Susah Bangun untuk Tahajud di Jam 3 Pagi? Ustaz Adi Hidayat Anjurkan Ganti dengan Dua Shalat Sunnah ini Sebelum Waktu...
- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
"Sampai rumah bisa jam setengah dua belas, saya ingin shalat Isya sudah, saya pengen shalat sebelum tidur. Oleh karena itu, shalat Anda disebut dengan Qiyamul Lail," bebernya.
Kemudian, UAH tetap menganjurkan agar segera mengisi Tahajud, mengingatkan istimewanya telah dibuktikan dan sangat dahsyat.
Ia menginformasikan Tahajud yang istimewa terletak pada waktu Sahar di mana momen ini jatuh pada 30-45 menit menjelang adzan Subuh.
Seorang mukmin bisa menyempatkan istirahat dahulu selepas Qiyamul Lail agar sangat mudah bangun tidur sebelum 30-45 menit muadzin mengumandangkan adzan tanda waktu Subuh tiba.
"Waktu Sahar ini waktu terbaik untuk istighfar dan berdoa," tegasnya.
"Sunnah pertama Tahajud, lakukan sunnah kedua, yakni istighfar kemudian doa," lanjut dia menambahkan.
UAH tetap bersikeras bahwa kemampuan fisik sebagai acuan utama penentu melaksanakan Tahajud. Sebab, ia mengetahui daya tahan tubuh setiap manusia tidak sama.
"Setengah dua, setengah tiga, setengah empat mendekat kepada fajar," imbuhnya.
Cara terbaiknya, menurut UAH, tetap tidur rangka mengistirahatkan tubuh sebentar dan memulikan tenaga meski hanya sedikit.
"Nah, aktivitas yang ditunaikan setelah tidur dulu, tidur berbaring dalam bahasa Arab disebut dengan hajada," ucapnya.
Ada pun shalat sunnah terakhir, UAH menganjurkan Witir harus dikerjakan jika tidak kuat Tahajud pada tengah malam.
Ia menjelaskan ada dua pilihan hendak Witir. Opsi pertama, sebelum tidur. Opsi kedua setelah menuntaskan Tahajud.
"Dia bisa ditunaikan sebelum tidur. Makannya nanti ada orang Witir sebelum tidur," katanya.
UAH tidak ingin ribet karena dua pilihan waktu tersebut menjadi momentum pelaksanaan Witir, mengingatkan shalat sunnah ini sebagai penutup ibadahnya dalam sehari.
"Tapi ada juga orang Witir setelah dia menunaikan shalat (Tahajud), tidur, dari tidur shalat dia Witir, ada orang sebelum dia tidur sempatkan Witir," paparnya.
"Witir tidak terikat apakah mesti tidur dulu atau tidak tidur dulu. Boleh dikerjakan diawal malam, tengah malam, atau bahkan sampai dengan akhir ke malamnya," pungkasnya.
(put/hap)
Load more