GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ragnar Oratmangoen Sulit Imbangi Puasa Jelang Laga Timnas Indonesia, Ini Kata Buya Yahya jika Pesepak Bola Tak Berpuasa

Ragnar Oratmangoen mengaku masih menyesuaikan puasa dalam persiapan laga Timnas Indonesia mengingatkan ceramah Buya Yahya soal kondisi pesepak bola bertanding.
Selasa, 18 Maret 2025 - 17:15 WIB
Pemain keturunan Timnas Indonesia, Wak Haji Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • Instagram/@0ratmangoen

Jakarta, tvOnenews.com - Ragnar Oratmangoen sempat membicarakan antara kebutuhan puasa dan kiprahnya bermain di Timnas Indonesia dalam laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ragnar Oratmangoen mengatakan, dirinya masih kesulitan mengimbangi ibadah puasa dan persiapan berlaga bersama Timnas Indonesia di laga lanjutan mengingatkan ceramah dari Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai pemain keturunan yang mualaf, Ragnar Oratmangoen akan bermain untuk Timnas Indonesia di tengah-tengah menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Ragnar Oratmangoen soal Puasa dan Timnas Indonesia

Penyerang Andalan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen
Penyerang Andalan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • PSSI

 

Dalam sesi wawancara khusus, Wak Haji Ragnar Oratmangoen mendapat pertanyaan seputar ibadah puasa menjelang pertandingan Timnas Indonesia.

"Halo Ragnar, Ramadhan sebentar lagi akan tiba, apa saja yang kamu persiapkan untuk menyambutnya?," tanya seseorang kepada Ragnar Oratmangoen dalam sesi wawancara dikutip tvOnenews.com dari unggahan Instagram @0ratmangoen, Selasa (18/3/2025).

Ragnar Oratmangoen mengetahui ibadah puasa sangat menguras banyak energi. Ia mengatakan mental dan fisik harus ditingkatkan olehnya menjelang laga Timnas Indonesia lawan Australia dan Bahrain.

"Saya selalu berusaha untuk mempersiapkan diri secara mental dan fisik," tuturnya.

Penyerang FCV Dender itu pun tidak menginginkan mental dan fisiknya menurun hanya karena menjalani ibadah puasa.

"Karena saya juga akan melaksanakan pertandingan penting. Jadi hal itu sangatlah penting bagi saya," tutur Wak Haji.

Kemudian, Ragnar Oratmangoen memperoleh pertanyaan yang sangat berat. Hal ini mengenai cara ia menyeimbangkan antara puasa dan prosesi latihan bersama skuad Timnas Indonesia.

Ragnar masih mengalami kesulitan bagaimana cara ibadah puasa yang dijalaninya selama Ramadhan tidak mengganggu proses latihan di bawah nahkoda pelatih Patrick Kluivert.

Ketika menjalani latihan, tubuh seorang manusia akan melemah karena energi yang dikeluarkan sudah terkuras banyak saat ibadah puasa.

"Ya, itu bisa menjadi sangat sulit, tetapi saya berusaha untuk mengonsumsi makanan yang baik bagi tubuh," jelasnya.

"Saya harus minum yang cukup, dan juga beristirahat di siang hari," lanjut Ragnar.

Hal ini mengingatkan Ragnar Oratmangoen dan skuad Timnas Indonesia lainnya sudah diboyong oleh Patrick Kluivert terbang ke Australia.

Timnas Indonesia akan bertanding melawan Australia di Stadion Allianz, Sydney pada Kamis (20/3/2025).

Sementara, Timnas Indonesia akan menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Selasa (25/3/2025).

Sontak, pengakuan Ragnar Oratmangoen masih menyesuaikan puasa dan bermain sepak bola untuk Timnas Indonesia sebenarnya hal lumrah. Namun, Buya Yahya mengingatkan ada ketentuan yang harus dipatuhi.

Pesepak Bola Tidak Puasa Pandangan Buya Yahya

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

 

Buya Yahya menjelaskan, bulan Ramadhan merupakan bulan dipenuhi keberkahan bagi seluruh umat Muslim dari semua kalangan, baik artis, pesepak bola, tokoh penting, dan sebagainya.

Puasa merupakan ibadah yang hukumnya wajib. Buya Yahya mengatakan, seseorang tidak boleh meninggalkan kewajibannya untuk berpuasa selama bulan Ramadhan.

Namun, ada kala seseorang harus menjalani tugasnya untuk bekerja dan mengabdi pada negara, salah satunya Ragnar Oratmangoen menjadi satu-satunya pemain keturunan menganut agama Islam.

Berkaca dari pernyataan Ragnar Oratmangoen, Buya Yahya mengatakan bahwa, orang yang bermain sepak bola tetap wajib menjalani ibadah puasanya.

Meski begitu, Buya Yahya mengingatkan, pemain sepak bola boleh tidak berpuasa jika tubuhnya benar-benar lemas, dengan catatan harus melakukan ibadah puasanya lebih dulu.

"Kerja keras, pasti pertengahan hari kelaparan, itu tidak apa apa puasa. Apalagi, olahraga sepak bola ini adalah hal mubah, sepak bola ga puasa dari pagi menimpa dosa besar," kata Buya Yahya dinukil tvOnenews.com dari channel YouTube Buya Yahya, Selasa.

Pengasuh LPD Al Bahjah itu mengatakan, seorang atlet bisa berdosa jika benar-benar sengaja tidak meniatkan puasa sejak waktu adzan Subuh tiba.

Kecuali jika pesepak bola itu sempat berpuasa dan di tengah hari sedang menjalani latihan atau bertanding, maka boleh membatalkan puasanya kalau benar-benar sudah tidak memiliki energi.

"Masa belum apa-apa sejak pagi tidak berpuasa, kalau itu tidak diperbolehkan. (atlet atau pesepak bola) tetap berpuasa dulu. Jika nanti sudah tidak kuat, maka tak apa-apa boleh berbuka," terang dia.

Buya Yahya mengatakan, Islam memberikan pedoman dalam meringankan umat Muslim untuk berpuasa, seperti sedang berada di kondisi tidak mendukung untuk menahan rasa lapar dan haus.

Kendati demikian, Islam sangat melarang bagi umat Muslim yang berpura-pura tidak berdaya, namun sesungguhnya masih bisa menahan hawa nafsu atau rasa lapar dan dahaga sampai waktu Maghrib tiba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau memang lemas beneran, bukan pura-pura, maka Allah Maha Tahu. Jangan bohongin Allah," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dinilai telah mengubah wajah dakwah dan komunikasi publik secara total.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, PSI Banten Gelar Sunatan Massal di Kota Tangerang

Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, PSI Banten Gelar Sunatan Massal di Kota Tangerang

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten terus menggenjot kegiatan sosial bagi masyarakat.
BLU Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat Lewat Ajang Lari di GBK

BLU Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat Lewat Ajang Lari di GBK

Olahraga lari kini menjadi bagian gaya hidup sehat masyarakat urban seperti di Ibu Kota Jakarta.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
IKN Batal Jadi Ibu Kota Negara, Eks Gubernur Jakarta Beri Komentar Menohok

IKN Batal Jadi Ibu Kota Negara, Eks Gubernur Jakarta Beri Komentar Menohok

Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan Jakarta masih menjadi Ibu Kota Negara.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT