News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Haru Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes soal Kakeknya Hidup di Panti Asuhan saat Dijajah Jepang: Betapa Sulitnya...

Tidak hanya sekadar menjadi kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes bercerita kehidupan almarhum sang kakek pernah menetap di panti asuhan saat penjajahan Jepang.
Kamis, 3 April 2025 - 00:28 WIB
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Jay Idzes menceritakan salah satu yang memantik ia memperkuat Timnas Indonesia adalah sosok sang kakek sebagai sosok Warga Negara Indonesia (WNI) yang lahir di Semarang.

Berkat sang kakek, Jay Idzes mempunyai darah keturunan dari Tanah Air, sehingga ia pun ingin sekali mengharumkan Timnas Indonesia di kancah internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam suatu kisah, Jay Idzes menceritakan kehidupan sang kakek tidak begitu mudah, karena harus menjalani kegiatan sehari-harinya di panti asuhan saat Indonesia dijajah oleh Jepang.

Lantas, seperti apa Jay Idzes menceritakan kehidupan kakeknya? Simak penjelasan kapten Timnas Indonesia di bawah ini!

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • Instagram

 

Jay Idzes Cerita Sosok Sang Kakek di Panti Asuhan

Dilansir tvOnenews.com dari podcast YouTube The Haye Way, Kamis (3/4/2025), Jay Idzes mulanya bercerita seputar ia memperkuat Timnas Indonesia.

Salah satu bagian ceritanya mengenai sang kakek, Jay Idzes mengatakan orang tua dari ibunya merupakan sosok pria yang lahir di Semarang pada 1939.

Namun, Jay Idzes harus menerima dengan lapang dada bahwa, sang kakek sudah tiada pada akhir 2024 lalu.

"Kakek saya selalu berbicara banyak tentang hal itu (Indonesia). Dia baru saja meninggal bulan lalu. Dia juga banyak membicarakannya," ungkap Jay Idzes.

Selepas itu, Jay Idzes tidak bisa berkata-kata lagi setelah mengetahui kisah sedih yang dialami kakeknya menjalani kehidupan di Indonesia pada zaman dahulu.

Sebagai pemain kelahiran asal Belanda, Jay Idzes mengetahui Indonesia merupakan negara yang pernah dijajah oleh Jepang.

Ketika masa penjajahan Jepang, sang kakek terpaksa harus menetap di panti asuhan. Terlebih lagi, orang tua ibunya itu berlindung dari siksaan negara penjajah selama 10 tahun.

"Ketika lahir pada tahun 1939, Indonesia juga diduduki oleh Jepang saat itu. Jadi Kakek saya juga dibesarkan di panti asuhan. Dia tinggal sekitar 10 tahun di panti asuhan," jelas dia.

Idzes merasa sedih setelah mendengar cerita dari kakeknya yang pernah menjalani kehidupannya begitu tidak diambang kebahagiaan saat Jepang terus menggempur Indonesia.

"Jadi, dia menceritakan padaku beberapa cerita tentang itu. Betapa sulitnya dia menciptakan sesuatu untuk dirinya sendiri," tutur dia.

"Anda tahu, dia benar-benar datang dari ketiadaan dan akhirnya dia menciptakan kehidupan untuk dia dan nenek saya di Indonesia," tambahnya.

Kemudian, Jay Idzes juga menceritakan bahwa bibinya lahir di Indonesia. Namun begitu kini telah berhijrah ke Belanda.

"Jadi sungguh menakjubkan mendengar apa yang dia lakukan untuk kami. Dia selalu berkata seperti itu," terangnya.

Sebagai pesepak bola berlabel Grade A, Jay Idzes merasa bangga pendapatannya selalu naik. Ketika sang kakek masih hidup, ia selalu mengajak jalan-jalan untuk berkeliling.

"Di tahun lalu penghasilan saya juga sedikit lebih banyak dibandingkan tentu saja sebelumnya. Saya ingin memberikan kembali kepada mereka. Misalnya, jika Anda ingin melakukan sesuatu, pergilah ke suatu tempat. Beritahu aku dan sebagainya," ucapnya.

"Namun bagi mereka, rasanya, tidak, ini cukup bagi kami. Tahukah Anda? Kita bisa melihat anak cucu kita berkecukupan dan kehidupan berkecukupan. Jadi bagi dia dan mereka hidup mereka hampir lengkap," sambungnya menjelaskan.

Jay Idzes Mau Bikin Panti Asuhan

Dari perjalanan hidup almarhum kakeknya, Jay Idzes pun mempunyai impian besarnya untuk bisa berkontribusi terhadap Tanah Air, selain hanya memperkuat Timnas Indonesia.

"Jujur saja hampir tidak semuanya. Tapi itu bagian besar dalam hidupku," ngaku pemain Venezia FC itu.

Jay Idzes semakin merasa yakin hatinya sangat mencintai Indonesia sebagai negara kampung halaman tercintanya, meskipun ia lahir di Mierlo, Belanda.

"Padahal aku dan Thom Haye, kami baru bermain sebentar dengan Timnas Indonesia. Tapi kami selalu punya koneksi dengan Indonesia dan apa yang saya katakan sebelumnya, juga dengan keluarga saya," bebernya.

Sebagai kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes pun sangat terketuk ingin membangun panti asuhan dan bisa memberikan manfaat kepada anak-anak di Indonesia.

"Pada akhirnya saya ingin melakukan beberapa hal di luar sepak bola juga. Saya berbicara tentang kakek saya dan dia tinggal di panti asuhan dan mungkin ini kejutan," ujarnya.

Tak ayal, niat besar ini berhubungan dengan kisah pahit kakeknya. Namun demikian, Jay Idzes kini sibuk membela Timnas Indonesia yang masih bercokol di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya itu kejutan untuk nanti. Tapi pada akhirnya, aku juga ingin memulai sesuatu di sana, seperti panti asuhan dan semacamnya, sekolah, hal-hal seperti ini," tutupnya.

(fan/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Maverick Vinales Comeback di MotoGP Jepang 2026

Resmi! Maverick Vinales Comeback di MotoGP Jepang 2026

Pembalap KTM Tech3, Maverick Vinales resmi akan kembali mengaspal di MotoGP Jepang 2026, yang berlangsung di Sirkuit Motegi pada Jumat (2/10/2026) hingga Minggu (4/10/2026) akhir pekan ini.
Efek Nyata Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate

Efek Nyata Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate

Kehadiran pevoli asal Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi di Hyundai E&C Hillstate membawa dampak besar di luar lapangan. Kepindahan pemain berjuluk Megatron -
Klasemen Akhir Voli Asian Games 2026: Kena Comeback Iran, Indonesia Gagal Geser Thailand dari Posisi Runner Up Pool B

Klasemen Akhir Voli Asian Games 2026: Kena Comeback Iran, Indonesia Gagal Geser Thailand dari Posisi Runner Up Pool B

Klasemen akhir voli Asian Games 2026 usai Timnas Voli Indonesia gagal amankan tiket ke babak perempat final karena kalah dari Iran di laga terkahir fase grup.
Curi Poin Timnas Indonesia, Tan Cheng Hoe Optimistis Malaysia Bisa Kalahkan Singapura Demi Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026

Curi Poin Timnas Indonesia, Tan Cheng Hoe Optimistis Malaysia Bisa Kalahkan Singapura Demi Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bahkan H+1 pertandingan, Malaysia langsung berpindah ke Bandung demi mempersiapkan tim jelang laga pamungkas.  
Ada yang Diam-diam Suka! 6 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta pada 30 September 2026: Libra Dapat Sinyal Positif

Ada yang Diam-diam Suka! 6 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta pada 30 September 2026: Libra Dapat Sinyal Positif

Menjelang pergantian bulan, kehidupan percintaan beberapa zodiak diprediksi membawa kabar yang cukup menyenangkan. Siapa saja yang bakal beruntung asmaranya?
Kisah Jatuh-Bangun Pengusaha Limbah Sabut Kelapa di Padang

Kisah Jatuh-Bangun Pengusaha Limbah Sabut Kelapa di Padang

Iga Analusya yakni perempuan berusia 32 tahun asal pesisir Padang ini menemukan sesuatu yang lebih besar dari sekadar pinjaman, yaitu ruang untuk belajar, berinovasi, dan memberdayakan lingkungan sekitarnya lewat usaha kerajinan Farilla Craft saat dirinya bergabung dengan PNM Mekaar.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT