News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Semasa di Persib, Legenda Timnas Indonesia ini Akui Belajar Agama Berkat Ceramah Ustaz Khalid Basalamah dan Ustaz Yazid

Saat di Persib Bandung, legenda Timnas Indonesia ini belajar agama Islam melalui video ceramah Ustaz Khalid Basalamah dan Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas.
Rabu, 15 Januari 2025 - 21:16 WIB
Legenda Timnas Indonesia, Supardi Nasir saat membela Persib Bandung kontra Persela Lamongan
Sumber :
  • ANTARA/Raisan Al Farisi

tvOnenews.com - Salah satu legenda Timnas Indonesia dan Persib Bandung mempunyai kisah semakin dekat dengan agama Islam.

Sebagai legenda Timnas Indonesia,  mantan pemain sekaligus legenda hidup Persib Bandung ini memilih hidupnya sekarang untuk terus belajar agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Legenda Timnas Indonesia dan Persib Bandung ini mengakui sering mendengar ceramah Ustaz Khalid Basalamah dan almarhum Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas.

Legenda hidup Timnas Indonesia dan Persib Bandung yang menikmati ceramah Ustaz Khalid Basalamah dan Ustaz Yazid, yakni Supardi Nasir.

tvonenews

Supardi Nasir berstatus sebagai pemain legenda untuk Timnas Indonesia. Bahkan telah mendapat predikat legenda bagi Persib Bandung.

Kiprah Supardi Nasir memperkuat Timnas Indonesia pada 2007 silam. Ia mengisi posisi bek kanan. Meskipun sering kali menjadi gelandang bertahan.

Debut Supardi di Timnas Indonesia tidak menjadi kesebelasan pertama. Ia berstatus sebagai pengganti saat Garuda berkutat di Piala AFF 2007.

Legenda Persib Bandung yang lahir di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung itu kembali mendapat kesempatan berseragam Timnas Indonesia pada periode 2014.

Supardi membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF musim 2014. Pemain Nusantara United FC itu telah membukukan 21 pertandingan untuk Garuda.

Pada 2012 hingga 2015, Supardi Nasir berseragam Persib Bandung sebelum keluar pada 2016.

Namun begitu, Supardi Nasir akhirnya kembali berseragam di klub kebanggaan Bandung itu pada 2017 hingga 2022.

Supardi Nasir akhirnya mendapat penobatan sebagai legenda hidup bagi Persib Bandung, berkat kiprahnya cukup lama dan bersinar di Maung Bandung.

Mantan pemain Timnas Indonesia sekaligus legenda Persib Bandung, Supardi Nasir sedang berdoa
Mantan pemain Timnas Indonesia sekaligus legenda Persib Bandung, Supardi Nasir sedang berdoa
Sumber :
  • Instagram/@persib

 

Supardi Nasir kerap kali menjadi kapten Persib Bandung. Ia telah memberikan prestasi dan banyak kontribusi untuk Maung Bandung.

Pada suatu kisah, Supardi Nasir menceritakan kisahnya yang tertarik terus belajar ilmu agama Islam.

Supardi pilih berhijrah untuk memenuhi kebutuhan spiritual hidupnya saat masih berkiprah untuk Persib Bandung.

Saat itu, Muhammad Ridwan menjadi rekannya dalam skuad Persib Bandung berperan bawa Supardi punya kepribadian religius.

Muhammad Ridwan kebetulan sering satu kamar dengan Supardi Nasir untuk tempat istirahat sebelum dan setelah pertandingan Persib Bandung.

Supardi mengatakan bahwa, dirinya dan Ridwan tidak pernah bosan belajar agama Islam bersama-sama. Ia mengakui sahabatnya sebagai guru terbaik untuk paham ilmu agama Islam.

Uniknya, Supardi kerap kali menonton video berbasis ceramah ustaz yang tersaji dalam media sosial YouTube.

"Jadi ada satu waktu Ridwan ngajak saya nonton bareng. Tayangan pertama yang saya tonton adalah hukum mendengarkan musik," ungkap Supardi Nasir dilansir melalui kanal YouTube Radio HSI, Rabu (15/1/2025).

Kendati demikian, Supardi saat itu sangat sulit mendalami makna dari materi-materi yang disampaikan ustaz melalui video YouTube.

Supardi kebetulan sering mendengar ceramah dari Ustaz Khalid Basalamah dan Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas.

Ustaz Khalid Basalamah & Almarhum Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Ustaz Khalid Basalamah & Almarhum Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official & Moslem Nearer

 

Supardi Nasir mendengar ceramah dari kanal YouTube pribadi kedua ustaz tersebut. Ridwan tetap bersikeras agar makna kandungan dari Ustaz Khalid dan Ustaz Yazid dipahami Supardi secara mandiri.

"Saya pun mengikuti apa maunya, dan setelah dua jam nonton, alhamdulillah, Allah Subhanahu wa Ta'ala kasih saya hidayah," jelasnya.

Pemain kelahiran 9 April 1983 itu menjelaskan dirinya harus benar-benar paham terhadap ilmu agama Islam dari video ceramah tersebut. Bahwasanya keilmuannya mencakup sangat luas.

Ia menyebutkan video ceramah dari Ustaz Khalid dan Ustaz Yazid tidak menjadi acuan utama. Pemain usia 41 tahun itu juga mendengar kajian dari tokoh agama lainnya.

Meski begitu, video ceramah kedua ustaz tersebut, menurut Supardi, telah mewakili hidupnya semakin damai dan memperoleh kenyamanan untuk selalu dekat kepada Allah SWT.

Supardi juga berusaha mengikuti kegiatan di majelis ilmu, guna mempertebal ilmu agamanya di daerah Cipaganti, Bandung.

Supardi kemudian berusaha menyebarkan agama Islam setelah dilepas Persib Bandung. Kala itu, ia menjadi bagian dalam skuad PSPS Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya punya keyakinan, selama saya baik dan benar di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala, saya enggak akan sakit hati kepada mereka yang sinis melihat saya. Saya juga berharap lama-lama mereka paham dengan keputusan saya ini," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Sehari berikutnya, pada 24 September 2026, nyala yang terlihat dilaporkan lebih sedikit dan cenderung terkonsentrasi. Warna nyala juga tampak biru keputihan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT