News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imam Baca Doa Qunut tapi Makmum Belum Biasa Amalkan saat Shalat Subuh, Ustaz Adi Hidayat Bilang Sikapnya Harus Begini

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan sikap dalam kasus imam membaca doa qunut saat shalat Subuh berjamaah, makmum sama sekali tidak terbiasa mengisi amalan ini.
Selasa, 21 Januari 2025 - 03:11 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) uraikan sikap makmum shalat Subuh berjamaah saat imam baca doa qunut
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat menjelaskan sikap makmum saat sesi imam shalat Subuh berjamaah membaca doa qunut.

Bacaan doa qunut menimbulkan beragam pembahasan baik dilakukan antara imam dan makmum shalat Subuh berjamaah. Ustaz Adi Hidayat membahas bagi makmum yang tidak terbiasa membaca amalan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ustaz Adi Hidayat (UAH), sikap makmum menjadi perhatian penting. Apalagi jika tidak biasa membaca doa qunut ketika imam mengisi amalan ini dalam shalat Subuh berjamaah.

Lantas, bagaimana makmum bersikap saat imam membacanya namun tidak biasa doa qunut? UAH mengikuti dari kebiasaan pengamalan bacaan tersebut di setiap pelaksanaan shalat Subuh.

"Kalau imam baca qunut, Antum bisa ikuti amalkan qunut jadi makmum. Persoalan selesai cukup mengaminkan," ungkap UAH dalam suatu ceramah dikutip dari kanal YouTube Tasya Izoel, Selasa (21/1/2025).

Ilustrasi membaca doa qunut setelah i tidal rakaat terakhir shalat Subuh berjamaah
Ilustrasi membaca doa qunut setelah i'tidal rakaat terakhir shalat Subuh berjamaah
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Kebanyakan pelaksanaan shalat Subuh berjamaah di Indonesia mengisi doa qunut. Sebab, hal ini mengingatkan umat Muslim di Indonesia dominan mengikuti Mazhab Imam Syafi'i.

Doa qunut juga masih menjadi persoalan dan perdebatan di beberapa kalangan. Walaupun permasalahan bacaan ini mengacu dalam perbedaan penjelasan sejumlah hadis riwayat.

Bahwasanya qunut berarti sebagai doa khusus setelah i'tidal rakaat terakhir, biasanya dominan dikerjakan dalam shalat Subuh,Witir, dan ibadah lainnya hingga kondisi tertentu.

Kemudian, UAH menjelaskan sikap makmum yang mengharuskan angkat tangan, sebagai cara mengaminkan bacaan doa qunut dari imam shalat.

Selaku Direktur Quantum Akhyar Institute, ia menengahi permasalahan bahwa tidak wajib mengangkat tangan. Meskipun ini berkaitan dengan posisi doa yang semestinya.

"Makmum tugasnya mengikuti apa yang dilakukan imam. Misalnya imam sedang rukuk, maka Antum harus rukuk. Kalau imam sujud pasti Antum sujud. Imam mengamalkan qunut, Antum tetap ikut baca qunut," terang dia.

Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu sering mendapat kasus makmum hanya ikut-ikutan saja saat mengaminkan doa qunut, tapi tidak hafal makna dan artinya.

Ia membagikan solusi agar terhindar keraguan ini. Makmum bisa memakai cara mengikuti saja, pengucapan "amin" dan pengangkatan tangan tidak wajib.

Bagi yang berfikir Subuhnya tidak afdhol perkara tak hafal qunut, kata UAH, tidak adanya keharusan sujud sahwi karena amalan ini bersifat sunnah.

"Kalau imam tidak membaca qunut, Antum juga ikut tak mengamalkan qunut. Jika imam baca dan makmum tak melantunkannya tidak masalah. Gampang itu selesai sebenarnya," jelasnya.

Ia menyoroti prinsip shalat Fardhu' secara berjamaah masih banyak umat Muslim yang kurang paham terhadap persoalan ini. Perbedaan pendapat hanya membuang waktu sia-sia.

Pendakwah kelahiran asal Pandeglang, Banten ini menuturkan sikap makmum tidak perlu dibawa ribet, dan harus mengerjakannya secara ikhlas jika ingin ikut imam baca qunut walaupun tidak hafal sama sekali lafadznya.

Ia mengingatkan jangan sampai pahala shalat berjamaah luntur, akibat perbedaan pandangan dan merasa Subuh tidak sah mengharuskan sujud sahwi.

"Awas tidak boleh terlampau saleh di sini. Apabila imam doa qunut, maka sikap Antum cukup mengaminkan. Tidak perlu memunculkan segala hal berlebihan," pesannya.

Penceramah usia 40 tahun ini mengatakan seorang mukmin yang tidak terbiasa doa qunut rentan tak khusyuk, hanya jarang atau tak sama sekali membaca amalan tersebut.

tvonenews

Ia kembali berpesan bahwa peningkatan iman dan takwa harus tetap dijaga, sebagai tanda shalat mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sikap menerima berbagai asumsi dari Muslim lain, UAH sangat mengapresiasi hal ini, cara menanamkan akhlak dan adab seperti yang diajarkan agama Islam.

"Kalau imam membaca qunut, itu bukan masalah besar. Paling utamanya bahwa makmum mengikuti tanpa unsur paksaan," katanya.

Bagi UAH, sikap mencari kesalahan hanya menimbulkan rasa was-was yang mengganggu keabsahan shalatnya. Sangat bahaya jika memandang ibadahnya diselimuti kesalahan akibat punya spekulasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keikhlasan dan mencapai ridha Allah SWT menjadi pesan UAH agar ibadah selalu khusyuk dan tetap terjaga dengan baik di setiap pengamalan Subuhnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT