GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Tahun Baru Masehi yang Jadi Masalah, Tapi Inilah yang Harus Diubah, Kata Buya Yahya

Menurut Buya Yahya sebenarnya tidak ada masalah dengan Tahun Baru Masehi. Namun harus ada yang diubah oleh masyarakat saat malam akhir tahun tersebut.
Kamis, 26 Desember 2024 - 14:29 WIB
Bukan Tahun Baru Masehi yang Jadi Masalah, Tapi Inilah yang Harus Diubah, Kata Buya Yahya
Sumber :
  • freepik/rawpixel.com

tvOnenews.com - Perayaan Tahun Baru biasanya ramai dengan acara kumpul bersama dengan pesta kembang api dan tiup terompet.

Menurut Buya Yahya sebenarnya tidak ada masalah dengan Tahun Baru Masehi. Namun harus ada yang diubah oleh masyarakat saat malam itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahun Baru masehi bukan yang dipermasalahkan," kata Buya Yahya dilansir tvOnenews.com pada Kamis (26/12/2024) dari ceramahnya yang diunggah di Al-Bahjah TV.

"Akan tapi kebiasaan dan kebudayaan yang terjadi di Tahun Baru tersebut," sambungnya.

Hal ini karena Islam tidak mengajarkan adanya Tahun Baru masehi. Namun ketika akhir tahun umat Islam dianjurkan untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri.

Namun bagaimana cara agar setiap Muslim khususnya anak muda paham bahwa saat malam Tahun Baru itu bukanlah untuk hura-hura? Buya Yahya memberikan saran berikut ini.

Buya Yahya mengingatkan, bahwa Tahun Baru masehi bukanlah yang menjadi masalah. Namun apa yang dilakukan di malam itulah yang jadi masalah.

“Apa itu ada maknanya peniupan terompet? kata Buya Yahya.

“Belum lagi kumpul laki perempuan yang bukan mahram karena pertemuan di acara itu,” sambung Buya Yahya.

Maka dari itu Buya Yahya mengajak tokoh-tokoh agama, masyarakat menghentikannya namun dengan cara tidak memaksa namun melalui dakwah.

“Maka perlu kita hentikan dengan bermacam-macam cara,” kata Buya Yahya. 

Namun tentu hal itu harus dilakukan jauh-jauh hari bukan mendadak.

“Hendaknya sekarang kita arahkan untuk tidak merayakan Tahun Baru masehi,” ajak Buya Yahya.

Hal ini sebagaimana contoh beberapa daerah yang mulai mengisi malam Tahun Baru Masehi dengan kegiatan Islami.

“Ini adalah tradisi para salafun Saleh di dalam merubah masyarakat dengan budaya-budaya yang salah menjadi budaya Islami,” kata Buya Yahya.

“Mengislamkan budaya, bagaimana mereka kita lupakan dengan Tahun Baru masehi dengan cara kita mengadakan acara Islam,” sambung Buya Yahya.

Hal inilah yang bisa menurut Buya Yahya bisa menangkal anak-anak muda dari kegiatan yang tidak bermanfaat bahkan maksiat di malam Tahun Baru.

“Untuk meng-counter agar anak-anak tidak mabuk agar anak-anak tidak niat terompet, ajak agar anak-anak membaca shalawat,” saran Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya cara itu efektif untuk menghentikan anak-anak supaya tidak larut dengan budaya yang tidak baik.

“Mereka kita harus membuat maulidan, kita kenalkan kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, kita kenalkan kepada Islam,” ujar Buya Yahya.

Anak-anak muda itu ajak kumpul namun jangan dikatakan merayakan Tahun Baru. Hal ini karena Buya Yahya mengakui pada malam itu jika tidak keluar rumah ibarat tidak bergaul.

Maka alangkah baiknya jika memanfaatkan momen itu untuk dakwah.

“Begitulah juru dakwah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam itu , menglihat kesempatan keramaian-keramaian, memanfaatkan momen kumpulnya orang untuk diarahkan kepada Allah SWT,” kata Buya Yahya.

Maka di malam 31 Desember 2024 esok saat berkumpul anak-anak adakanlah acara Islami.

“Tanggal 31 Desember kita tidak merayakan Tahun Baru masehi akan tapi kita ingin memberikan pengarahan,” sarannya.

“Sehingga mereka datang akhirnya sudah ke acara Maulid Nabi,” sambungnya.


Bukan Tahun Baru Masehi yang Jadi Masalah, Tapi Inilah yang Harus Diubah, Kata Buya Yahya (Sumber: ANTARA)

Sebagai informasi, menjelang akhir tahun 2024 dan menuju awal tahun 2025, Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), menyelenggarakan kegiatan Malam Muhasabah Tahun Baru 2025.

Kegiatan ini bertema mengusung tema "Melintasi Waktu Dalam Menggapai Ridha Allah SWT".

Acara yang tersebut digelar mulai Selasa hingga.Rabu, tanggal 31 Desember 2024 -  1 Januari 2025, di Lantai Utama Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Sebagaimana ajaran Islam, ketika akhir tahun setiap Muslim disarankan melakukan muhasabah atau introspeksi diri.

“Maka pada kegiatan malam muhasabah tahun baru 2025 ini, Masjid Istiqlal dibuka 24 jam,” dikutip dari akun Instagram Masjid Istiqlal pada Kamis (26/12/2024).

Dengan begitu jamaah diharapkan dapat mengikuti kegiatan secara aman di dalam masjid.

Kegiatan muhasabah ini dapat diikuti oleh masyarakat umum ini baik laki-laki dan perempuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan muhasabah dimulai pada 31 Desember pukul 21.30 WIB dan selesai pada 1 Januari 2025 pukul 04.19 WIB.

Selain diselenggarakan di Lantai Utama Masjid Istiqlal, kegiatan ini juga dapat disaksikan secara daring melalui YouTube Masjid Istiqlal TV. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNPB Ungkap Perkembangan Karhutla Sumatra-Kalimantan hingga Papua Barat, Operasi Darat dan Udara Diperkuat

BNPB Ungkap Perkembangan Karhutla Sumatra-Kalimantan hingga Papua Barat, Operasi Darat dan Udara Diperkuat

BNPB memaparkan perkembangan penanganan karhutla di Sumatra, Kalimantan hingga Papua Barat dengan penguatan operasi darat, water bombing dan OMC.
Daftar Pemain yang Mundur dari China Masters 2026

Daftar Pemain yang Mundur dari China Masters 2026

Daftar pemain yang mundur dari China Masters 2026, termasuk sejumlah atlet ternama. Salah satunya ada pasangan ganda putri dan ganda campuran Indonesia.
Lensa Berbicara: Potret Revitalisasi Halte Transjakarta Cawang Cililitan

Lensa Berbicara: Potret Revitalisasi Halte Transjakarta Cawang Cililitan

Sejumlah pekerja mengerjakan proyek revitalisasi Halte Transjakarta Cawang Cililitan di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (31/8).
39 Tahun Menanti, Piala Soeratin Diharapkan Kembali Lahirlah Talenta untuk Timnas Indonesia Asal Papua

39 Tahun Menanti, Piala Soeratin Diharapkan Kembali Lahirlah Talenta untuk Timnas Indonesia Asal Papua

Rully Rene menilai kembalinya Piala Soeratin Papua bukan sekadar menghadirkan pertandingan bagi pemain usia muda. 
Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Luncurkan Program Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia

Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Luncurkan Program Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, PT Pegadaian (Persero) bersinergi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) merilis inisiatif bertajuk Program Merdeka Stunting 2026. 
Baru Kenal Sebulan, Jordan Wilson Sudah Hafal Sifat Megawati Hangestri

Baru Kenal Sebulan, Jordan Wilson Sudah Hafal Sifat Megawati Hangestri

Meskipun belum lama saling kenal, namun Outside Hitter asing milik Hyundai Hillstate Jordan Wilson mengaku sudah sangat hafal dengan tabiat Megawati Hangestri.

Trending

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Outside Hitter baru Hyundai Hillstate Jordan Wilson mengaku bersyukur bisa bertemu dengan Megawati Hangestri saat jalani kompetisi profesionalnya musim ini.
Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal siaran langsung China Masters 2026, di mana akan ada sejumlah laga menarik. Salah satunya Jonatan Christie akan debut sebagai tunggal putra nomor satu dunia.
Bukan Hanya Dekat, 2 Pemain Hyundai Hillstate Ini Puji Setinggi Langit Atlet Indonesia Megawati Hangestri

Bukan Hanya Dekat, 2 Pemain Hyundai Hillstate Ini Puji Setinggi Langit Atlet Indonesia Megawati Hangestri

Wah ada dua nama pemain voli asing yang dekat sama Megawati Hangestri. Keduanya juga pernah memuji abis si atlet indonesia ini. Mereka bermain di satu klub loh.
Profil Pornpun Guedpard, Musuh Megawati Hangestri di Korea yang Jadi MVP di AVC Women's Continental 2026

Profil Pornpun Guedpard, Musuh Megawati Hangestri di Korea yang Jadi MVP di AVC Women's Continental 2026

Menilik profil singkat Pornpun Guedpard, setter sekaligus kapten Timnas Voli Putri Thailand yang baru saja dinobatkan sebagai MVP AVC Women's Continental 2026. Menariknya, Guedpard sempat menjadi musuh Megawati Hangestri di Liga Voli Korea.
Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Pertandingan perdana dari Grup H tersebut bakal berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, mulai pukul 16.00 WIB.
Jadwal Hyundai Hillstate Vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Lawan Teman Lama

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Lawan Teman Lama

Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027. Pertandingan ini bakal dinantikan para penggemar khususnya volimania Indonesia, karena Megawati Hangestri harus menghadapi mantan klubnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT