News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Kekisruhan Gus Miftah, Nasaruddin Umar Ungkap Keputusan Sertifikasi Pendakwah Hadirkan Ormas Islam

Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar mengatakan Kemenag akan menghadirkan ormas Islam dalam keputusan sertifikasi pendakwah efek kasus Gus Miftah heboh.
Selasa, 10 Desember 2024 - 22:25 WIB
Gus Miftah (kiri) & Menteri Agama (Menag) RI Prof. Nasaruddin Umar (kanan)
Sumber :
  • Instagram/@gusmiftah & Humas Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Kemenag melibatkan ormas Islam dalam pengkajian sertifikasi pendakwah pasca kasus Gus Miftah heboh.

Sejak kasus Gus Miftah mengolok-olok penjual es teh manis, Sunhaji, Nasaruddin Umar tidak ingin mengambil keputusan secara langsung dalam penerimaan usulan sertifikasi pendakwah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perihal sertifikasi pendakwah, Nasaruddin Umar cepat menanggapi usulan dilontarkan dari masyarakat sejak mencuatnya kasus Gus Miftah.

"Kita akan libatkan semua," ungkap Menag RI Nasaruddin Umar dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Sebagai Menag, Nasaruddin harus melibatkan ormas Islam agar Kemenag tidak sembarangan mengambil keputusan.

Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar
Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar
Sumber :
  • Kemenag

 

Bahwasanya anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq menjadi salah satu orang yang menyampaikan usulan pertama kali dalam pembuatan sertifikasi para juru dakwah.

Bagi Maman, sertifikasi ini masuk dalam bagian aspek terpenting untuk mengetahui seberapa jauh kapasitas ilmu pengetahuan nilai keagamaan dimiliki oleh para juru dakwah di Indonesia.

Usulan ini bermula atas respons keras akibat pendakwah bernama asli Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah bercanda kepada penjual es teh manis, Sunhaji.

"Sementara, kita godok dulu," kata Menag RI itu.

Sebelumnya, Gus Miftah sedang menjabat Utusan Khusus Presiden bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan mendadak viral akibat candaannya.

Guyonan dari sang pendakwah menjadi pengisi dalam suatu acara di Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu memicu amarah publik terkhusus dari netizen.

Pasalnya, Miftah tengah menjadi perbincangan publik akibat sebuah potongan video ceramahnya viral.

Potongan video ceramah tersebut memperlihatkan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman itu sedang melecehkan Sunhaji.

Miftah seakan-akan merendahkan pekerjaan sebagai penjual es teh. Bahkan sampai melontarkan kalimat tidak pantas memunculkan kecaman dari publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Es tehmu masih banyak enggak? Masih? Ya sana dijual, g*k. Jual dulu, nanti kalau masih belum laku, ya sudah itu takdir," ucap Gus Miftah dalam video viral tersebut.

Setelah video tersebut viral, Gus Miftah langsung mendatangi kediaman Sunhaji untuk klarifikasi sekaligus meminta maaf.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT