News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustaz Adi Hidayat Geleng-geleng Kepala Sayangkan Narasi Hoaks Isu Gantikan Gus Miftah Viral: Banyak yang Lebih Pantas

Ustaz Adi Hidayat (UAH) mempermasalahkan narasi hoaks seakan-akan dirinya resmi menggantikan posisi Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto.
Rabu, 11 Desember 2024 - 17:36 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) tepis narasi hoaks soal menggantikan posisi Gus Miftah
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & ANTARA

tvOnenews.com - Direktur Quantum Akhyar Institute, Ustaz Adi Hidayat merespons soal narasi bertebaran bahwa dirinya disebut sosok tepat menggantikan posisi Gus Miftah.

Bahwasanya Gus Miftah belum lama ini resmi mengundurkan diri sebagai Utusan Khusus Presiden. Nama Ustaz Adi Hidayat tiba-tiba muncul di media sosial resmi mengisi posisi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun begitu, Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyayangkan ada narasi hoaks yang menyebutkan telah resmi mengisi slot yang sebelumnya diisi oleh Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah.

Saat ini, UAH tidak terlalu memusingkan soal jabatan digadang-gadang menjadi Utusan Khusus Presiden bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

"Saya berkeyakinan bahwa banyak orang-orang yang lebih baik, banyak orang-orang yang lebih pantas, lebih berwawasan dengan posisi dimaksud," ungkap UAH dalam video pernyataannya diunggah dari kanal YouTube Adi Hidayat Official dikutip, Rabu (11/12/2024).

Direktur Quantum Akhyar Institute Ustaz Adi Hidayat
Direktur Quantum Akhyar Institute Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

 

Menurutnya, orang yang mengisi posisi Utusan Khusus dalam bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan merupakan hak prerogatif dari Presiden Prabowo Subianto.

Ia memahami pengunduran diri Gus Miftah tidak lepas dari isu yang mencuat di media sosial akibat menghina penjual es teh, Sunhaji.

Ia menganggap ilmunya tidak cukup tinggi untuk mengemban amanah sebagai Staf Khusus Presiden.

"Beliau (Presiden Prabowo) akan lebih dapat menentukan staf terkait yang lebih baik dan lebih berkualitas dibandingkan dengan kami. Ini yang pertama," terang dia.

Dalam pernyataannya, UAH merespons narasi sepihak menyebutkan seakan-akan telah resmi diangkat oleh Presiden Prabowo untuk menggantikan Gus Miftah.

Narasi peresmian tersebut mencuat bermula dari salah satu unggahan akun TikTok memasang sebuah gambar dirinya sedang berjabat tangan dengan Presiden Prabowo.

Narasi tersebut bahkan membuat netizen semakin penasaran terkait kebenarannya karena gambar pertemuan ini muncul setelah pengunduran diri Miftah.

Sebagai klarifikasinya, Direktur Quantum Akhyar Institute itu menyatakan gambar tersebut telah berlangsung pada 2019.

Kala itu, UAH resmi mendukung Prabowo untuk menjadi calon Presiden terkuat dalam gelaran Pemilu 2019.

Prabowo juga mendapat pendamping sebagai calon Wakil Presiden yang diisi oleh Sandiaga Uno.

UAH mengatakan pertemuan itu terjadi di salah satu tempat kediaman Presiden Prabowo di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 2019 silam.

"Tentu saja melalui penyampaian ini saya harapkan narasi-narasi atau pun juga informasi yang sampai kepada beberapa sahabat dan teman-teman sudah bisa diketahui informasi yang sesungguhnya," tegasnya.

Ia mengajak masyarakat Indonesia agar lebih bijak dan mengulik informasi guna menghindari kekeliruan.

"Sehingga dengan itu saya kira bisa diabaikan sedemikian," pesannya.

Pendakwah kelahiran dari Pandeglang itu memahami kehebohan dialami Miftah sedang menjadi sorotan publik. Bahkan menimbulkan petisi dan kecaman terhadap sang pendakwah.

Ia menambahkan toleransi beragama dan menjaga kerukunan sesama masyarakat Indonesia menjadi tugas utama agar tidak menimbulkan kekacauan di tengah-tengah kedamaian hidup.

"Namun demikian, adanya tentu kita tetap bersemangat mendoakan Negeri ini mendoakan persatuan dan kebaikan-kebaikan yang mungkin kita bisa kerjakan secara kolektif," ajak dia.

Sebelumnya, Miftah Maulana Habiburrahman tengah menjadi penceramah di suatu acara tausiyah atau kajian yang digelar di Magelang, Jawa Tengah.

Dalam potongan video ceramah viral itu memperlihatkan Miftah secara terang-terangan menghina seorang penjual es teh, Sunhaji.

Penjual es teh itu tengah berjualan untuk menghilangkan dahaga para jemaah yang sedang mendengar tausiyah dari Miftah.

Ucapan itu menunjukkan Miftah dianggap sedang menghina dengan kalimat kasar atau tidak pantas dilakukan sebagai pendakwah.

Kebanyakan publik menyoroti penjual es teh merupakan pekerjaan mulia. Meski kerap kali mendapat perspektif sebagai pekerjaan rendahan.

Publik merasa geram karena Miftah saat itu sedang menjabat sebagai salah satu bagian Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto.

Kemudian, ia juga berstatus sebagai pendakwah yang mengisi acara kajian tersebut.

Petisi publik mendesak Miftah mundur dari jabatannya semakin gempar hingga disorot oleh berbagai pihak di luar negeri.

Saat petisi tersebut mencuat juga semakin gempar karena potongan video Miftah sedang menghina seniman senior, Yati Pesek juga viral.

tvonenews

Sontak, Miftah menyambangi kediaman Sunhaji setelah mengetahui video penghinaannya dalam suatu ceramah viral.

Miftah juga telah memutuskan untuk mundur dari kursi Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto di bidang keagamaan di Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, DI Yogyakarta pada Jumat (6/12/2024) lalu.

"Hari ini, dengan segala kerendahan hati dan ketulusan, dan dengan penuh kesadaran, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam," kata Miftah dalam konferensi persnya di DI Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah berdoa, bermuhasabah, dan istighfar, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi
Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Pihak kepolisian juga bakal menyisir permukiman-permukiman lainnya yang masuk target operasi peredaran penyalahgunaan narkoba selain eks lokalisasi prostitusi Saritem.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT