GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Gus Dur Bersama Pak AR, Bikin Jemaah NU Malah Jadi Muhammadiyah di Ramadhan

Kisah Gus Dur dan Pak AR ini menceritakan di mana para jemaah NU, tiba-tiba menjadi Muhammadiyah, terjadi ketika pelaksanaan shalat Tarawih di bulan Ramadhan.
Rabu, 12 Februari 2025 - 20:33 WIB
Gus Dur mantan Ketua Umum PBNU
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Presiden ke-4 RI, almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan Allahyarham Kiai Abdur Rozaq Fachruddin alias Pak AR mempunyai kisah seputar Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah di momen Ramadhan.

Kisah Gus Dur dan Pak AR ini menceritakan di mana para jemaah NU, tiba-tiba menjadi Muhammadiyah, terjadi ketika di bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebetulan saat itu Gus Dur menjadi Ketua Umum PBNU dan Pak AR berstatus Ketua PP Muhammadiyah saat melibatkan jemaah NU.

Muhammadiyah dan NU adalah organisasi masyarakat Islam (ormas Islam) terbesar di Indonesia. Kedua organisasi ini berasal dari inisiasi KH Hasyim Asy'ari dan KH Ahmad Dahlan.

Kedua ormas Islam ini sejatinya saling berkesinambungan, pada intinya tetap sama memajukan umat dan bangsa Indonesia.

Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Sumber :
  • Istimewa

 

Ketika Gus Dur dan Pak AR sama-sama menjabat ketua umum, mereka sering kali saling bersapa dengan canda tawa.

Dilansir tvOnenews.com dari laman resmi Muhammadiyah, Rabu (12/2/2025), kisah jemaah NU berubah menjadi Muhammadiyah bermula saat Pak AR berkunjung ke tempat mengajar yang dilakukan Gus Dur.

Kala itu Pak AR menyambangi Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng. Kunjungan ini berlangsung di bulan suci Ramadhan.

Kebersamaan keduanya terjadi saat pelaksanaan shalat Tarawih. Pak AR mendapat amanah dari Gus Dur sebagai khatib mengisi khutbah setelah melaksanakan Isya.

Pak AR menerima tawaran Gus Dur dan langsung menyapa jemaah NU, walaupun saat itu ia menjadi Ketua PP Muhammadiyah, ia bertanya "Ini mau pakai tarawih NU atau Muhammadiyah?."

Kebetulan jemaah shalat Tarawih bermayoritas dari kalangan NU, yang membuat gaya ceramah harus mengikuti ketentuan ormas tersebut.

"EnnNUUUU," jawab serentak ratusan warga Nahdliyin saat menjawab pertanyaan dari Pak AR.

Sahabat Gus Dur hanya bisa memberikan wajah senyumannya, bahkan setelah itu langsung memutarkan badannya, seolah-olah bersikap santai dan tidak masalah atas respons tersebut.

Pak AR langsung menjadi imam yang memimpin sekitar ratusan jemaah berbasis warga NU. Praktik shalatnya pun sangat khusyuk secara pelan-pelan, tuma'ninah, serta mengamalkan Ayat Suci Al Quran yang lafadznya cukup panjang.

Ia seakan-akan memberikan petunjuk shalat Tarawih dengan apa yang dilakukannya menggunakan metode dari Muhammadiyah.

Sontak, shalat Tarawih jemaah NU ini seolah-olah memiliki durasi yang sangat panjang, biasanya Muhammadiyah mengerjakannya secara khusyuk, sehingga tidak terasa selesai menjelang waktu tengah malam.

Padahal shalat Tarawih berada di bawah pimpinan Pak AR hanya delapan rakaat, namun ratusan jemaah NU menunjukkan kegelisahannya.

tvonenews

Pada momen shalat Tarawih setelah delapan rakaat, Pak AR mengucapkan salam dan kembali berbalik badan ke arah jemaah.

"Ini mau dilanjutkan tarawihnya cara NU yang 23 atau Muhammadiyah yang 11 rakaat?," kelakar Pak AR sambil bertanya kepada jemaah.

Ratusan jemaah NU tampaknya mengetahui pelaksanaan Tarawih yang dikerjakan mereka telah menggunakan cara dari Muhammadiyah. Seketika Pak AR mengerjakan shalat Witir sesuai dengan ormas yang dipimpin olehnya.

"Tarawih Muhammadiyah saja," canda tawa ratusan jemaah.

Gus Dur kebetulan menjadi salah satu jemaah dari Pak AR, bahkan memberikan pernyataan sambil menghadap ke arah mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Baru kali ini ada sejarahnya warga NU di kandang NU di-Muhammadiyah-kan secara massal oleh seorang Muhammadiyah saja," kata Gus Dur.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 - 3 meter di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) usai gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengaku bahwa menyesalkan adanya kabar tersebut. Pasalnya, baik saksi maupun tersangka harus terjamin keselamatannya.
BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi berawan pada Sabtu.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT