Orang Tua Harus Tahu, Mbah Moen Ungkap Setelah Shalat Lakukan Ijazah Amalan Pembawa Rezeki ini agar Dikaruniai Anak
- Facebook/Majlis Sholawat Roudoh
tvOnenews.com - Almarhum tokoh sesepuh Nahdlatul Ulama (NU), KH Maimun Zubair alias Mbah Moen pernah menganjurkan para orang tua segera rutin mengisi amalan khusus ini setiap setelah shalat.
Mbah Moen menyampaikan amalan ini sangat pamungkas mengabulkan hajat para orang tua mendapat karunia anak dan aliran rezeki berlimpah jika dibaca setelah melaksanakan shalat.
Perihal amalan pengundang rezeki dan karunia anak, Mbah Moen mengatakan sebagai salah satu ijazah dibaca oleh para orang tua selepas shalat baik ibadah wajib dan sunnah.
Amalan setelah shalat ini langsung diterangkan oleh Pembina Pondok Pesantren Darul Ghuroba Al Hikmah, KH Muhammad Ridlwan Mansyur alias Gus Ridlwan karena selalu menerapkan ijazah dari Mbah Moen.
"Saya minta ijazah kepada Mbah Moen. Saya bilangnya pakde, karena beliau masih paman saya," ungkap Gus Ridlwan disadur dari kanal YouTube Darul Ghuroba Alhikmah, Senin (2/12/2024).
- Pixabay
Bahwasanya anak menjadi impian bagi para orang tua sejak mereka menikah membentuk keluarga kecil baru yang bahagia dan harmonis.
Dalam agama Islam juga menganjurkan bahwa sepasang kekasih secara resmi diharapkan memiliki keturunan.
Anjuran mempunyai anak dalam agama Islam telah dijelaskan dalam potongan Ayat Suci Al Quran dari Surat Al Baqarah Ayat 187, Allah SWT berfirman:
وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ
Artinya: "Dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untuk kamu (yaitu anak)." (QS. Al Baqarah, 2:187)
Rasulullah SAW juga pernah melantunkan doa untuk Ma'qil bin Yasar dan Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu agar memperoleh banyak anak.
Dalam hadits riwayat dari Ma'qil dan Anas RA memperlihatkan doa Rasulullah SAW terkait ketetapan karunia anak langsung diberikan oleh Allah SWT, seperti ini bunyinya:
اَللَّهُمَّ أَكْشِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَبَارِكْ لَهُ فِيْمَا أَعْطَيْتَهُ
Artinya: "Ya Allah! Banyakanlah hartanya dan (banyakanlah) anaknya dan berkahilah apa yang engkau telah berikan kepadanya." (HR. Bukhari & Muslim)
Kehadiran anak akan membawa beberapa keutamaan, antara lain dapat memberikan pahala untuk memenuhi kewajiban merawat buah hati, mendapatkan keberkahan dan aliran rezeki.
Kemudian, anak juga memberikan kemudahan bagi para orang tua agar masuk surga, mengandung ibadah, dan menjadi penyelamat di akhirat nanti.
Namun begitu, tidak semua orang tua mendapat keberuntungan. Bahkan ada pasangan suami-istri bertahun-tahun tak kunjung dikaruniai anak oleh Allah SWT.
Gus Ridlwan akhirnya menceritakan secara lengkap ijazah amalan pernah disampaikan oleh Mbah Moen agar langsung mendapat keturunan anak.
"Beliau pernah pada tahun 2011 kalau tidak salah beliau ziarah ke Benda," ungkap Gus Ridlwan disadur dalam kanal YouTube Darul Ghuroba Alhikmah, Senin (2/12/2024).
Kala itu, Mbah Moen sempat membagikan satu ijazah amalan darinya saat berziarah ke Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Mbah Moen kebetulan berbincang-bincang dengan beberapa sahabat, salah satunya Gus Ridlwan.
"Lalu waktu makan di ruangan meja makan Abah Shodiq kebetulan ada saya, Abah Shodiq, dan Mbah Moen sendiri," terang dia.
Gus Ridlwan kebetulan masih belum punya keturunan sejak menikah dengan istri tercintanya. Mbah Moen mendapat pertanyaan darinya untuk menerangkan amalan agar diterapkan olehnya setiap hari.
"Pakde, saya minta ijazah, minta doa supaya saya ini diberi kenikmatan oleh Allah berupa anak karena sampai sekarang belum punya anak'," tutur dia sambil mengutip permintaannya.
Lantas, apa jawaban Mbah Moen? Ulama pemersatu PPP itu tiba-tiba menjelaskan tentang sosok beberapa perawi hadits riwayat Rasulullah SAW.
"Ridlwan, Imam Nawawi enggak punya anak. Imam Thabari enggak punya anak," kata Mbah Moen.
Gus Ridlwan kebetulan mengetahui kisah Imam Nawawi dan Imam Ath-Thabari bahwa keduanya belum memiliki keluarga kecilnya.
"Pakde mereka berdua tidak punya anak maklumlah kan belum nikah. Maka pasti jika tidak menikah ya enggak punya anak. Saya nikah," respons Gus Ridlwan kepada Mbah Moen.
Kemudian, Mbah Moen pun memberikan solusinya agar amalan ini pembawa rezeki bagi para orang tua secara rutin setelah shalat.
Perihal bacaan amalan ini, kata Mbah Moen, sangat berdampak segera diberikan oleh Allah SWT berupa karunia anak dan dikepung rezeki dari segala arah.
Mbah Moen membocorkan ijazah amalan ini merupakan salah satu bagian dari bacaan Asmaul Husna dengan syarat diamalkan 17 kali selepas shalat.
"Setelah makan di meja makan langsung mengatakan ke saya, 'setiap kamu baru selesai shalat sebaiknya menyerukan Ya Latif sebanyak 17 kali'," jelas Gus Ridlwan sedang mengulas ucapan Mbah Moen.
"Terakhirnya ditutup dengan Allaahu lathiifum bi'ibaadihii yarzuqu may yasyaa', wa huwal-qawiyyul-'aziiz," sambung dia menambahkan.
Saat seorang mukmin mengisi bacaan setelah Ya Latiff sebaiknya langsung meminta hajat bagi yang ingin cepat-cepat memperoleh anak atas karunia dari Allah SWT.
"Kata Mbah Moen, di saat tepat membaca may yasyaa', di hati kita minta apa kepada Allah SWT," papar dia.
"Kalau belum punya anak minta supaya dikaruniai anak oleh Allah SWT yang saleh atau salehah," tambahnya lagi.
Gus Ridlwan tidak lupa menambahkan bahwa kedua bacaan ini sebagai ijazah dari Mbah Moe juga sangat dahsyat bagi orang mukmin masih diambang kesulitan ekonomi akibat rezeki tak kunjung datang.
"Misalnya pengen rezekinya lancar bilang kepada Allah di hatinya pengen rezeki lancar," tegasnya.
Sejak Mbah Moen mengungkapkan ijazah amalannya, Gus Ridlwan merasa bahagia bahwa istrinya hamil kurang lebih selama 40 hari melantunkan kedua bacaaan tersebut.
"Semua ini atas izin Allah, tapi insyaAllah ini wasilah doa dari beliau KH Maimun Zubair juga. Sampai sekarang saya wiridkan, kalau saya ada apa-apa, keperluan apa-apa ya tinggal di wasilahi dengan doa ini," katanya.
Meski demikian, Mbah Moen sempat menganjurkan sebelum amalan bacaan "May Yasyaa" dilantunkan sebaiknya mengisi Surat Asy Syura Ayat 19 lebih dulu sebagai ijazah berupa Wirid setelah shalat.
"Ini saya sebarkan, saya terangkan. Semoga ada manfaatnya. Semoga bisa diamalkan untuk kebaikan guru kita bersama-sama KH Maimun Zubair. Semoga kita termasuk murid-murid beliau yang barokah ilmunya, barokah kehidupannya seperti beliau. Aamiin ya rabbal 'alamiin," tandasnya.
(hap)
Load more