News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Bukan Tikus dan Cicak, Selama Hewan ini Disiksa dalam Rumah Penyebab Masuk Neraka Kata Syekh Ali Jaber

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menegaskan tikus dan cicak bukan penyebab masuk neraka jika disiksa di rumah, tetapi hewan ini tercantum dalam hadits riwayat.
Selasa, 10 Desember 2024 - 17:44 WIB
Syekh Ali Jaber hewan pembawa masuk neraka jika disiksa dalam rumah bukan tikus dan cicak
Sumber :
  • Kemenko Polhukam

tvOnenews.com - Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menegaskan hewan yang bisa membawa masuk neraka saat disiksa bukan tikus dan cicak.

Soal tikus dan cicak, Syekh Ali Jaber menerangkan kedua hewan ini telah tercantum dalam beberapa hadits riwayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahwasanya dalam penjelasan hadits riwayat menunjukkan tikus dan cicak bisa membawa keburukan. Namun, Syekh Ali Jaber mengabarkan ada satu jenis hewan sangat dilarang disiksa dalam rumah.

Jika bukan tikus dan cicak, Syekh Ali Jaber menyatakan hewan ini menjadi salah satu yang terpilih selalu disayangi oleh manusia.

"Dengan satu amalan bisa membawa kita masuk neraka," ungkap Syekh Ali Jaber disadur dari kanal YoUTube Putar IQ, Selasa (10/12/2024).

Ilustrasi hewan tikus dan cicak di dalam rumah
Ilustrasi hewan tikus dan cicak di dalam rumah
Sumber :
  • Istockphoto

 

Ada beberapa hal menjadi aspek ilmu pengetahuan paling penting jika mengacu dalam anjuran agama Islam tentang cicak dan tikus.

Soal tikus, hewan kecil ini merupakan salah satu jenis yang kerap kali bersinggah di dalam rumah. Bahkan selalu masuk diam-diam tanpa permisi.

Kehadiran tikus membuat penghuni rumah merasa jijik. Apalagi hewan ini menjadi golongan yang tinggal di tempat-tempat kotor.

Merujuk dari buku Kajian Islam Profesi Peternakan karya Retno Widyani, tikus merupakan salah satu bagian hewan yang boleh dibunuh dalam anjuran agama Islam.

Tikus dianggap sangat berbahaya dan selalu mengganggu manusia. Ini menjadi penyebab hewan itu boleh dibunuh atas anjuran tercantum dari hadits riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِىالْحَرَمِ الْفَأْرَةُ ، وَالْعَقْرَبُ ، وَالْحُدَيَّا ، وَالْغُرَابُ ،وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ

Artinya: "Ada lima jenis binatang yang seorang muhrim hendaknya dibunuh walaupun di tanah haram, yaitu: burung gagak, burung had'ah, kalajengking, tikus, dan anjing liar." (HR. Bukhari & Muslim)

Dilansir dari buku Kitab Induk Fiqih Islam ditulis oleh Imam Asy Syafi'i, tikus menjadi golongan hewan fasiq jika dibunuh hukumnya sunnah.

Kemudian, cicak juga merupakan hewan yang tergolong fasiq karena memiliki sejarah buruk pada zaman Nabi Ibrahim AS.

Dalam agama Islam juga menganjurkan boleh membunuh cicak dan hukumnya adalah sah diterangkan dari Hadits Riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِى الثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ

Artinya: "Barang siapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua." (HR. Muslim)

Penjelasan di atas menunjukkan bahwa tikus dan cicak dianjurkan boleh dibunuh, meskipun harus dengan cara yang baik dan tidak memberikan tanda-tanda penyiksaan.

Lantas, apa hewan menyebabkan manusia masuk neraka jika disiksa di rumah? Syekh Ali Jaber menyatakan jenis yang dimaksud adalah kucing.

Mantan Imam Besar Masjidil Haram itu mengingat kisah pertemuan Rasulullah SAW di Masjid Nabawi. Kala itu beliau bertemu seekor kucing hendak melaksanakan shalat.

Kucing tersebut menjadi hewan kesayangan Rasulullah SAW, bahkan diberikan nama oleh beliau, yakni "Moezza".

Dalam kisah ini memunculkan cerita baru tercantum di hadits riwayat menjelaskan seorang wanita ahli ibadah masuk neraka akibat menyiksa kucing peliharaannya di rumah.

"Seorang wanita yang Rasul SAW menceritakan dan saya yakin bapak-ibu sudah banyak mengerti cerita itu," kata dia.

Ulama besar kelahiran dari Madinah itu menuturkan dalam hadits riwayat menerangkan wanita ahli ibadah dikisahkan Rasulullah SAW atas perbuatan kejinya terhadap kucing.

"Seorang wanita ahli ibadah tapi masuk neraka gara-gara apa? Gara-gara seekor kucing," tegasnya.

Ia merasa hewan hanya seekor hewan bisa melunturkan amalan ibadah yang selama dikerjakan oleh wanita tersebut.

"Gara-gara kucingnya aja masuk kok bisa gara-gara binatang masuk neraka? Apalagi kalau gara-gara manusia kepada hewan aja bisa masuk neraka," terangnya.

Syekh Ali Jaber menceritakan bahwa kucing yang dipelihara berpuluhan tahun tidak pernah merasakan kenikmatan hidupnya.

Hewan imut dan menggemaskan ini harus mendekap di dalam rumah karena tidak pernah dibebaskan dan sulit menghirup udara bebas.

Selain itu, kucingnya juga tidak pernah merasakan kenikmatan makanan dan minuman. Tubuhnya meronta-ronta seraya berpuasa atas kekejaman wanita ahli ibadah itu.

Kucing peliharaan ini akhirnya harus menahan rasa sakit yang amat perih dan menjalani hidupnya dengan tubuh layaknya busung lapar.

"Kenapa dia masuk neraka? Dia menahan kucing itu tidak dilepasin, mencari makan sendiri, dan tidak memberikan makan," tutur dia menjelaskan.

"Ada orang alasan mempelihara binatang malah ternyata dia menyiksa binatang," sambungnya.

tvonenews

Sebagai ulama besar sekaligus pendakwah ternama, Syekh Ali Jaber mengutip peringatan keras dari Rasulullah SAW agar tidak menyiksa hewan.

"Gara-gara kucing masuk neraka mana ibadahnya, puasanya? Enggak ada," tegasnya.

"Dia tidak punya kebaikan sama sekali. Malah dikenal wanita ini zina, nggak pernah punya kebaikan," tambah dia lagi.

Kisah wanita ahli ibadah ini menjadi penjelasan dalam salah satu hadits riwayat akibat penyiksaan terhadap kucing peliharaannya, Rasulullah SAW bersabda:

"Ada seorang wanita yang diazab karena seekor kucing. Ia mengurung kucingnya sampai mati, lalu ia masuk neraka karenanya. Ia tidak memberikan makan dan minum kucingnya. Bahkan ia mengurungnya. Ia tidak meninggalkan makan untuknya, sehingga ia memakan apa yang keluar dari bumi." (HR. Bukhari & Muslim)

Kemudian, Syekh Ali Jaber mengisahkan wanita sebagai pelacur dari Bani Israil menyelamatkan anjing liar sedang kehausan.

Kisah pertemuan wanita pelacur mendapat pertolongan dan surga dari Allah SWT dijelaskan dalam hadits riwayat karena bantu mencari air untuk anjing agar tidak kehausan.

"Oh, kasihan anjing ini. Dia merasakan haus sebagaimana saya tadi merasakan haus," sebutnya.

"Allah lihat perbuatannya. Kata Rasulullah, Allah ampuni segala dosanya dan dia masuk surga," lanjutnya lagi.

Ia menyarankan setiap manusia harus melakukan amal saleh, khususnya kepada hewan agar menunjukkan sebagai sesama makhluk sosiial dan beriman kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bermacam amal saleh, tapi rutin biar pun sederhana. Karena kita tidak tahu di mana Allah sembunyikan ridho di dalam amal saleh tersebut," tutupnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bojan Hodak Ingin Persib Jaga Keangkeran GBLA, Minta Pemain Waspada Motivasi Berlipat Bali United

Bojan Hodak Ingin Persib Jaga Keangkeran GBLA, Minta Pemain Waspada Motivasi Berlipat Bali United

Persib Bandung bidik tiga poin saat menjamu Bali United. Bojan Hodak ingatkan ancaman lawan usai menang 6-1, demi menjaga jarak di puncak klasemen.
Emak-emak 63 Tahun Terlibat Penyelundupan Sabu di Bandara Silangit Tapanuli Utara, Ini Kronologinya

Emak-emak 63 Tahun Terlibat Penyelundupan Sabu di Bandara Silangit Tapanuli Utara, Ini Kronologinya

Petugas Bandara Silangit bekerjasama dengan Satuan Narkoba Polres Tapanuli Utara (Taput) gagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu seberat 2 kg, Jumat (10/04/2026)
Kabag Organisasi Pemkab Gresik Temukan 13 Kejanggalan SK PNS dan PPPK Palsu yang Memakan Korban

Kabag Organisasi Pemkab Gresik Temukan 13 Kejanggalan SK PNS dan PPPK Palsu yang Memakan Korban

Pasca viralnya korban SK PNS palsu masuk kerja di kantor Pemkab Gresik, Kabag Organisasi Pemkab Gresik, Bahagia Santosa menyatakan bahwa salah satu korban penerima SK PNS dan PPPK palsu masuk kerja hari pertama
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Penilaian Jujur Yeum Hye-seon soal Megawati Hangestri yang Santer Dikabarkan Comeback ke Liga Voli Korea, Ia Bilang...

Penilaian Jujur Yeum Hye-seon soal Megawati Hangestri yang Santer Dikabarkan Comeback ke Liga Voli Korea, Ia Bilang...

Nama Megawati Hangestri benar-benar mendapatkan sorotan di Korea Selatan dalam beberapa hari terkahir setelah dirinya diisukan akan comebacknya ke V League.
Legenda Persija Jakarta dan Timnas Indonesia Sutan Harhara Tutup Usia, Pernah Bikin MU Kerepotan

Legenda Persija Jakarta dan Timnas Indonesia Sutan Harhara Tutup Usia, Pernah Bikin MU Kerepotan

Mantan pemain Persija Jakarta dan Timnas Indonesia Sutan Harhara tutup usia, Sabtu (11/4/2026). Kabar ini pertama kali disiarkan oleh akun Instagram Persija.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT