News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat Singkat 10 Januari 2025: Umat Islam yang Keliru Melebihkan Bulan Rajab

Teks khutbah Jumat singkat untuk khatib ceramah dalam pelaksanaan shalat Jumat, 10 Januari 2025 mengambil seputar tema kekeliruan yang terjadi di bulan Rajab.
Jumat, 10 Januari 2025 - 06:36 WIB
Ilustrasii kondisi bulan Rajab tema teks khutbah Jumat singkat
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Teks khutbah Jumat singkat mengacu pada penyampaian materi dalam sesi ceramah pelaksanaan shalat Jumat.

Teks khutbah Jumat sangat berdampak besar terhadap para jemaah shalat Jumat untuk memperdalam ilmu pengetahuan agama Islam yang disampaikan oleh seorang khatib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teks khutbah Jumat bahwasanya mengandung beberapa hal, seperti nasihat, ajakan, peringatan, ilmu, dan mengajak umat Muslim senantiasa bertakwa kepada Allah SWT.

Teks khutbah Jumat kali ini masih mengambil seputar tema tentang bulan Rajab mengingatkan salah satu bulan paling agung dalam agama Islam.

Teks khutbah Jumat singkat tema bulan Rajab ini untuk bahan ceramah khatib sebelum melaksanakan shalat Jumat, 10 Januari 2025.

Dilansir tvOnenews.com dari laman resmi khotbahJumat, Jumat (10/5/2025), berikut teks khutbah Jumat tema bertajuk "Umat Islam yang Keliru Melebihkan Bulan Rajab".

Ilustrasi khatib berdoa setelah ceramah menyampaikan teks khutbah Jumat singkat
Ilustrasi khatib berdoa setelah ceramah menyampaikan teks khutbah Jumat singkat
Sumber :
  • Istimewa

 

Teks Khutbah Jumat Singkat Tema Umat Islam yang Keliru Melebihkan Bulan Rajab

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ وَفَّقَنَا لِلْأَعْمَالِ الْجَارِيَة, وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ والبَرَكَاتُ عَلَى خَيْرِ البَرِيَّة، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالذُّرِّيَّة

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَ رْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أَمَّا بَعْدُ

Sidang Jumat yang berbahagia dirahmati Allah SWT

Pertama-tama khatib tidak pernah bosan mengingatkan jemaah shalat Jumat agar mengucapkan puja dan puji syukur atas kehadirat kepada Allah SWT Maha Pemberi segalanya baik melimpahkan rezeki, kenikmatan, karunia, keagungan, dan ampunan dari-Nya kepada kita semua.

Kita yang berada di sini patut bersyukur masih bisa menghirup udara segara sampai detik ini atas karunia-Nya untuk mengingatkan kita tetap berada di jalur kebenaran dan menjadi orang beriman di sisi Allah SWT.

Khatib izin menambahkan marilah kita curahkan sholawat serta salam kepada Baginda tercinta Nabi Muhammad SAW telah berjuang menyampaikan kebenaran terhadap seluruh umat manusia agar tidak salah langkah selama hidup di dunia.

Kaum muslimin rahimahumullah

Tema khutbah Jumat kali ini masih berbicara bulan Rajab salah bagian bulan haram berarti mengandung kemuliaan dan dilarang berbuat hal-hal bersifat haram atau kemaksiatan.

Bulan Rajab menjadi bulan haram dan paling agung telah dijelaskan dalam Surat At Taubah Ayat 36, Allah SWT berfirman:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa." (QS. At Taubah, 9:36)

Seputar Rajab yang kini menjadi awal bulan kita menyambut tahun 2025 Masehi bahwasanya juga memiliki kaitannya terhadap orang Jahiliyah.

Orang-orang Jahiliyah kala itu mengangungkan bulan Rajab sebelum syariat agama Islam datang memberikan lurusan dan kebenarannya.

Syariat agama Islam datang memberikan ajaran yang meluruskan dari hal-hal tersesat dilakukan oleh orang Jahiliyah sangat melebihkan bulan Rajab.

Dalam prinsip syariat Islam mengacu pada sabda Nabi Muhammad SAW harus melakukan perselisihan terhadap tradisi sebagai kebiasaan orang-orang Jahiliyah.

Hadis riwayat dari Abi Malik al Asy'ari menjelaskan empat hal umat Muslim masuk golongan Jahiliyah, Rasulullah SAW bersabda:

أَرْبَعٌ فِي أُمَّتِي مِنْ أَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ لَا يَتْرُكُونَهُنَّ الْفَخْرُ فِي الْأَحْسَابِ وَالطَّعْنُ فِي الْأَنْسَابِ وَالْاسْتِسْقَاءُ بِالنُّجُومِ وَالنِّيَاحَةُ (رواه مسلم)

Artinya: "Ada empat hal di tengah umatku yang termasuk perkara Jahiliyah. Mereka sulit untuk meninggalkannya; berbangga dengan keturunan, mencela keturunan orang lain, minta hujan dengan perantaraan bintang-bintang, dan meratapi mayat." (HR. Muslim)

Hadis lainnya mengacu pada tabiat orang Jahiliyah melalui sikap mengejek orang lain punya ibu berkulit hitam, seperti ini bunyinya:

إِنَّكَ امْرُؤٌ فِيكَ جَاهِلِيَّةٌ

Artinya: "Sesungguhnya engkau masih terjerat tabiat Jahiliyah." (HR. Muslim)

Jemaah Jumat yang dilimpahkan rezeki oleh Allah SWT

Perihal berbagai macam sifat orang Jahiliyah, ada sebuah buku yang isinya menarik dan sangat bagus agar umat Muslim menjauhi beragam sifat golongan tersebut.

Dalam isi buku tersebut mengerucutkan kisah 128 kebiasaan atau tabiat dari orang Jahiliyah masih diterapkan pada zaman sekarang.

Buku itu menjadi panduan agar tidak terjerat dalam tipu daya orang Jahiliyah dan tetap bersama agamaa Islam agar menghindari perbuatan mereka.

Pada bulan Rajab mengingatkan masih banyak umat Muslim yang melakukan kepercayaan dan amalan dalam hal-hal kebiasaan kelompok tersebut.

Sebagai sesama orang mukmin sebaiknya tetap memberikan nasihat sekaligus pengingat agar mereka tetap berada di jalan lurus kepada Allah SWT.

Hal pertama mengacu kaum Muslimin benar-benar mengkhususkan satu amalan puasa sunnah diperbanyak selama bulan Rajab. Meski hukumnya berbeda dari pelaksanaan puasa bulan Ramadhan.

Nabi Muhammad SAW tidak mencontohkan amalan-amalan yang khusus seperti ini mengingatkan pada larangan dari Abdullah bin Abbas Radhiyallahu 'Anhu agar tak berpuasa penuh di bulan Rajab.

Abdullah bin Abbas RA mengkhawatirkan orang yang berpuasa sunnah secara penuh pada bulan Rajab rentan mengadakan perayaan hari raya.

Puasa sunnah pada bulan Rajab sesungguhnya memiliki keutamaan yang sama dengan 11 bulan lainnya dan tidak mempunyai perbedaan.

tvonenews

Iballah,

Kita sebagai umat Muslim layaknya mengerjakan anjuran puasa sunnah tanpa adanya batas waktu tertentu, seperti melakukann puasa Senin & Kamis, dan lain-lain.

Hal kedua menyoroti tentang pengamalan shalat raghaib kerap kali diyakini oleh umat Islam karena dianggap menghidupkan malan pada hari-hari awal di bulan Rajab.

Kebanyakan umat Islam mengerjakan shalat raghaib menghidupkan waktu antara setelah Maghrib dan sebelum Isya. Namun, hadis riwayat anjuran amalan tersebut belum sahih karena keabsahannya tidak disepakati para ulama.

Para ulama yang hidup pada semasa abad ke-5 Hijriyah juga belum membicarakan terkait shalat raghaib.

Hal ketiga mengenaii permasalahan secara umum dalam kalangan umat Islam khususnya di Indonesia. Meskipun kebenarannya telah mendapat penilaiian secara turun-temurun dan bersifat valid.

Meski begitu, khatib menegaskan kebenaran hanya datang dari Allah SWT terkait amalan malam Isra Mi'raj yang dihidupkan oleh umat Islam.

Perayaan peristiwa Isra Miraj bukan menjadi tuntunan dari Nabi Muhammad SAW agar peringatan ini disemarakkan umat Islam.

Kehadiran Nabi Muhammad SAW meluruskan segala hal yang salah atas diutuskan langsung oleh Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW mengemban tugas amanahnya agar umat Islam menggunakan momentum untuk memanfaatkan cara-cara beribadah kepada-Nya.

Umat Islam tentu menerapkan syariat sekaligus suri teladan dari Rasulullah SAW.

Jika para sahabat dan tabi'in turut menyemarakkan acara tersebut rentan memunculkan spekulasi terkait perayaan Isra Miraj selalu dianggap melakukannya di setiap malam peristiwa tersebuut.

Sidang Jumat yang mulia dan berbahagia

Demikianlah khatib menguraikan sesi khutbah pertama kali, semoga ita tetap memelihara dan berpegang teguh pada ketakwaan, keimanan kepada Allah SWT agar tidak tersesat di jalan lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT