GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Umat Muslim Harus Bijak soal Keputusan NU dan Muhammadiyah dalam Penentuan Awal Ramadhan 2025 dan Idul Fitri, Gus Baha: Tidak Boleh Dipertentangkan

Hal ini berhubungan dengan, penetapan awal Ramadhan 2025 dan Idul Fitri. Kata Gus Baha haris bijak dan memahami konsepnya. Simak penjelasannya di bawah ini ...
Kamis, 20 Februari 2025 - 17:45 WIB
Umat Muslim Harus Bijak soal Keputusan NU dan Muhammadiyah dalam Penentuan Awal Ramadhan 2025 dan Idul Fitri, Gus Baha: Tidak Boleh Dipertentangkan
Sumber :
  • dok.istimewa

Jakarta, tvOnenews.com- Gus Baha telah memberikan penjelasan, bagaimana sikap melihat hasil dua pandangan yang bisa saja sama atau berbeda dari NU dan Muhammadiyah soal awal ramadhan.

Hal ini berhubungan dengan, penetapan awal Ramadhan 2025 dan Idul Fitri. Kata Gus Baha harus bijak dan memahami konsepnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Umat Muslim Harus Bijak soal Keputusan NU dan Muhammadiyah dalam Penentuan Awal Ramadhan 2025 dan Idul Fitri, Gus Baha: Tidak Boleh Dipertentangkan
Umat Muslim Harus Bijak soal Keputusan NU dan Muhammadiyah dalam Penentuan Awal Ramadhan 2025 dan Idul Fitri, Gus Baha: Tidak Boleh Dipertentangkan
Sumber :
  • dok.istimewa

 

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau dikenal sebagai Gus Baha, memberikan penjelasan mendalam terkait polemik tahunan, mengenai hisab dan rukyat dalam menentukan awal Ramadhan dan Idul Fitri.

Dalam pandangannya, Gus Baha menjelaskan dari sisi ilmu hisab. Dalam mazhab Syafi’iyah, seseorang boleh percaya pada hisab asalkan hisab itu bersifat qath’i (pasti) atau dikonsensuskan oleh para ahli. 

Itu sebabnya, kata Gus Baha kalau menolak hisab sepenuhnya adalah pemahaman yang keliru.

“Kalian meskipun memiliki tradisi pesantren, jangan menolak hisab. Salah! Hisab itu dibenarkan Alquran,” ujar Gus Baha, dikutip dari YouTube Santri Makendut, Kamis (20/2/2025).

Itu berasaskan dari mengutip ayat Alquran Surat Al-Furqan Ayat 61:

تَبَارَكَ ٱلَّذِى جَعَلَ فِى ٱلسَّمَآءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَٰجًا وَقَمَرًا مُّنِيرًا

"Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan menjadikan di dalamnya pelita (matahari) dan bulan yang bercahaya."

Sehingga dengan tegas Gus Baha berpesan, bahwa hisab dan rukyat tidak boleh dipertentangkan, karena keduanya sama-sama digunakan dalam Islam. 

Sehubungan dengan ini, Gus Baha menyoroti adanya, dikotomi antara NU dan Muhammadiyah dalam penggunaan hisab dan rukyat. 

Menurutnya, pandangan bahwa NU hanya rukyat dan Muhammadiyah hanya hisab adalah pemahaman yang keliru, sebaiknya hindari mindset tersebut.

"Andaikan tidak ada pengumuman Pemerintah pun saya sudah Lebaran (contohnya tahun lalu). Karena kalender Muhammadiyah juga 3 derajat, kalender NU sudah di atas 2,5 derajat. Walaupun tidak ada rukyat pun saya berani Lebaran, karena 2 derajat saja muttafaq ‘alaih (disepakati) bisa dirukyah, apalagi 3 derajat," jelasnya.

“Yang bilang NU itu rukyat dan Muhammadiyah itu hisab siapa? Orang alim tidak ada yang ngomong begitu. Ini seperti perdebatan NU pakai qunut, Muhammadiyah tidak qunut. Padahal, Imam Syafi’i itu qunut, Imam Abu Hanifah tidak qunut. Apa Imam Syafi’i itu Rois ‘Aam NU? Apa Abu Hanifah ketua PP Muhammadiyah?".

Padahal kedua konsep perhitungan tersebut dijelaskan dalam Al Quran. Sebaiknya untuk saling melengkapi bukan ditentang atau diperdebatkan.

Sebagaimana, Gus Baha sebut hisab memiliki akurasi sangat tinggi, bahkan dapat menghitung lama gerhana hingga menitnya, serta menentukan posisi hilal untuk 100 tahun ke depan. 

Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa ilmu ini tidak boleh diabaikan. Harus memahami dasarnya terlebih dahulu.

“Menghitung menit saja bisa, kok menghitung hari tidak dipercaya? Apa kalau mau sholat gerhana harus menunggu rukyat dulu? Nyatanya sore harinya sudah diumumkan. Percaya hisab dulu apa rukyat dulu? Hisab kan?," jelasnya.

"Kalau anti hisab, ya bakar saja kalendernya! Kan kita sendiri punya banyak pakar hisab. Ilmu ini dari ulama kita sendiri. Jangan suka anti ilmu yang disebut dalam Alquran,” tegasnya dikutip dari YouTube Hikmah Ulama. 

Dengan melihat penjelasannya Gus Baha di atas, sebagai umat muslim harus bijak dan tidak mematikan salah satunya, sebab keduanya ada dalam Al Quran. (klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

waallahualam 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PPP Mardiono Tegaskan Kader PPP di Daerah Jadi Penentu Nasib Partai di Masa Depan

Ketum PPP Mardiono Tegaskan Kader PPP di Daerah Jadi Penentu Nasib Partai di Masa Depan

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai memanaskan mesin partai sebagai persiapan menuju Pemilu 2029. 
Ibu Tony Kouwen Beri Kode Keras kepada Timnas Indonesia, Kiper Trial di Atletico Madrid Ini Abaikan Belanda Demi Dipanggil John Herdman?

Ibu Tony Kouwen Beri Kode Keras kepada Timnas Indonesia, Kiper Trial di Atletico Madrid Ini Abaikan Belanda Demi Dipanggil John Herdman?

Ibu Tony Kouwen memberi kode dukungan ke Timnas Indonesia saat sang anak trial di Atletico Madrid. Aksi itu memicu heboh netizen yang berharap ia tak pilih Belanda.
Saingi Klub Inggris, AC Milan Siap Gelontorkan Dana Demi Dapatkan Starlet Timnas Spanyol yang Bersinar di LaLiga

Saingi Klub Inggris, AC Milan Siap Gelontorkan Dana Demi Dapatkan Starlet Timnas Spanyol yang Bersinar di LaLiga

Nama Victor Munoz kembali mencuat ke permukaan bursa transfer Eropa setelah dikaitkan dengan rencana perombakan lini serang AC Milan musim depan.
Bukan Siswa Sekolah, Ternyata Ini Kelompok yang Paling Berhak Dapat MBG Duluan

Bukan Siswa Sekolah, Ternyata Ini Kelompok yang Paling Berhak Dapat MBG Duluan

Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi penting terkait sasaran utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ternyata, program ini tidak hanya menyasar anak sekolah, melainkan kepada kelompok "3B", yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
PBSI Umumkan 2 Pasangan Baru untuk China Masters Super 100: Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap Ganda Campuran

PBSI Umumkan 2 Pasangan Baru untuk China Masters Super 100: Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap Ganda Campuran

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), mengumumkan sejumlah pasangan baru yang akan diturunkan pada turnamen Maret mendatang.
Sambut Ramadan & Idulfitri, bank bjb Hadirkan Layanan Penukaran Uang Melalui SERAMBI 2026

Sambut Ramadan & Idulfitri, bank bjb Hadirkan Layanan Penukaran Uang Melalui SERAMBI 2026

Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri atau SERAMBI 2026 menjadi momentum penting dalam mempersiapkan layanan perbankan yang optimal selama periode peningkatan transaksi.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT