News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebaiknya Kearah Manakah Pandangan Kita saat Shalat, ke Depan atau Tempat Sujud? Kata Buya Yahya Lebih Pantas…

Ketika shalat, ke arah manakah seharusnya pandangan, apakah ke tempat sujud atau ke depan? Hal ini penting untuk tetap konsentrasi. Buya Yahya bilang seharusnya
Selasa, 31 Desember 2024 - 19:20 WIB
Buya Yahya jelaskan arah pandangan shalat
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Ketika shalat, pandangan seharusnya mengarah ke tempat sujud atau kedepan? Buya Yahya berikan penjelasannya.

Setiap melaksanakan shalat diperlukan sebuah konsentrasi agar tidak terganggu oleh lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shalat menjadi satu amalan yang sakral sebab momen ini menjadi cara untuk berkomunikasi dengan Allah SWT.

Namun, terkadang merasa bingung kemana arah pandangannya agar shalatnya menjadi sempurna.

Dalam satu kajiannya, Buya Yahya menjelaskan tentang arah pandangan ketika melaksanakan shalat.

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.


Buya Yahya. (Ist)

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Buya Yahya, saat shalat ada sebagian orang yang mengarahkan pandangannya lurus ke depan dan juga ke bawah.

Ke bawah pun ada yang melihat ke arah tempat sujud, ada juga yang melihat ke arah kaki.

Lantas, arah manakah yang benar menurut Islam?

Meski terlihat sepele, penting untuk mengetahui ke arah manakah pandangan seharusnya ketika sedang shalat.

"Hendaknya engkau di dalam berdiri, menunduk, membatasi pandanganmu ke tempat shalatmu," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube miliknya.

Buya Yahya menerangkan bahwa pandangan saat shalat sebaiknya tetap mengarah ke bawah atau tempat sujud jika shalatnya bukan di depan Ka'bah.

"Jadi kalau shalat itu selagi kita tidak di depan Ka'bah, ya kayak di rumah begini, upayakan pandanganmu ke bawah, menghadap ke tempat shalatmu, ke tempat sujudmu," jelas Buya Yahya.

Buya Yahya mengingatkan bahwa tidak menjaga arah pandangan akan membuat konsentrasi dalam shalat menjadi terganggu alias tidak khusyuk.

"Karena itu akan menjadikan terarah pandanganmu enggak ke mana-mana," jelas Buya Yahya.

"Jadi menjadikan konsentrasimu kepada shalat saja, bukan ke mana-mana," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara dengan menundukkan pandangan dan melihat tempat sujud, itu bisa membantu untuk lebih khusyuk dalam shalat.

"Akan lebih pantas untuk menjadikan shalatmu itu khusyuk, lebih mudah menjadikan shalatmu itu khusyuk, hadir hatimu," pungkasnya. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT