GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Awal Mula Aceh Mendapat Julukan Sarambi Makkah Ternyata Terkait dengan Aktivitas Dakwah Ulama Besar Ini

Masjid Teungku Di Anjong ternyata terkait dengan penyebutan Aceh sebagai Sarambi Makkah.
Rabu, 19 Maret 2025 - 05:46 WIB
Masyarakat melintas di halaman depan Masjid Teungku Di Anjong
Sumber :
  • ANTARA

Pada masa itu, dayah Teungku Di Anjong berkembang pesat, menarik murid-murid dari berbagai wilayah Nusantara hingga Semenanjung Malaya. Seiring waktu, dayah ini kemudian dijadikan masjid yang masih digunakan hingga kini sebagai tempat ibadah dan belajar agama.

“Pada tahun 80-an, dayah ini kemudian berubah menjadi bangunan masjid,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pusat manasik haji dan basis pertahanan militer

Selain menjadi pusat pendidikan agama Islam, Masjid Teungku Di Anjong yang berdiri pada 1769 Masehi ini pernah berfungsi sebagai pusat manasik haji.

"Dahulu, calon jamaah haji dari berbagai daerah Nusantara dan Semenanjung Malaya singgah di sini untuk belajar tata cara pelaksanaan ibadah haji sebelum berangkat ke Makkah," kata Fahmi.

Fahmi menceritakan bahwa kapal-kapal pengangkut jamaah haji yang melewati Selat Malaka kerap transit di Aceh, dan para jamaah mengikuti manasik di dayah yang didirikan oleh Teungku Di Anjong. Manasik haji ini dipimpin langsung oleh Teungku Di Anjong. Hal inilah menjadi salah asal-muasal julukan Aceh sebagai "Serambi Makkah".

“Disela-sela dayah ini, itu dulunya ada beberapa balai untuk menampung para jamaah untuk manasik haji di bawah bimbingan beliau dan Syarifah Fatimah yang ada makamnya di sini, Syarifah Fatimah itu istri beliau,” kata Fahmi, yang telah 15 tahun menjaga dan merawat makam Teungku Dianjong.

Teungku Di Anjong kemudian wafat pada 14 Ramadhan 1100 Hijriah atau sekitar tahun 1782 Masehi, bertepatan dengan hari Jumat selepas shalat Isya. Dia dimakamkan di dalam kompleks masjid berdampingan dengan makam istrinya Syarifah Fatimah Binti Sayid Abdurrahman Al-Aidid yang juga berasal dari Hadramaut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah Teungku Di Anjong wafat, masjid ini sempat menjadi basis pertahanan militer saat Belanda berusaha merebut kekuasaan Kesultanan Aceh pada tahun 1873. Dayah yang dibangun oleh Teungku Di Anjong menjadi tempat mengatur strategi perang dan mengobarkan semangat jihad bersama para santri. Sayangnya, tentara Belanda berhasil membakar dayah ini, sehingga beberapa bagian bangunan harus direnovasi sambil tetap mempertahankan keasliannya.

Namun, masjid ini kembali mengalami kerusakan parah akibat bencana tsunami pada 26 Desember 2004 silam. Bencana dahsyat itu meratakan bangunan masjid menjadi tanah. Tidak hanya itu, barang-barang peninggalan Teungku Dianjong seperti kitab-kitab karangannya, keramik, guci, dan banyak lainnya juga hilang terbawa arus gelombang laut setinggi 4,5 meter.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Semprot Penataan Keraton: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu

Dedi Mulyadi Semprot Penataan Keraton: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu

KDM menyebut kegiatan budaya tersebut tidak hanya bernilai historis dan tradisional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata di daerah.
Kata-Kata Nova Arianto Bikin Panik Media Vietnam Jelang Timnas Indonesia U-19 Tampil di Piala AFF U-19 2026

Kata-Kata Nova Arianto Bikin Panik Media Vietnam Jelang Timnas Indonesia U-19 Tampil di Piala AFF U-19 2026

Media Vietnam dibuat panik oleh Nova Arianto menjelang Piala AFF U-19 2026. Sebab, Timnas Indonesia U-19 mengandalkan beberapa pemain diaspora.
Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi Dramatis Lolos ke Semifinal Maroko Open 2026

Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi Dramatis Lolos ke Semifinal Maroko Open 2026

Petenis Indonesia, Aldila Sutjiadi bersama pasangannya, Vera Zvonareva di ganda putri secara dramatis berhasil lolos ke semifinal Maroko Open 2026.
Persipura Jayapura Buka Suara soal Sanksi Berat yang Dijatuhkan PSSI: Hukuman Bukan Satu-satunya Solusi!

Persipura Jayapura Buka Suara soal Sanksi Berat yang Dijatuhkan PSSI: Hukuman Bukan Satu-satunya Solusi!

Manajemen Persipura Jayapura akhirnya buka suara terkait hukuman berat yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI usai kericuhan pada laga play-off promosi Championship 2025/2026.
Halo Dayak Kalteng Bikin Gebrakan di Kejurnas Adventure Offroad Seri 2, 5 Podium Langsung Diamankan

Halo Dayak Kalteng Bikin Gebrakan di Kejurnas Adventure Offroad Seri 2, 5 Podium Langsung Diamankan

Tim Halo Dayak Kalteng mencuri perhatian di Kejurnas Adventure Offroad Seri 2 setelah meraih lima podium di lintasan berlumpur Palangka Raya yang diguyur hujan.
Purbaya Optimistis Ekonomi RI Bisa Tembus 6,5 Persen, Rupiah Diyakini Bakal Menguat Signifikan

Purbaya Optimistis Ekonomi RI Bisa Tembus 6,5 Persen, Rupiah Diyakini Bakal Menguat Signifikan

Menurut Purbaya, pemerintah telah menyiapkan strategi fiskal, stabilisasi pasar keuangan, hingga dorongan terhadap sektor swasta agar mesin pertumbuhan ekonomi bergerak lebih agresif.

Trending

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi geram usai menemukan pekerja pembibitan pohon di kawasan reboisasi Puncak justru dialihkan untuk mengurus proyek kopi, hingga memberi teguran keras
Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat sayembara bawa Aman Yani, sosok disebut jadi pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT