News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Ilija Spasojevic? Mantan Penyerang Timnas Indonesia Sempatkan Misa Sebelum Laga Sakral di Klub Liga 1

Mantan penyerang Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic ternyata sosok religius sempat mengisi ibadah misa sebelum partai penting saat bersama klub Liga 1 ini.
Sabtu, 4 Januari 2025 - 14:54 WIB
Mantan penyerang Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic saat selebrasi gol
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Mantan penyerang Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic diam-diam menjadi pemain sepak bola yang religius.

Ilija Spasojevic yang pernah memperkuat Timnas Indonesia memperlihatkan kepribadian religius menyempatkan ibadah misa saat memperkuat salah satu klub Liga 1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilija Spasojevic melakukan ibadah misa sebelum bermain di pertandingan yang sangat sakral dan saat itu masih berstatus pemain asing di klub Liga 1 dan belum memperkuat Timnas Indonesia.

Ilija Spasojevic merupakan mantan juru gedor naturalisasi Timnas Indonesia kelahiran di Bar, Montenegro pada 11 September 1987.

Berdasarkan data dari Transfermarkt per Sabtu (4/1/2025), Spasojevic telah memulai kariernya sebagai pemain sepak bola sejak 2002 silam.

tvonenews

Spasojevic bermain sepak bola pertama kali di klub Vojvodina II selama tiga tahun sebelum berpindah ke Sutjeska Niksic pada 2005.

Pada 2006, Spaso sapaan akrabnya memulai kiprah terbarunya memperkuat CSK Celavero. Kemudian, ia juga berpindah ke Dinamo Tbilisi pada 2007 silam.

Spaso akhirnya berlabuh ke klub Borac Cacak pada 2009 setelah dua tahun membela Dinamo Tbilisi.

Ada pun kiprah Spaso pertama kali bermain di Indonesia saat membela Bali Devata yang kini berubah menjadi klub Persires Sukoharjo pada 2011.

Setelah itu, Spaso berlabuh ke klub langganan Liga 1, PSM Makassar pada 1 Oktober 2011.

Bersama PSM Makassar, Spaso bermain selama dua tahun sebelum berpindah ke Mitra Kukar pada 2013.

Namun, kiprah Spaso bersama Mitra Kukar hanya semusim dan berpindah ke klub Persisam Putra Samarinda pada 2014.

Pada awal 2015, Spaso bisa merasakan berseragam Persib Bandung. Ia juga sukses menjadi juru gedor yang mengerikan dimiliki oleh Maung Bandung.

Kiprahnya di Persib Bandung hanya bertahan satu tahun sebelum berpindah ke klub Malasia, Melaka United FC.

Meski demikian, Spaso kembali menuju Tanah Air memperkuat Bhayangkara FC pada 2017.

Pada 2017, Spaso juga mengambil sumpah Warga Negara Indonesia (WNI) mengingat telah menetap di Tanah Air sejak 2011.

Kemudian, Spaso berlabuh menuju Bali United pada 2017. Bahkan mempersembahkan tiga gelar juara Liga 1 untuk Serdadu Tridatu.

Di Bali United, Spaso bertahan sampai 2024 sebelum kembali dipinang oleh Bhayangkara FC.

Spaso menjadi juru gedor Bali United yang mengerikan karena selalu mencetak gol di setiap laga.

Spaso juga mendapat kesempatan bermain untuk Timnas Indonesia sejak berstatus sebagai WNI.

Penampilan Spaso menjadi sorotan saat membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2022.

Spaso gagal membawa Timnas Indonesia merebut juara Piala AFF 2022. Ini tidak lepas Garuda kalah agregat 2-0 atas Vietnam di semifinal.

Mantan penyerang Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic saat berseragam Persib Bandung
Mantan penyerang Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic saat berseragam Persib Bandung
Sumber :
  • Persib Bandung

 

Namun demikian, Spaso telah mencatatkan kiprahnya yang gemilang karena beberapa kali mempersembahkan gelar juara di sejumlah klub.

Dilansir tvOnenews.com dari bolacom, Sabtu, pada suatu kisah Spaso mengutarakan dirinya merupakan sosok yang taat dengan agama.

Spaso kebetulan menjadi mantan pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang menganut agama Katolik.

Saat memperkuat Persib Bandung, Spaso mempersembahkan gelar juara Piala Presiden 2015 di partai final saat mengalahkan Sriwijaya FC.

Spaso mengakui kunci kesuksesan bisa memberikan juara untuk Persib karena sempat menjalani ritual ibadah misa sebelum pertandingan final.

Spaso melakukan misa untuk meminta dan memohon kepada Tuhan melalui doa agar bisa melibas Laskar Wong Kito di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Minggu (18/10/2015).

"Tuhan yang selalu punya rencana. Kalau kami berdoa segalanya pasti dipermudah," ucap Spasojevic.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya Persib Bandung menyabet gelar juara setelah menekuk Sriwijaya FC dengan skor 2-0. Meski Spaso tidak mencetak gol saat itu.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT