News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikenal Keras Semasa Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Punya Sisi Mulia Alirkan Uang ini ke Panti Asuhan

Ini kisah Shin Tae-yong saat menjabat pelatih Timnas Indonesia. STY pernah menyumbangkan uang denda kepada panti asuhan dari hasil ketegasannya kepada pemain.
Kamis, 3 April 2025 - 02:12 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY)
Sumber :
  • Instagram/@shintaeyong7777

tvOnenews.com - Masih ingat Shin Tae-yong pernah menyumbangkan uang ke panti asuhan saat menjadi pelatih Timnas Indonesia?

Sebagai mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong diam-diam mempunyai tujuan mulia, yakni memberikan uang kepada panti asuhan masih belum diketahui publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal Shin Tae-yong merupakan sosok mantan pelatih yang dikenal keras saat membesut Timnas Indonesia.

Namun demikian, Shin Tae-yong juga memiliki sisi mulia berkat hasil ketegasannya saat menjadi pelatih dalam membentuk kedisiplinan para penggawa Timnas Indonesia.

Lantas, seperti apa kisah Shin Tae-yong memberikan uang dana ke pihak panti asuhan saat menjabat pelath Timnas Indonesia? Simak ceritanya di sini!

Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • tvonenews.com - Julio Tri Saputra

 

Kisah Mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Sumbangkan Uang ke Panti Asuhan

Dalam suatu kisah, Shin Tae-yong saat itu masih menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia.

STY sapaan akrabnya menerapkan kedisiplinan yang begitu tegas terhadap para pemain Timnas Indonesia yang melanggar aturan.

Mantan pelatih Korea Selatan itu tanpa pandang bulu memberikan denda kepada pemain Garuda. Hal ini tidak lepas dari ia menerapkan sejumlah aturan disiplin.

Aturan disiplin itu tidak hanya berlaku saat bermain sepak bola dan latihan, tetapi juga ketika berada di luar lapangan.

Aturan dari Shin Tae-yong itu diungkapkan langsung oleh Yoo Jae-hoon selaku mantan asisten pelatih Timnas Indonesia saat diwawancarai oleh Akmal Marhali melalui siniar Bicara Bola.

Yoo Jae-hoon berbicara kepada Akmal Marhali bahwa, para pemain yang melanggar harus membayar denda sebesar Rp1 juta untuk setiap pelanggaran aturan disiplin dari Shin Tae-yong.

"Telat satu menit pun didenda. Sekarang naik ke satu juta. Akhir-akhir ini peraturan baru, naik satu juta," ujar Yoo Jae-hoon dikutip, Kamis (3/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai asistennya Shin Tae-yong, coach Yoo menjelaskan jenis denda yang berlaku untuk pemain Garuda yang tidak disiplin.

Tiga jenis denda tersebut meliputi pemain Timnas Indonesia tidak boleh terlambat saat makam bersama tim, sesi latihan, dan kegiatan meeting atau rapat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Di tengah proses munas yang tengah berlangsung, nama Sugiono menjadi salah satu yang paling diperhitungkan menggantikan Presiden Prabowo sebagai Ketum PB IPSI.
Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berharap Samsat belajar dari sistem layanan perbankan demi wujudkan SE pajak kendaraan (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Performa impresif Malwina Cecylia Smarzek jadi bukti nyata pemain kelas dunia. Opposite asal Polandia ini tampil bak mesin poin tanpa henti, mencetak 28 angka yang hampir
Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani mengakui program ini dibuat dengan menggaet pihak Kedutaan Besar Prancis, Federasi Sepak Bola Prancis (FFI) dan Institute Francais Indonesia (IFI).
Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Ahmad Sahroni heran mengapa dirinya dijadikan target dugaan pemerasan bermodus memakai nama KPK. Ia menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT