GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sunnah Rasulullah SAW di Hari Raya Idul Fitri, UAH: Dijelaskan Langsung Oleh Cucu Nabi, Al Hasan

Pada hari raya Idul Fitri ada beberapa sunnah Rasulullah yang sebaiknya tidak dilupakan oleh setiap Muslim, kebiasaan ini langsung dijelaskan langsung oleh cucu Nabi SAW yakni Al Hasan bin Ali ya radhiyallahu ta'ala anhuma. 
Senin, 31 Maret 2025 - 04:11 WIB
Ilustrasi Hari Raya Idul Fitri
Sumber :
  • freepik

tvOnenews.com - Idul Fitri adalah hari raya umat Islam yang dirayakan setiap tanggal 1 Syawal dalam kalender Hijriyah. Hari ini menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan, bulan penuh ibadah dan puasa. Idul Fitri sering disebut sebagai hari kemenangan karena umat Islam telah berhasil menahan hawa nafsu dan melaksanakan ibadah selama Ramadhan.

Pada hari raya Idul Fitri ada beberapa sunnah Rasulullah yang sebaiknya tidak dilupakan oleh setiap Muslim, kebiasaan ini langsung dijelaskan langsung oleh cucu Nabi SAW yakni Al Hasan bin Ali ya radhiyallahu ta'ala anhuma. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka jika keluarga Nabi saja ditekankan untuk melakukannya, maka umat Nabi Muhammad SAW sangat dianjurkan untuk melakukannya.

“Kata Al Hasan, Rasulullah SAW, Datuk kami memerintahkan kepada kami, lihat bahasanya memerintahkan pada kami, memang ini sunah tapi sunnah ketika dibuka dengan kalimat perintah ini menunjukkan sifatnya muakkadah sangat ditekankan,” ujar UAH sebagaimana dikutip dari Kanal YouTube Adi Hidayat Official pada Senin (31/3/2025).

Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat (UAH), ada beberapa yang biasa dilakukan oleh Rasulullah saat hari raya Idul Adha dan ada yang jadi pembeda dengan Idul Fitri.

Berikut sunnah Rasulullah SAW ketika Hari Raya Idul Fitri.

Kenakan Pakaian Terbaik saat Hari Raya

“Kami diperintahkan setiap tiba dua hari raya maksudnya Idul Fitri dan Idul Adha, pertama untuk mengenakan mencari pakaian terbaik yang kami dapati, nah ini sunnah pertama,” jelas UAH.

Maka sebagai umat Nabi dan jika kita cinta pada Rasulullah SAW seharusnya lebih maksimal harus menjalaninya.

“Maka ayo silahkan buka koleksi pakaiannya, cari yang paling bagus yang setidaknya sesuai dan layak digunakan untuk menunaikan shalatnya,” kata UAH.

Namun Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa pakaian yang dimaksud tidaklah harus baru dan mewah. Namun terbaik dan layak untuk digunakan.

“Masya Allah kapan lagi pakai baju bagus langsung ada pahalanya, unik kan.. Anda belum shalat sudah punya pahala karena mengenakan pakaian terbaik, ” tandas UAH.

Gunakan Wewangian (Khusus Laki-laki)

Kemudian sunnah berikutnya yang ditekankan oleh Nabi kepada keluarganya adalah memakai wewangian bagi laki-laki saat hari raya.

“Yang kedua untuk laki-laki khususnya, kenakan wewangian terbaik,” kata UAH.

“Namun diingat ya kalimat pewangiannya menggunakan kalimat Toyib, yang thoyyib itu sesuatu yang nyaman dirasakan jadi ciumnya enak dipakai juga enak. Jangan sampai Anda enak sendiri tapi orang lain tidak nyaman menciumnya,” tambah UAH.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menyarankan agar wewangian itu dibawa ke masjid dan kemudian dibagikan kepada jemaah lainnya.

Makan Sebelum Berangkat ke Masjid

Sunnah berikutnya yakni dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat adalah makan saat hari raya. Namun ada perbedaan antara makan saat Idul Fitri dan Idul Adha.

“Dalam hadits riwayat ahmad no 22.984, riwayat dari sahabat Buraidah RA, dikatakan bahwa Rasulullah beliau tidak pernah berangkat untuk mengerjakan idul Fitri kecuali sebelumnya makan dulu,” jelas UAH.

Hal ini berbanding terbalik dengan kebiasaan Rasulullah saat Hari Raya Idul Adha.

“Saat Idul Fitri, makan dulu baru jalan shalat, namun saat Idul Adha beliau berangkat tidak makan dulu, setelah pulang baru makan,” kata UAH.

Ustaz Adi Hidayat kemudian mengingatkan meski sunnahnya adalah makan setelah sampai di rumah, namun jika sebelum sampai rumah Anda lapar maka silahkan makan.

“Jadi setelah dengarkan khutbah Idul Adha Anda pulang Anda makan,” ungkapnya.

Sampai pulang maksudnya di perjalanan Anda lapar tapi sudah selesai shalat, silahkan makan,” tandas UAH.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan jika mau lebih sunnah lagi, makanan yang pertama dicicipi usai Shalat Idul Adha adalah daging hewan kurban.

“Yang Beliau makan daging hewan kurban yang telah disembelih dan dimasak dulu,” jelasnya.

Jalan Kaki ke Masjid

Kemudian Ustaz Adi Hidayat menjelaskan sunnah keempat dalam melaksanakan hari raya tercantum dalam hadits At Tirmidzi nomor 533.

‘Haditsnya riwayat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ta’ala anhu, kata sahabat Ali, disunnahkan ke tempat shalat disunnahkan berjalan kaki,” ujar UAH.

Namun Adi Hidayat tak meminta langsung disimpulkan sunnah tersebut. Hal ini karena zaman Nabi dan sekarang berbeda.

“Sunnah ini bisa dilakukan jika tempat shalat itu bisa dijangkau dengan berjalan kaki,” ujar UAH.

Apa yang Dimaksud dengan Ukuran Terjangkau?

“Artinya ketika sampai di tempat tujuan itu secara wajar. Datang ke tempat tanpa merasakan kesulitan, tidak terlampau penat dan lelah dan dalam keadaan itu bisa menunaikan shalat dengan tenang,” jelas UAH.

Namun jika dengan berjalan kaki Anda bisa ketinggalan shalat atau kesulitan dalam menjangkaunya hingga kemudian membuat shalat tidak khusyuk maka boleh dijangkau dengan kendaraan.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan disunnahkan untuk berjalan ke masjid sambil mengumandangkan takbir.

“Bahkan sejak tanggal 1 dzulhijjah boleh bertakbir,” ujar UAH.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa takbir dalam Idul Adha itu ibadah, maka silahkan ramaikan.

“Itu syiar. Perkenalkanlah kalimat Allah. Kata Nabi keluarlah dengan semarak takbir, Allahu Akbar dan itu termasuk syiar,” tandas UAH.

Mengambil Jalan Beda Saat Pulang dari Masjid

“Kedua dianjurkan untuk mengambil jalan lain saat pulang. Jadi masuk lewat jalan satu kembali lewat jalan yang kedua,” jelas UAH.

Kebiasaan Rasulullah mengenai hal tersebut tertera dalam beberapa hadits. Salah satunya hadits dari Ibnu Umar radhiyallahu ta’ala anhuma terdapat di Al Hakim al-mustadrak nomor hadits 1.106. 

“Saya bacakan nah ini punya Umar radhiyallahu ta’ala an humazin musala selanjutnya dikuatkan Abu Hurairah di riwayat Ahmad nomor hadis 8.435,” kata UAH.

“Kata sahabat Abu Hurairah adalah kebiasaan Nabi SAW, kalau berangkat ke tempat shalat, maka pulangnya itu berputar lewat jalan yang lain,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Itulah sunnah Rasulullah SAW saat Hari Raya Idul Fitri.  Semoga bermanfaat dan marilah kita semua mengingat bahwa Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum spiritual untuk kembali kepada kesucian, mempererat hubungan sosial, serta berbagi kebahagiaan dengan sesama dan menjalankan apa yang dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW. Dengan semangat Idul Fitri, umat Islam diharapkan dapat meneruskan kebiasaan baik yang telah dilakukan selama Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah
Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Persoalan lahan PT Raya Sawit Manunggal (RSM) dibawah naungan BGA Group di Kabupaten Ketapang kembali memanas.
Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Dalam kunjungannya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menaruh perhatian serius pada kondisi kesehatan anak-anak Suku Togutil yang hidup jauh dari peradaban modern.
Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar sementara pemain diaspora Timnas Indonesia mulai terbongkar, tiga nama mencuat setelah John Herdman memantau enam talenta muda dari empat negara.
AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

Foolad Sirjan Iranian berhasil menyegel satu tempat di babak final AVC Champions League 2026 setelah berhasil menaklukan JTEKT Stings Aichi di babak semifinal
Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia menjelang persiapan melakoni agenda krusial FIFA Matchday periode Juni 2026 mendatang. Benteng kokoh sekaligus -

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT