News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hukum Mencabut Rumput di Makam saat Ziarah Kubur pada Lebaran, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Kegiatan mencabut rumput di makam atau kuburan ketika ziarah kubur menjadi tradisi saat momen Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri. Ini hukumnya dalam agama Islam.
Jumat, 21 Maret 2025 - 15:57 WIB
Ilustrasi makam atau kuburan
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Ziarah kubur merupakan bagian tradisi yang sering dilakukan umat Islam, baik saat momen Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, sebelum bulan Ramadhan, dan hari penting lainnya. 

Selain mendoakan arwah keluarga yang telah meninggal, banyak peziarah yang membersihkan makam, termasuk mencabut rumput dan tanaman liar hingga pohon menjulang tinggi di atas kuburan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, beberapa orang mukmin menganggap bahwa, mencabut rumput dari makam dapat berdampak baik atau buruk bagi penghuni kubur. 

Lantas, bagaimana sebenarnya hukum mencabut rumput di makam baik saat momentum Lebaran menurut agama Islam?

tvOnenews.com akan mengulas mitos dan hukum mencabut rumput di makam yang berkembang serta fakta berdasarkan dalil, hadis, dan pandangan ulama.

Ilustrasi membersihkan makam atau kuburan
Ilustrasi membersihkan makam atau kuburan
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Makna dan Tujuan Ziarah Kubur

Dikutip dari kitab Riyadhus Shalihin oleh Imam an-Nawawi, ziarah kubur memiliki makna mendalam dalam agama Islam. Nabi Muhammad SAW seyogyanya menganjurkan umatnya untuk berziarah kubur.

Anjuran tersebut tidak lepas agar umat Muslim lebih mengingat kematian dan kehidupan akhirat, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

"Dulu aku melarang kalian berziarah kubur. Sekarang, berziarahlah, karena itu akan mengingatkan kalian kepada akhirat." (HR. Muslim No. 977)

Selain sebagai pengingat kematian, tujuan utama ziarah kubur adalah untuk mendoakan kebaikan bagi ahli kubur dan mengambil pelajaran dari kehidupan mereka.

Dalam Islam, ada adab-adab tertentu yang harus diperhatikan saat berziarah, seperti tidak berbicara kasar, tidak duduk atau menginjak makam, serta tidak melakukan perbuatan yang tidak sesuai syariat.

Mitos Seputar Mencabut Rumput di Makam

Beberapa kepercayaan yang berkembang di masyarakat terkait mencabut rumput dan pohon di makam, antara lain:

- Mitos bahwa rumput yang tumbuh di makam menandakan siksa kubur 

Banyak yang percaya bahwa jika di makam tumbuh banyak rumput, itu adalah tanda bahwa mayit sedang disiksa.

- Mitos bahwa mencabut rumput bisa meringankan siksa kubur

Ada keyakinan bahwa mencabut rumput akan memberikan kelegaan bagi ahli kubur.

- Kepercayaan bahwa rumput memiliki hubungan spiritual dengan penghuni makam

Beberapa orang menganggap rumput sebagai tanda keberadaan roh di sekitar makam.

Mitos-mitos ini umumnya tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam dan lebih merupakan kepercayaan turun-temurun di beberapa masyarakat.

Fakta dan Hukum Mencabut Rumput di Makam dalam Islam

Merujuk dalam kitab Fathul Bari oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani, dalam Islam, mencabut rumput di makam bukanlah bagian dari ajaran ziarah kubur.

Beberapa dalil menunjukkan bahwa tumbuhan di makam justru memberikan manfaat bagi penghuni kubur.

Dalam sebuah hadis riwayat, Nabi Muhammad SAW pernah menancapkan dua pelepah kurma di atas dua kuburan, Rasulullah SAW bersabda:

"Semoga pelepah ini dapat meringankan siksa keduanya, selama belum kering." (HR. Bukhari No. 218 & Muslim No. 292)

Hadis ini menunjukkan bahwa tumbuhan dapat bertasbih kepada Allah dan memberikan manfaat bagi ahli kubur. Oleh karena itu, mencabut rumput tanpa alasan yang jelas tidak dianjurkan.

Lantas, jika rumput yang tumbuh terlalu lebat dan mengganggu kebersihan makam, mencabutnya diperbolehkan dengan niat merawat makam, bukan karena kepercayaan yang tidak berdasar.

Para ulama menyatakan bahwa mencabut rumput tanpa alasan yang jelas dapat dianggap sebagai perbuatan sia-sia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, lebih baik menggantinya dengan amal yang lebih bermanfaat, seperti membaca Al-Quran dan mendoakan ahli kubur.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cyrus Margono Catatkan Debut Minor, Bhayangkara FC Berhasil Permalukan Persija Jakarta

Cyrus Margono Catatkan Debut Minor, Bhayangkara FC Berhasil Permalukan Persija Jakarta

Bhayangkara FC menang dengan skor akhir 3-2 dari Persija Jakarta. Skor ini pun membuat Bhayangkara FC berhasil mengamankan poin penuh di kandang sendiri, Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026).
Kabar Baik dari Thailand, Indonesia Raih 3 Medali Emas di Seri Para Panahan Dunia 2026

Kabar Baik dari Thailand, Indonesia Raih 3 Medali Emas di Seri Para Panahan Dunia 2026

Tim para panahan Indonesia menunjukkan kekuatan kolektif yang solid dalam ajang World Archery Para Series Bangkok 2026 dengan meraih total enam medali emas.
Siap-siap Ancaman El Nino Godzilla, Amran Ungkap Strategi Hadapi Kemarau Ekstrem Panjang: Sudah Berpengalaman

Siap-siap Ancaman El Nino Godzilla, Amran Ungkap Strategi Hadapi Kemarau Ekstrem Panjang: Sudah Berpengalaman

Mentan Amran menegaskan bahwa Indonesia memiliki pengalaman yang cukup dalam menghadapi kemarau panjang. Ia juga membeberkan strategi pemerintah untuk menghadapi El Nino Godzilla.
Seng Sebabkan Whoosh Mendadak Berhenti di Wilayah Kopo

Seng Sebabkan Whoosh Mendadak Berhenti di Wilayah Kopo

PT KCIC buka suara soal video viral berhentinya kereta cepat atau Whoosh di wilayah Kopo, Bandung, Jumat (3/4/2026). Ternyata alasannya karena ada seng masuk.
Musuh Bebuyutan Marc Marquez Soroti Satu Pembalap yang Curi Perhatian di MotoGP Amerika 2026

Musuh Bebuyutan Marc Marquez Soroti Satu Pembalap yang Curi Perhatian di MotoGP Amerika 2026

Musuh bebuyutan Marc Marquez yang kini bertugas sebagai test rider Yamaha, Andrea Dovizioso, menyoroti satu nama yang dinilainya tampil gemilan di MotoGP Amerika 2026
Bentrok Antar Kampung di Walenrang, Satu Remaja Tewas

Bentrok Antar Kampung di Walenrang, Satu Remaja Tewas

bentrok tersebut melibatkan dua kelompok warga yang saling serang hingga menyebabkan situasi mencekam dan menelan satu korban jiwa.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT