News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Haruskah Dibongkar Kuburan Sudah Gunakan Paving, Cor dan Batu Nisan? Buya Yahya Ingatkan Sebaiknya....

Pendakwah Buya Yahya menjelaskan hukum dan keharusan dibongkar soal kuburan atau makam keluarga yang menggunakan paving block, cor atau semen hingga batu nisan.
Selasa, 10 Desember 2024 - 23:10 WIB
Buya Yahya jelaskan hukum kuburan atau makam harus dibongkar atau tidak jika pakai paving block, cor dan batu nisan
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

"Batu nisan diperkenankan untuk memberi tanda, bukan sesuatu yang haram, dengan kayu atau batu yang ditulis adalah tidak ada masalah," jelasnya.

"Memberi nama untuk diketahui adalah bukan sesuatu yang haram, boleh, apakah tandanya dengan kayu atau di batu yang ditulisi, bukan sesuatu yang haram," sambung dia menjelaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perihal paving di atas kuburan, Buya Yahya juga menjelaskan soal hukumnya karena masyarakat Indonesia ingin makam keluarganya tertata rapi.

Kuburan menggunakan paving block sama seperti batu nisan bertujuan agar makam keluarganya mudah dikenali bagi mereka dalam tradisi Indonesia.

Saat keluarga ingin melakukan ziarah langsung bisa menemukan kuburan keluarganya.

Tak hanya keluarga, banyak kuburan dari tokoh penting dan pemuka agama lainnya juga menjadi tempat ziarah guna mengingat kematian.

Banyak pertanyaan mengenai hukum kuburan memakai paving dianggap haram dan harus perlu dibongkar agar hanya terlihat menggunakan tanah.

"Paving seperti halnya batu alam dan sebagainya itu ditata begitu agar rapi enggak ada masalah, karena bukan seperti menyemen," terang dia.

Sebagai pendakwah karismatik, ia menguraikan bahwa paving block memiliki perbedaan dengan cor atau semen pada kuburan.

"Kalau menyemen itu akan mengganggu orang lain karena ingin membongkarnya, karena mungkin mau diisi mayat lainnya atau mengganggu kiri kanannya," tuturnya.

Ia menyebutkan kuburan menggunakan paving block sangat mudah apabila ingin dibongkar atau dipindahkan ke depannya.

"Kalau paving tinggal digeser saja, tinggal dicabut," katanya.

tvonenews

Perihal cor, pendakwah kelahiran asal Blitar itu menegaskan hukumnya makruh. Namun, itu menjadi boleh jika memiliki manfaat.

"Hendaknya dihindari jika tidak ada hajat, misalnya tidak khawatir akan adanya banjir maka hendaknya jangan begitu, makruh," tegasnya.

Ia tidak serta merta memberikan pendapatnya agar tak terjadi kekeliruan antara perbedaan penjelasannya dengan pandangan para ulama.

Ia mengetahui beberapa ulama mengatakan hukum memasang ketiganya adalah makruh maupun haram. Namun, perbedaan pendapat ini harus diterima dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi kita ikut ulama mengatakan makruh, hindari caci maki dan olok-olok," tandasnya.

(far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Drama Cristiano Ronaldo di Al-Nassr Berakhir, Sempat Mogok Main karena Transfer, CR7 Kini Siap Comeback

Drama Cristiano Ronaldo di Al-Nassr Berakhir, Sempat Mogok Main karena Transfer, CR7 Kini Siap Comeback

Cristiano Ronaldo akhiri konflik internal Al-Nassr usai sempat mogok bermain karena transfer minim. CR7 kini siap comeback, tetapi masa depannya di Arab Saudi masih jadi tanda tanya.
Motornya Bermasalah saat Tes Sepang, Rookie Milik Yamaha Ini Sebut Ia akan Kesulitan di Awal Musim MotoGP 2026

Motornya Bermasalah saat Tes Sepang, Rookie Milik Yamaha Ini Sebut Ia akan Kesulitan di Awal Musim MotoGP 2026

Rookie tim Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, memprediksi awal kariernya di MotoGP 2026 tidak akan berjalan dengan mudah.
Negara Gelontorkan Rp11,92 Triliun untuk Bantuan Ramadan, 35 Juta Keluarga Miskin Dapat 10 Kg Beras dan 2 Liter Minyak

Negara Gelontorkan Rp11,92 Triliun untuk Bantuan Ramadan, 35 Juta Keluarga Miskin Dapat 10 Kg Beras dan 2 Liter Minyak

Sebanyak 35,04 juta keluarga miskin dan rentan dipastikan terima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng guna menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.
Panitia Desak Penyidik Segera Tuntaskan Laporan Kericuhan Musda Golkar Sumut

Panitia Desak Penyidik Segera Tuntaskan Laporan Kericuhan Musda Golkar Sumut

Kericuhan di luar arena Musda XI Golkar Sumut (Musda Golkar Sumut) telah resmi dilaporkan ke Polda Sumatera Utara. Akan tetapi, sejauh ini pihak penyidik
Wakil Malaysia di AFC Optimistis Menang di Pengadilan CAS, Untung Bagi Pemain Naturalisasi dan Timnas

Wakil Malaysia di AFC Optimistis Menang di Pengadilan CAS, Untung Bagi Pemain Naturalisasi dan Timnas

Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, menyebut bahwa keputusan CAS menangguhkan hukuman merupakan hal yang jarang terjadi.
Korban Sebut Tak Ada Permintaan Maaf dari Mohan Hazian, Justru Diteror Nomor Asing!

Korban Sebut Tak Ada Permintaan Maaf dari Mohan Hazian, Justru Diteror Nomor Asing!

Korban kasus dugaan pelecehan oleh Mohan Hazian buka suara. Ia mengaku belum menerima permintaan maaf, justru dihubungi nomor asing yang ingin menemuinya.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT