News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Boleh Gak Sih Kasih Ucapan Selamat Natal dalam Islam? Buya Yahya Ingatkan Makna Toleransi Sebaiknya...

Pendakwah Buya Yahya menguraikan makna toleransi dalam agama Islam bagi umat Muslim memberikan ucapan selamat Natal sebagai hari raya untuk umat Kristiani.
Rabu, 18 Desember 2024 - 07:14 WIB
Buya Yahya uraikan makna toleransi dalam agama Islam saat kasih ucapan selamat Hari Raya Natal
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Pengasuh LPD Al Bahjah KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menguraikan makna toleransi dalam pemberian ucapan "Selamat Natal".

Buya Yahya membicarakan kalimat Selamat Natal sebagaimana bentuk menghormati dan menunjukkan toleransi umat Islam kepada hari raya bagi umat Kristiani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Buya Yahya mengingatkan tentang makna toleransi terhadap ucapan perayaan Natal yang dilakukan oleh umat Kristiani dalam pandangan agama Islam.

Pembahasan mengucap selamat Natal, kata Buya Yahya, muncul dari berbagai pendapat ada yang membolehkan dan mengharamkan kalimat tersebut dalam kaca mata agama Islam.

"Toleransi itu jangan paksa orang lain untuk ikutin kamu," ungkap Buya Yahya dalam suatu kajiannya dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Rabu (18/12/2024).

Ilustrasi bersalaman saat kasih ucapan selamat Hari Raya Natal
Ilustrasi bersalaman saat kasih ucapan selamat Hari Raya Natal
Sumber :
  • Istockphoto

 

Bahwasanya Natal merupakan bagian hari raya untuk umat Kristiani yang mengandung sebagai peringatan kelahiran Yesus Kristus.

Kalimat Natal bermula dari bahasa Latin Dies Natalis yang memiliki arti, yakni "Hari Lahir". Umat Kristiani biasanya merayakan kelahiran Yesus Kristus setiap 25 Desember.

Adapun bentuk perayaannya bisa mengandung khidmat dilakukan di rumah maupun di gereja.

Setiap gereja menjadi tempat ibadah umat Kristiani akan dihiasi dengan berbagai nuansa indah tanda semangat dalam merayakan hari raya keagamaannya.

Biasanya umat Kristiani melakukan tradisinya yang paling identik saat Natal, yakni saling tukar-menukar kado.

Perihal maknanya, Natal menunjukkan sebagai solidaritas dan pengorbanan Yesus Kristus berjuang dengan cara penebusan dosa setiap manusia.

Tak hanya itu, pengorbanan ini juga menandakan Yesus Kristus sangat berjasa karena rela mati saat menebus dosa.

Setiap hari raya keagamaan pasti memunculkan berbagai ucapan mengandung kalimat selamat dan bagian ini tidak bisa terpisahkan di seluruh agama.

Orang-orang dari penganut agama lain yang memberikan ucapan selamat kerap kali dimaknai sebagai menunjukkan sikap toleransi antarumat beragama.

Dalam agama Islam, ucapan selamat kepada perayaan hari raya agama lain menimbulkan beberapa pendapat bahwa ada yang menyebutkan boleh hingga haram.

Surat Al Furqan Ayat 72 menjadi dalil Al Quran terkait anjuran tidak mengeluarkan kalimat sia-sia, Allah SWT berfirman:

وَالَّذِيْنَ لَا يَشْهَدُوْنَ الزُّوْرَۙ وَاِذَا مَرُّوْا بِاللَّغْوِ مَرُّوْا كِرَامًا

Artinya: "Dan, orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu serta apabila mereka berpapasan dengan (orang-orang) yang berbuat sia-sia, mereka berlalu dengan menjaga kehormatannya." (QS. Al Furqan, 25:72)

Adapun dalil Al Quran memperbolehkan hal ini dijelaskan dalam Surat An Nisa Ayat 86, Allah SWT berfirman:

وَاِذَا حُيِّيْتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوْا بِاَحْسَنَ مِنْهَآ اَوْ رُدُّوْهَا ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ حَسِيْبًا

Artinya: "Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan (salam), balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik daripadanya atau balaslah dengan yang sepadan. Sesungguhnya Allah Maha Memperhitungkan segala sesuatu." (QS. An Nisa, 4:86)

Sebagai ulama karismatik, Buya Yahya menegaskan sikap toleransi yang benar bukan melalui ucapan melainkan saling menghargai.

Ia mencontohkan tanpa adanya paksaan umat agama lain harus mengucap kalimat selamat dalam perayaan hari raya agamanya.

"Gara-gara toleransi salah dalam penerapannya. Contohnya gini, toleransi kalau hari raya Idul Fitri, Anda jangan paksa karyawan Nasrani untuk ucapkan ‘Selamat Hari Raya’ atau memberikan bingkisan, kan begitu mestinya," jelas dia.

"Seperti pengajian, orang Nasrani tidak wajib," sambungnya menambahkan.

Pendakwah kelahiran asal Blitar ini menyampaikan ada perbedaan umat Muslim tidak dianjurkan memberikan ucapan perayaan hari raya Natal.

tvonenews

Ia menyebutkan bahwa ajaran agama Islam menunjukkan tanda bahwa Isa AS sebagai salah satu Nabi, sedangkan perayaan Natal untuk umat Kristiani dimaknai hari kelahiran Yesus Kristus.

"Apa sih artinya mengucapkan 'Selamat Natal?' Mengucapkan itu artinya merayakan kelahiran Yesus yang Tuhan bagi umat Nasrani. Jadi kalau kita (umat Islam) jangan pusing karena di Nabi Isa bukan Tuhan bagi umat Islam," paparnya.

Ia mempertegas alasan umat Muslim tidak turut merayakan Natal, sedangkan umat Kristiani tidak merayakan Idul Fitri karena dibedakan pada ajaran agamanya masing-masing.

"Jadi kalau mengatakan haram bukanlah sebuah masalah, justru yang mempermasalahkan orang Islam yang ngaco. Orang Nasrani tidak masalah kalau Islam tidak mengucapkan Natal," tegasnya.

Pendakwah usia 51 tahun ini menyatakan sikap saling menghargai harus dijunjung tinggi dalam menciptakan keharmonisan hubungan antarumat beragama.

Ia mengungkapkan hal yang diwajibkan bagi seluruh umat adalah sikap saling membantu, meskipun terdapat adanya perbedaan kepercayaan agamanya masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam Islam gak ada toleransi adanya kewajiban, misalnya tetangga sakit kita wajib ngasih, tetangga Nasrani yang sakit, kita wajib kasih makan, kasih obat, tetangga Nasrani yang lapar kita wajib kasih maka, itu bukan toleransi tapi kewajiban," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dicari Lewat Sayembara Dedi Mulyadi Rp750 Juta, Aman Yani Diduga Sempat Ngontrak di Cikarang Selatan

Dicari Lewat Sayembara Dedi Mulyadi Rp750 Juta, Aman Yani Diduga Sempat Ngontrak di Cikarang Selatan

Dedi Mulyadi tawarkan sayembara Rp750 juta untuk temukan Aman Yani. Saksi ungkap pria mirip Aman Yani sempat ngontrak di Villa Mutiara, Cikarang Selatan.
Terpopuler Kemarin: Pesan Khusus Dedi Mulyadi untuk Ibu-ibu Jabar, hingga Media Vietnam Curiga dengan Nova Arianto

Terpopuler Kemarin: Pesan Khusus Dedi Mulyadi untuk Ibu-ibu Jabar, hingga Media Vietnam Curiga dengan Nova Arianto

Sejumlah berita menarik menjadi perhatian pembaca pada Selasa (2/6/2026). Mulai dari Dedi Mulyadi, Timnas Indonesia asuhan Nova Arianto hingga sosok eks artis.
Jadwal Indonesia Open 2026, Rabu 3 Juni: Raymond/Joaquin Comeback, 10 Wakil Tuan Rumah Beraksi

Jadwal Indonesia Open 2026, Rabu 3 Juni: Raymond/Joaquin Comeback, 10 Wakil Tuan Rumah Beraksi

Jadwal Indonesia Open 2026 hari ini, di mana ada sejumlah wakil tuan rumah akan unjuk gigi termasuk Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Ingin Papua Maju, Dedi Mulyadi Titip Pesan ke Investor yang Masuk Membangun: Jagalah Kehormatan

Ingin Papua Maju, Dedi Mulyadi Titip Pesan ke Investor yang Masuk Membangun: Jagalah Kehormatan

Papua menjadi bagian Indonesia yang dipuji sebagai surga-nya dunia. Salah satu yang memujinya yaitu Kang Dedi Mulyadi.
Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Pelemahan nilai tukar rupiah yang dibuka perdagangan level Rp17.885 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/6/2026) ternyata tidak selalu membawa kabar buruk.
Geram Prabowo Dikritik Dino Patti Djalal, Gerindra: Di Negara Maju Mantan Pejabat Membatasi Diri

Geram Prabowo Dikritik Dino Patti Djalal, Gerindra: Di Negara Maju Mantan Pejabat Membatasi Diri

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menanggapi kritik yang disampaikan oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri Presiden RI, Prabowo Subianto.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Bea Cukai Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turut merespong polemik terkait permasalahan penahanan dan pembongkaran 15 kontainer bermuatan bahan mineral tambang timah dan ilminite milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM).
Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Pelemahan nilai tukar rupiah yang dibuka perdagangan level Rp17.885 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/6/2026) ternyata tidak selalu membawa kabar buruk.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT