News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Cara Mendidik Anak Usia Pubertas dalam Islam? Berikut Tips ala Buya Yahya yang Mudah Diterapkan Orang Tua

Menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) yaitu 10 sampai 14 tahun. Ini bisa jadi patokan secara umum bagi orang tua, membangun cara mendidik anak usia pubertas ..
Kamis, 27 Februari 2025 - 20:06 WIB
Bagaimana Cara Mendidik Anak Usia Pubertas dalam Islam? Berikut Tips ala Buya Yahya yang Mudah Diterapkan Orang Tua
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube Buya Yahya

Jakarta, tvOnenews.com- Orang tua dalam keluarga, sangatlah mempengaruhi dalam pola asuh anak. Hal ini yang perlu dipahami dari perspektif Islam.

Lebih lanjut akan disampaikan Pendakwah Indonesia, Buya Yahya agar para orang tua tidak lagi salah, dalam menentukan cara mendidik anak usia pubertas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana Cara Mendidik Anak Usia Pubertas dalam Islam? Berikut Tips ala Buya Yahya yang Mudah Diterapkan Orang Tua
Bagaimana Cara Mendidik Anak Usia Pubertas dalam Islam? Berikut Tips ala Buya Yahya yang Mudah Diterapkan Orang Tua
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube Buya Yahya

 

"Masa Puber itu ibarat masa pancaroba, berubah dari masa anak-anak ke menuju kedewasaan itu berproses. Sehingga usia saat itu adalah usia sensitif, di mana rasa kritis belum ada yang ada adalah keinginan ataupun kagum terhadap yang dilihat zahir 'secara baik cantik atau kagum'," kata Ustaz Buya dalam YouTube Al-Bahjah TV, Kamis (27/2/2024)

Sebab di Indonesia, 4 dari 100 anak usia dini pernah mendapatkan pengasuhan tidak layak (Profil Anak Usia Dini, 2021). persentase anak usia dini yang pernah mendapatkan pengasuhan tidak layak yaitu sekitar 3,73 persen di tahun 2018 dan menurun menjadi 3,64 persen di tahun 2020. (data dari KemenPPPA). 

Sementara, dalam Indeks Perlindungan Anak, Indonesia memiliki target 2024 sebesar 3,47 persen. Maka dibutuhkan pola asuh yang baik, terlebih dari pandangan Islam. 

"Bukan lahir batin, usia yang sensitif artinya anak mudah terpengaruh atau ikut-ikutan saja," sambung Buya.

Usia pubertas sendiri skalanya, menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) yaitu 10 sampai 14 tahun. Ini bisa jadi patokan secara umum bagi orang tua, membangun cara mendidik anak usia pubertas.

Berikut ini, tips ala Buya Yahya dari perspektif Agama Islam, antara lain:

1. Pahami dunia anak, seperti teknologi yang ia gunakan atau butuhkan.

2. Tidak langsung menghardik 'menjatuhkan atau menyalahkan anak'. 

3. Tegas dalam menentukan batasan, seperti apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan bagi anak. 

4. Bersikap selayaknya teman dan sahabat bagi anak, lembut bukan berarti tidak tegas. Sehingga anak bisa bertukar cerita dengan orang tua.

5. Berikan contoh yang baik (role model).

"Sehingga orang tua jangan sampai punya sikap lembut-lembut tidak ada ketegasan, atau ketegasan tidak ada kelembutan," tegas Buya Yahya.

"Berikan jaminan kepada anak anda, agar mereka bisa bertukar cerita dan menjadikan anda sebagai kawan atau sahabat baik untuk anak anda. Agar dia tidak cerita ke orang lain," imbuhnya

Sehubungan dengan perspektif Islam, pastikan cara mendidik anak usia pubertas yang sedang kasmaran, atau berbunga dnegan lawan jenis didukung orang tua untuk berpacaran.

Sebagaimana dalam Islam dilarang untuk hal tersebut. "Bukannya, menjerumuskan anak anda untuk melakukan hubungan haram, seperti pacaran anak laki-laki dan perempuan bukan mahramnya," pesan Pendakwah Indonesia itu.(klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Waallahualam 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Indonesia Bungkam Sang Juara Putaran Kedua Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Indonesia Bungkam Sang Juara Putaran Kedua Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026 laga penutup hari kedua di Seri Surabaya yang menyajikan duel Gresik Phonska Plus Indonesia menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Kasus paspor Dean James seret 25 pemain Eredivisie. Pakar hukum Belanda bongkar kelalaian fatal agen pemain yang abai soal risiko naturalisasi WNI Indonesia.
Jadwal Lengkap Garuda Usai Gagal Juara FIFA Series, hingga Media Vietnam Heran Bulgaria Malah Puji Timnas Indonesia

Jadwal Lengkap Garuda Usai Gagal Juara FIFA Series, hingga Media Vietnam Heran Bulgaria Malah Puji Timnas Indonesia

Kekalahan tipis yang dialami Timnas Indonesia di final FIFA Series masih menjadi sorotan banyak mata. Berikut tiga artikel yang paling banyak dibaca hari ini.
Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampak marah ketika melakukan sidak ke SMK 2 Subang. KDM merasa dirinya dibohongi dan langsung menghubungi Kadis Pendidikan.
Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Lonjakan harga komoditas global menjadi bahan bakar utama kinerja ekspor Indonesia di awal 2026. Sejumlah komoditas strategis seperti nikel dan timah mencatatkan pertumbuhan signifikan, mendorong ekspor tetap tumbuh di tengah tekanan sektor lain.
Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT