Jangan Salah Lagi, Ustaz Adi Hidayat Uraikan Tata Cara Sujud dalam Shalat yang Benar untuk Kesehatan
- Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews
"Nah posisi sujud kan seperti ini, posisi ketika menempel kayak gini (di samping dada), ada juga bisa di seperti ini (samping telinga) saat sujud, jadi tinggal ditempelkan saja," jelasnya.
UAH menegaskan tangan yang lurus memanjang telah melakukan kesalahan dan kekeliruan dalam sujud.
Ia menuturkan bahwa dalam sujud mengandung doa. Cara membaca amalan tersebut dengan posisi tangan memanjang adalah kesalahan besar.
"Jadi tidak harus ke depan begini ya, kan ada yang salah paham tuh," katanya.
"Jadi ada yang memahami kekeliruan memanjangkan sujud dipahami karena memanjangkan tangan, bukan," sambungnya.
Setiap doa yang bergetar dalam sujud menjadi momentum paling tepat bagi orang mukmin menyampaikan segala hajat saat melaksanakan shalat.
Hal ini berhubungan dengan anjuran membaca doa secara khusus pada sujud terakhir shalat mengandung keistimewaan dan paling mustajab cepat mengabulkan segala hajat.
"Sesungguhnya (sujud) memanjangkan doa dan tangan tetap di sini (sesuai posisi seperti takbir)," tuturnya.
Lebih lanjut, UAH menjelaskan kedua siku tangan tidak perlu dirapatkan atau menempel ke bagian badan.
Pendakwah kelahiran asal Pandeglang, Banten itu mengutip penjelasan Rasulullah SAW sangat melarang tangan sengaja menekan ke bagian tubuh dalam sujud.
Anjuran posisi tangan seperti takbiratul ihram mempengaruhi agar melancarkan kesehatan dan tidak menghentikan aliran darah.
"Ini tidak menempel ke sini ya (tangan menekan badan). Jangan menempel, jangan menekan ini diingatkan kuat oleh Nabi, karena apa? Itu bisa menekan diafragma," ucap dia.
"Darah bisa dipacu kuat ke jantung ke otak ini ditekan bisa bahaya jadi tetap dibuka," tandasnya.
(hap)
Load more