianggap enteng keutamaannya jika dibaca setelah shalat Maghrib hanya karena memiliki kalimat sederhana.
"Tetapi jangan disepelekan," ungkap Mbah Moen dalam suatu ceramahnya dilansir dari kanal YouTube Munajat Doa, Sabtu (30/11/2024).
Bahwasanya shalat Maghrib menjadi salah satu kewajiban lima waktu dipenuhi oleh umat Muslim mempunyai segudang keutamaan.
- Freepik
Waktu mengerjakan shalat Maghrib memang sangat singkat dimulai sejak matahari tenggelam sampai menghilangnya cahaya merah di ufuk barat.
Anjuran menunaikan shalat Maghrib tepat waktu menjadi penjelasan dalam hadits riwayat dari Uqbah bin 'Amir Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah SAW bersabda:
لاَ تَزَالُ أُمَّتِى بِخَيْرٍأَوْ قَالَ عَلَى الْفِطْرَةِمَا لَمْ يُؤَخِّرُوا الْمَغْرِبَ إِلَى أَنْ تَشْتَبِكَ النُّجُومُ
Artinya: "Umatku akan senantiasa dalam kebaikan (atau fitrah) selama mereka tidak mengakhirkan waktu shalat maghrib hingga munculnya bintang (di langit)." (HR. Abu Dawud & Ahmad)
Shalat Maghrib memiliki banyak keutamaan, antara lain menjadi pelindung bagi orang beriman dari siksaan api neraka, memperoleh ganjaran pahala bertubi-tubi seperti ibadah sepanjang malam.
Kemudian, shalat Maghrib juga membuat orang mukmin terhindar dari perbuatan munkar dan keji sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al Ankabut Ayat 45.
Keutamaan lainnya menjadi bentuk tantangan bagi umat Muslim untuk menumbuhkan rasa disiplin terhadap waktu karena dikerjakan saat anjuran setiap manusia harus masuk rumah namun lebih pilih pergi ke masjid.
Namun begitu, pendakwah dinobatkan sebagia Wali bernama asli KH Maimun Zubair ini menerangkan setiap setelah shalat Maghrib menyempatkan berbagai amalan.
Surat Qaf Ayat 39-40 menjadi dalil Al Quran menjelaskan anjuran agar amalan diisi selepas shalat Fardhu khususnya Maghrib, Allah SWT berfirman:
فَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوْبِ ۚ, وَمِنَ الَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَاَدْبَارَ السُّجُوْدِ
Artinya: "Maka, bersabarlah engkau (Nabi Muhammad) terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah seraya bertahmid (memuji) Tuhanmu sebelum terbit dan terbenamnya matahari. Bertasbihlah pula kepada-Nya pada sebagian malam hari dan setiap selesai shalat." (QS. Qaf, 50:39-40)
Gurunya Gus Baha itu pun menganjurkan setelah shalat Maghrib tidak perlu langsung beranjak pergi agar bisa memperbanyak amalan.
Perihal amalan setelah shalat Maghrib dari Mbah Moen, salah satu santrinya bernama KH Izzuddin menyampaikan bahwa gurunya pernah membagikan sejumlah bacaan bagi yang mengalami masalah utang akibat terlilit pinjol.
KH Izzuddin menyatakan amalan ini merupakan berasal dari ijazah Mbah Moen setelah shalat Maghrib.
Namun demikian, amalan pengundang rezeki dan melunaskan utang ini juga bisa menjadi bacaan setelah shalat Subuh.
"Dulu saya diijazahi Mbah Moen. Sudah saya amalkan mulai saya umur 20 tahun sampai umur 75 tahun masih saya amalkan," kata KH Izzuddin dinukil dalam kanal YouTube NU Online, Sabtu.
"Ini dilaksanakan, ibarat hikmahnya daripada utang mending mengutangi," sambung dia menjelaskan.
Menurut Izzuddin, ijazah ini telah membawa hidupnya selalu dipenuhi keberkahan sejak menerapkan ilmu disampaikan oleh Mbah Moen.
Ia menyatakan amalan ini berupa ijazah pengundang rezeki hidupnya selalu berlimpah dan tidak merasa kekurangan atas rahmat dari Allah SWT.
"Semenjak saya berkeluarga sampai sekarang enggak punya utang. InsyaAllah cukup, padahal saya nggak punya lahan sawah, nggak punya," jelas dia.
Ijazah ini membuat para jemaah Izzuddin ingin mengamalkan ilmu pengundang rezeki dari gurunya Gus Baha itu.
"Boleh, boleh. Itu boleh, boleh," tegas dia.
Sebelumnya, Mbah Moen pernah mengatakan bahwa bacaan ini berupa Wirid berasal dari salah satu bagian Asmaul Husna, yakni Ya Latief sebanyak 129 kali.
"Selain membaca Ya Latief, ada juga doa yang harus dibaca setelah melaksanakan sholat fardhu dan itu cukup mudah untuk dihafal," terang Mbah Moen.
Mbah Moen menyampaikan bahwa bacaan doa ini berasal dari Ayat Suci Al Quran langsung diajarkan Rasulullah SAW setelah membaca Ya Latief diamalkan sembilan kali.
"Allahu latifun bi’ibaadihi yarzuqu mansyasya’ wahuwal qowiyul aziz Allahumma inni as’aluka rizqon halalan katsiron thoiyiban," tandas Mbah Moen.
Amalan Setelah Shalat Maghrib dari Ijazah Mbah Moen
1. Asmaul Husna Ya Latief
ﻳﺎﻟﻄﻴﻒ
Bacaan Latin: Ya lathifu.
Artinya: "Yang Mahalembut."
2. Surat Asy Syura Ayat 19
اَللّٰهُ لَطِيْفٌۢ بِعِبَادِهٖ يَرْزُقُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزُ ࣖ
Bacaan Latin: Allaahu latiifum bi‘ibaadihii yarzuqu may yasyaa'(u), wa huwal-qawiyyul-‘aziiz(u).
Artinya: "Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya. Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Kuat lagi Maha Perkasa." (QS. Asy Syura, 42:19)
3. Sholawat Nabi
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Bacaan Latin: Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad Wa’ala Ali Sayyidina Muhammad.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan untuk Nabi Muhammad."
4. Doa Terhindar Utang dan Diguyur Rezeki
اللّٰهُمَّ وَسِّعْ عَلَيَّ رِزْقِى اللّٰهُمَّ عَطِّفْ عَلَيَّ خَلَقَكَ اللّٰهُمَّ كَمَ صُنْتَ وجْهِيْ عَنْ الْسُّجُوْدِلِغَيْرِ ك فَصُنْهُ عَنْذُلِّ السُّؤالِ لِغَيْرِكَ بِرَحمَتِك يَااَرحْمَ الرَّحِميْنَ
Bacaan Latin: Allahumma wasi’ ‘alay ya rizqi, Allahumma ‘atif ‘alayya khalaqaka, Allahumma kama shunta wajhi 'anis sujuudi lighoirika fashunhu ‘an dzullis su-aali lighairik, birohmatika ya arhamar raahimin.
(hap)
Load more