News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Dalami Dugaan Kasus Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar, Rektorat: Bila Terbukti Sanksinya Berat!

Dugaan adanya oknum tertentu di dalam area Kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar terus didalami. Rektorat berbicara soal sanksi tegas.
Selasa, 17 Desember 2024 - 05:10 WIB
Ilustrasi - Anggota Polri menunjukkan barang bukti uang palsu
Sumber :
  • ANTARA

Gowa, tvOnenews.com-Dugaan adanya oknum tertentu di dalam area Kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Jalan HM Yasin Limpo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.memproduksi uang palsu terus didalami  Jajaran Polresta Gowa. Sementara Wakil Rektor III UIN Alauddin Makassar Prof Muhammad Khalifah Mustamin bicara soal sikap tegas dan mengancam beri sanski pemecatan pada oknum pegawainya jika  benar terlibat. 

"Kami hanya bisa memberikan keterangan bahwa Polres Gowa memang menangani tentang percetakan dan peredaran uang palsu," kata Kasi Humas Polres Gowa Iptu Kusman Jaya, di Gowa, Senin.

Belum ada keterangan terkait detail produksi, jumlah barang bukti hingga cara pemalsuan, Kusman hanya menyatakan masih dalam penyelidikan polisi.

"Kita belum bisa memberikan keterangan berapa banyak pelaku, karena masih tahap pengembangan. Yang jelas ada (pelaku diamankan), barang bukti ada. Tapi, mohon maaf itu saja yang bisa kami berikan informasi. Kita tunggu press release-nya saja. Ini sementara ditangani Polres Gowa," tuturnya.

Wakil Rektor III UIN Alauddin Makassar Prof Muhammad Khalifah Mustamin kepada wartawan menyampaikan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan secara terperinci atas kasus tersebut, meski beredar informasi tentang pembuatan uang palsu di kampusnya.

"Tentang uang palsu itu, tentu kami akan menunggu rilis berita resmi dari kepolisian. Saya pikir polisi punya mekanisme sendiri terkait dengan itu," katanya.

Prof Khalifah menyatakan pihaknya hanya bisa menyampaikan terkait hal itu. Meski demikian, internal rektorat dipastikan mengambil tindakan tegas terhadap oknum pegawai kampus itu yang diduga terlibat.

"Ranah uang palsu kan sekarang sudah di tangan kepolisian. Kami pihak kampus, ya menunggu bagaimana mekanisme yang ada di kepolisian berjalan, karena kami tidak bisa campuri itu," ujarnya.

Terkait dengan internal Kampus UIN Alauddin, kata dia, tentu pihak rektorat dan seluruh pihak pimpinan akan mengambil langkah-langkah yang harus dilakukan terkait dengan pegawai yang sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews



"Tidak ada orang yang mau kampusnya tercoreng di mana-mana. Kita semua malu terkait itu dan pasti kampus, rektor, serta pimpinan seluruhnya mengambil tindakan tegas terkait dengan itu semua, terkait oknum itu," katanya lagi.

Saat ditanyakan salah seorang oknum pegawai yang bertugas sebagai Kepala Perpustakaan Kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa diduga ikut terlibat, Prof Khalifa menegaskan, bila terbukti maka dipastikan akan dijatuhkan sanksi berat.

"Kalau sanksi tegasnya tentu dinonaktifkan sebagai Kepala Perpustakaan itu pasti, kalau pemecatan ada mekanismenya dan yang memecat bukan kampus. Kita sudah sepakat, bahwa apa yang dilakukan oleh kepolisian misalnya rilis berita, pasti kita bersinergi untuk menyelesaikan ini," paparnya menambahkan.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa UIN Alauddin Makassar di Kampus 2 Samata menggelar aksi di depan Gedung Rektorat kampus dengan mendesak agar kasus dugaan produksi uang palsu di dalam kampus segera diselesaikan serta memecat pegawai yang diduga terlibat termasuk menangkap otak atau pelaku utamanya.(ant/bwo)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Patahkan Polemik, Pakar Hukum Ungkap Adies Kadir Sah Secara Konstitusional Jadi Hakim MK

Patahkan Polemik, Pakar Hukum Ungkap Adies Kadir Sah Secara Konstitusional Jadi Hakim MK

Polemik terus bergulir usai eks Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir resmi menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Terkuak! Ini Alasan AFC Sanksi Cukup Berat Timnas Futsal Indonesia usai Laga Final Piala Asia 2026 Kontra Iran

Terkuak! Ini Alasan AFC Sanksi Cukup Berat Timnas Futsal Indonesia usai Laga Final Piala Asia 2026 Kontra Iran

Timnas Futsal Indonesia dihukum AFC setelah final Piala Asia Futsal 2026 kontra Irak. Pelanggaran penonton hingga penyelenggaraan bikin PSSI didenda cukup berat
Kuasa Hukum Ressa Rizky Soroti Denada Tak Memohon Maaf kepada Orang Tua: Melecehkan Kehormatan Ibu

Kuasa Hukum Ressa Rizky Soroti Denada Tak Memohon Maaf kepada Orang Tua: Melecehkan Kehormatan Ibu

Denada meminta maaf karena tidak merawat Ressa Rizky Rossano sejak masih kecil. Namun, Denada tidak menyebutkan permohonan maaf kepada orang tua asuh Ressa
Momen Mencekam di Padang! Ravy Tsouka Kolaps Usai Laga, Pelatih Semen Padang Minta Doa

Momen Mencekam di Padang! Ravy Tsouka Kolaps Usai Laga, Pelatih Semen Padang Minta Doa

Kabar mengkhawatirkan datang dari kubu Semen Padang FC seusai laga lanjutan Super League pekan ke-20 kontra Persita Tangerang.
Hasil Riset Pandangan Warga, Pemkot Pasuruan Perkanalkan Citra Baru Kotanya

Hasil Riset Pandangan Warga, Pemkot Pasuruan Perkanalkan Citra Baru Kotanya

Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan resmi memperkenalkan citra barunya berupa 'Religius Modern'.
Haaland Masih Mandul di Anfield, Bisakah Man City Menaklukkan Liverpool?

Haaland Masih Mandul di Anfield, Bisakah Man City Menaklukkan Liverpool?

Dengan performa melempem di liga domestik, Erling Haaland dituntut tampil gemilang ketika Manchester City menantang Liverpool di Anfield, Minggu (8/2/2026).

Trending

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

PSSI didenda Rp235 juta oleh AFC usai Piala Asia Futsal 2026 akibat pelanggaran penonton masuk lapangan. Sanksi muncul di tengah pencapaian bersejarah Indonesia
Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Setelah mencatatkan sejarah dengan menjadi runner-up Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia berpotensi alami kenaikan peringkat di ranking dunia FIFA.
Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs China di Laga Uji Coba Internasional: Live Malam Ini, Kick Off 21.00 WIB

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs China di Laga Uji Coba Internasional: Live Malam Ini, Kick Off 21.00 WIB

Jadwal siaran langsung Timnas Indonesia U-17 melawan China di Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu (8/2/2026) pukul 21.00 WIB.
Pantas Saja Gagal ke Piala Dunia, John Herdman Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

Pantas Saja Gagal ke Piala Dunia, John Herdman Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

John Herdman membongkar masalah utama Timnas Indonesia di era sebelumnya hingga gagal maksimal di level internasional. Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar skuad Garuda?
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Robin Mirisola, striker muda berdarah Jogja yang bermain di KRC Genk, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Simak profilnya.
OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Setahun, Imbas Pelanggaran IPO Repower Asia

OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Setahun, Imbas Pelanggaran IPO Repower Asia

OJK membekukan izin underwriter UOB Kay Hian Sekuritas selama satu tahun akibat pelanggaran penjatahan pasti IPO Repower Asia Indonesia Tbk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT